BANJIR Pessel Tenggelamkan Empat Kecamatan, Jembatan Koto Kandis Ambruk
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
- print Cetak

Jembatan Koto Kandis ambruk diterjang banjir, Selasa (07/05/24). f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PAINAN, detak24com – Banjir Pessel (Pesisir Selatan) Sumbar tenggelamkan empat kecamatan. Satu jembatan di Koto Kandis Lengayang ambruk diterjang air bah.
Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar akibat tingginya intensitas hujan, Selasa (07/05/24) petang.
Dilaporkan banjir melanda empat kecamatan yaitu Batang Kapas, Sutera, Lengayang dan Basa Ampek Balai Tapan.
Laporan sementara ada 4 kecamatan yang terdampak. Hingga sekarang masih hujan,” kata Kepala BPBD Pesisir Selatan Doni Gusrizal yang dihubungi Kompas.com, Selasa (07/05/24).
Menurut Doni, akibat banjir dilaporkan ada ratusan rumah yang terendam air dengan ketinggian hingga 1 meter.
“Saat ini kita masih mendata rumah yang terdampak. Ada ratusan yang dilaporkan,” jelas Doni.
Selain ratusan rumah, menurut Doni ada satu jembatan yang ambruk di Kecamatan Lengayang.
Ia mengimbau agar warga melakukan evakuasi mandiri dengan menuju ke tempat yang lebih tinggi, agar tidak terjebak banjir.
“Untuk tim sudah turun. Tapi karena luas daerah dan lokasi cukup berjauhan, maka minta warga lakukan evakuasi mandiri agar tidak terjebak banjir,” imbau Doni.
Ditambahkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pessel, Defrisiswadi akibat curah hujan tinggi ratusan rumah warga terendam banjir, dan satu jembatan ambruk di Koto Kandis Kecamatan Lengayang akibat diterjang banjir Pessel.
Selain itu, akibat hujan mengguyur, akses jalan kabupaten terendam banjir hingga satu meter di Kabupaten Pesisir Selatan, pada Selasa (7/5/24).
Lokasi banjir ada beberapa titik yang merendam rumah warga, Kampung Batu Bala, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Ampalu dan Kayu Gadang Kecamatan Sutera, serta di Koto Kandis Nagari Kambang Timur. Kecamatan Lengayang.
“Satu jembatan di Koto Kandis diterjang banjir, dan mengakibatkan ratusan KK terisolir.
Kemudian, akses jalan kabupaten di Sungai Nyalo Mudik Air Kecamatan Batang Kapas tidak bisa dilewati, dan puluhan rumah terendam,” terangnya.
Menurutnya, sejauh ini pihak BPBD Pessel belum menerima laporan detail terkait bencana yang terjadi.
“Ini masih kita input. Nanti akan kita update perkembangan informasi. Untuk data-data masih kita himpun,” imbuhnya.
Salah seorang warga Koto Kandis Kecamatan Lengayang, Ery menuturkan bahwa jembatan yang Koto Kandis tersebut selain satu-satunya sarana penghubung warga, urat nadi perekonomian serta tempat rekreasi ekowisata.
“Jembatan ini kebanggaan masyarakat Koto Kandis. Kampung kami dibelah sungai Batang Lengayang, dan jembatan ini satu-satunya sarana penghubung,” ucap Ery.
Lanjutnya, jembatan Koto Kandis juga tempat rekreasi yang telah dikenal di Kecamatan Lengayang, bahkan di Kabupaten Pessel.
“Iya, orang Kecamatan Lengayang bahkan kabupaten pasti mengenal jembatan Koto Kandis ini. Kami berharap secepatnya dibangun,” harap Nike, warga lainnya, dikutip detak24com dari kompas.com dan portal berita editor.com. (“)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











