Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » KASUS Tahanan Tewas di Polsek Bukit Raya, Polda Riau Kantongi Nama Tersangka

KASUS Tahanan Tewas di Polsek Bukit Raya, Polda Riau Kantongi Nama Tersangka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Penanganan kasus tahanan tewas di Mapolsek Bukit Raya, Dimas Firnanda memasuki babak baru. Polda Riau telah meningkatkan proses ke penyidikan.

Data dirangkum, Jumat (22/03/24, Dimas merupakan tahanan tewas yang meninggal dunia pada 20 November 2023 lalu dalam perjalanan, ketika dilarikan ke rumah sakit. Sebelum meninggal dunia, ia dilaporkan terjatuh di kamar mandi ruang tahanan Mapoolsek Bukit Raya.

Awalnya, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Sampai akhirnya, jenazah tahanan tewas itu dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Medan Polonia, Sumatera Utara (Sumut).

Belakangan, pihak keluarga melapor ke polisi karena adanya kejanggalan atas kematian Dimas. Saat memandikan jenazah, keluarga menemukan kondisi jenazah yang sangat memprihatinkan.

Akhirnya Tim Ditreskrimum Polda Riau bersama Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara melakukan ekshumasi untuk autopsi pada
Ahad (03/03/2024).

Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan melalui Kasubdit III Jatanras Kompol Lamhot Sihombing mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan Dokkes ditemukan ada tanda kekerasan pada jenazah Dimas.

Dari informasi dan koordinasi Dokkes Polda Riau ataupun tim Dokkes yang melakukan ekshumasi diduga adanya tanda-tanda kekerasan, salah satunya di bagian kepala, bagian belakang. Ada di beberapa (bagian lainnya),” ujar Lamhot, Kamis (21/03/24).

Untuk hasilnya, penyidik masih menunggu dari Dokkes. “Nanti hasilnya kita menunggu dari pihak Dokkes,” ujar Lamhot.

Dimas diduga meninggal dunia karena dianiaya di dalam sel oleh sesama tahanan. “Dugaannya demikian, dan hasil penyelidikan disimpulkan benar adanya dugaan tersebut,” ungkap Lamhot.

Lamhot menambahkan saat ini kasus sudah masuk tahap penyidikan. “Sekarang sudah tingkat penyidikan dan dalam waktu dekat ini kami akan menetapkan tersangka,” ucapnya.

Lamhot menyebut, dalam penanganan kasus ini, penyidik telah meminta keterangan sejumlah pihak. Di antaranya lima orang tahanan Polsek Bukit Raya yang satu sel dengan korban.

Ia menuturkan, sejumlah pihak sudah diperiksa untuk dimintai keterangan. Termasuk tahanan Polsek Bukit Raya sejumlah 5 orang.

Untuk diketahui, Dimas merupakan tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dalam jabatan. Dia menjual barang-barang bekas di sebuah toko audio yang berada di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru.

Kuasa Hukum dari keluarga almarhum Dimas, Muhammad Abdu Harahap mengatakan, secara garis besar, memang ada indikasi dugaan kekerasan yang dialami korban.

“Saksi-saksi sudah (diperiksa), tahanan sudah diperiksa. Pokoknya dalam waktu dekat ada tersangka bang. (Karena) garis besarnya forensik (menyebut) ada kekerasan,” tutur Abdu Harahap.

Ia menuturkan, selain dugaan pidana, pihaknya juga melapor ke Propam Polda Riau, soal dugaan kelalaian dari personel Polsek Bukit Raya.

Abdu Harahap menyebut, berdasarkan keterangan dari pihak keluarganya saat memandikan jasad Dimas, mereka menemukan kondisi tubuh yang sangat memprihatinkan.

“Jadi cerita keluarganya saat memandikan korban, itu kepalanya bolong, tepat di belakang telinga kiri. Kemudian lehernya patah,” jelas Abdu, baru-baru ini.

Melihat hal tersebut, pihak keluarga mencurigai ada yang tidak wajar dengan kematian Dimas yang ditahan di sel tahanan Polsek Bukit Raya. “Kami menilai, kematian korban ini tak wajar,” ucapnya.

“Alasan penyidik kepada istri korban, jatuh di toilet dan sakit asam lambung,” imbuhnya dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TIM Advokasi Peduli Kota Duri Selidiki Proyek Mangkrak DIC 

    TIM Advokasi Peduli Kota Duri Selidiki Proyek Mangkrak DIC 

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com —  Proyek Duri Islamic Center (DIC)  Kota Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau yang nilainya mencapai puluhan miliar merupakan salah satu proyek mangkrak yang menjadi sorotan. masyarakat.  Pernyataan itu disampaikan oleh Tim Advokasi Peduli Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Ahad (15/10/23). Di mana tim juga menyelidiki sejumlah kegiatan dan pembangunan di beberapa tempat […]

  • Warga Desa Rambah Muda Rohul Diangkut Polisi di Siang Bolong, Ini Kasusnya 

    Warga Desa Rambah Muda Rohul Diangkut Polisi di Siang Bolong, Ini Kasusnya 

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    ROHUL, detak24com – Polsek Rambah Hilir mengungkap peredaran sabu dan menangkap pria berinisial SJP (37), warga Desa Rambah Muda, Rohul. ‎ ‎Informasi dirangkum Senin (21/04/25), penangkapan ini terjadi pada hari Ahad, 20 April 2025 sekitar pukul 13.30 WIB siang, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di daerah tersebut. […]

  • BANJIR BANDANG Meteseh Semarang, Seorang Tewas – Ketinggian Air Capai 2 Meter

    BANJIR BANDANG Meteseh Semarang, Seorang Tewas – Ketinggian Air Capai 2 Meter

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    SEMARANG, detak24.com – Banjir bandang di Meteseh Semarang, menyebabkan seorang warga tewas. Sementara, ketinggian air mencapai 2 meter. Banjir terjadi tepat di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, diterjang banjir bandang dari luapan Kali Babon, Jumat (06/01/23) sekira pukul 16.00 WIB petang. Dalam kejadian tersebut, satu warga tewas bernama Agus Purbantoro (50), […]

  • Pasca KPK OTT Pj Wako Pekanbaru, Pejabat Trauma dan Ganti Nomor Hp 

    Pasca KPK OTT Pj Wako Pekanbaru, Pejabat Trauma dan Ganti Nomor Hp 

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pasca KPK OTT Pj Wako Pekanbaru, sejumlah pejabat trauma. Malahan ada yang mengganti nomor kontak handphone. Saat ini, sudah ada tersangka dari kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat eks Pj Walikota Risnandar Mahiwa dan Sekda Indra Pomi Nasution. KPK sudah menetapkan Risnandar Mahiwa, Sekda Indra Pomi dan Plt Kabag Umum Setdako […]

  • PBB Dukung Gibran, Ini Pesan Yusril Ihza Mahendra!

    PBB Dukung Gibran, Ini Pesan Yusril Ihza Mahendra!

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Secara resmi, PBB dukung Gibran jadi cawapres Prabowo Subianto untuk Pilpres RI 2024. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menemui Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di rumahnya di Jakarta, Sabtu, 21 Oktober 2023. Kedatangan Gibran yang diterima langsung oleh Yusril dan sejumlah pengurus PBB itu membuahkan hasil positif. Secara resmi, PBB […]

  • Alamak! Gegara Perang Sarung, Sejumlah Remaja Dijemput Polisi

    Alamak! Gegara Perang Sarung, Sejumlah Remaja Dijemput Polisi

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    AKSI permainan perang sarung yang sedang heboh diberbagai daerah di Indonesia, tampaknya mulai mewabah hingga ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Seperti halnya baru-baru ini, tepatnya pada Ahad (10/4/2022) malam lalu, sempat viral beredar di media sosial sebuah video aksi permainan perang sarung di jalan Pramuka, Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Menyikapi aksi permainan yang dinilai berbahaya […]

expand_less