Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Anak Durhaka Cekik Ibu Kandung di Desa Pesikaian Cerenti, Tersangka Kantongi Pisau 

Anak Durhaka Cekik Ibu Kandung di Desa Pesikaian Cerenti, Tersangka Kantongi Pisau 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CERENTI, detak24com – Seorang pria di Desa Pesikaian, Cerenti mencekik ibu kandung serta membakar perabotan rumah. Saat bertindak, diketahui ia juga membekali pisau.

Pria diketahui berinisial S (36) ini ditangkap aparat kepolisian, Ahad (25/05/25). Selain mengancam ibu kandungnya, S ini juga membakar satu unit kursi Sofa milik Y (57), ibu kandungnya.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga Febrian Herlambang melalui Kapolsek Cerenti, AKP Benny Afriandi Siregar SH MH menjelaskan, kejadian bermula pada Senin, 19 Mei 2025 siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Terlapor S diduga membakar satu unit sofa milik korban yang tak lain adalah ibu kandungnya inisial Y. Sofa yang terbakar berada di rumah korban Desa Pesikaian,” katanya.

Berdasarkan keterangan, kata Kapolsek, kejadian bermula dari perselisihan antara anak dan ibu, atau antara terlapor dengan korban terkait keberadaan anak kandung tersangka (cucu korban) yang menurut informasi dibawa oleh korban sejak Sabtu, 17 Mei 2025.

Saat itu, tersangka S sempat bertanya kepada kakak iparnya, SR mengenai keberadaan anaknya. Karena merasa kesal dan emosi tidak terkendali, tersangka kemudian membakar sofa di rumah korban pada Senin siang tersebut. Sofa yang dibakar diperkirakan memiliki nilai sebesar Rp 3.200.000.

Perbuatan tersangka S, diakui Kapolsek, tidak berhenti sampai di situ. Pada Kamis, 22 Mei 2025, korban Y yang sedang duduk di bawah pohon mangga depan rumah tetangganya, R didatangi oleh si anak durhaka.

Di sana, tersangka S menuntut uang sebesar Rp 40 juta dan meminta korban untuk menjual kebunnya. Korban menolak dan menyuruh terlapor bersabar, karena tidak memiliki uang. Tersangka S diduga mengancam akan membunuh korban sambil mengantongi sebilah pisau di saku celana kanannya.

Puncak insiden terjadi keesokan harinya, Jumat, 23 Mei 2025. Sekitar pukul 09.00 WIB pagi, korban Y menumpang mencuci pakaian di rumah tetangganya, D (36).

Tak berselang lama, sekitar pukul 09.30 WIB, terlapor S kembali mendatangi korban dan mencekik leher korban dengan tangan kirinya sambil kembali menanyakan uang yang ia minta. Aksi tersebut dihentikan oleh saksi D yang melihat langsung kejadian. Setelah itu, S langsung pulang, diikuti oleh korban Y. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan tindakan pelaku ke Polsek Cerenti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Ahad 25 Mei 2025 malam, sekitar pukul 21.00 WIB, Kapolsek Cerenti AKP Benny Afriandi Siregar memerintahkan anggota untuk melakukan penangkapan terhadap terlapor di kediamannya Desa Pesikaian.

Saat petugas datang, S diketahui sedang tertidur dan tanpa perlawanan langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buah sofa sisa pembakaran berwarna biru dan satu buah mancis berwarna bening. Selanjutnya, terlapor dan barang bukti dibawa ke Polsek Cerenti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Barang bukti yang diamankan satu buah sofa warna biru sisa pembakaran dan satu buah mancis bening,” katanya.

Saksi-saksi dalam kasus ini antara lain D (36), Y (57). Atas perbuatannya, tersangka S dijerat dengan Pasal 187 KUHP tentang pembakaran dengan sengaja dan Pasal 335 KUHP tentang pengancaman. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DIREKTUR RSUD Kepulauan Meranti Gerah, Terus Ditagih Uang oleh Fitria Nengsih

    DIREKTUR RSUD Kepulauan Meranti Gerah, Terus Ditagih Uang oleh Fitria Nengsih

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Fakta baru terus bermunculan dalam persidangan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Kepulauan Meranti nonaktif Muhammad Adil di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Kamis (05/10/23). Sejumlah saksi mengaku terpaksa menyerahkan uang karena tak tahan terus ditagih setoran pemotongan 10 persen Uang Persediaan (UP) dan Ganti Uang (Uang) untuk bupati. Ada juga permintaan lain […]

  • MUHAMMAD Adil Beri Hadiah 4 Speaker untuk Auditor BPK, Saksi: Saya Kembalikan!

    MUHAMMAD Adil Beri Hadiah 4 Speaker untuk Auditor BPK, Saksi: Saya Kembalikan!

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Empat auditor BPKP Riau dapat hadiahi speaker merk JBL dari anak buah Muhammad Adil, usai memeriksa pengelolaan dan tanggungjawab keuangan Pemkab Kepulauan Meranti. Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap oleh Muhammad Adil, Bupati Kepulauan Meranti non aktif kepada M Fahmi Aressa, selaku ketua tim auditor BPKP Riau. Anggota tim […]

  • VIRAL Meranti : Propam Periksa Polisi Minta Minta BBM di Laut

    VIRAL Meranti : Propam Periksa Polisi Minta Minta BBM di Laut

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    MERANTI, detak24com – Pasca viralnya video polisi minta minta BBM di laut Meranti, tersangka langsung diperiksa Propam Polda Riau. Video tersebut menampilkan seseorang menggunakan atribut dan kendaraan polisi mengejar dan diduga polisi minta minta BBM pada sebuah kapal di wilayah Perairan Bandul, Kecamatan Tasik putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Aksi tersebut viral setelah video berdurasi […]

  • VIRAL Terkini : Waduh! Ibukota RI Bakal Jadi Lokasi Pertemuan LGBT ASEAN

    VIRAL Terkini : Waduh! Ibukota RI Bakal Jadi Lokasi Pertemuan LGBT ASEAN

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24com – Beredar kabar, ibukota RI Jakarta bakal jadi lokasi pertemuan LGBT ASEAN. PKS langsung beri warning. Sekretaris I Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) meminta Pemprov untuk menolak pertemuan LGBT ASEAN yang kabarkan akan diadakan di Ibukota. Sebab, menurut MTZ, hal tersebut bertentangan dengan norma agama dan Pancasila negara Indonesia. […]

  • Jenazah pekerja bengkel tewas di Pelalawan saat dievakuasi ke Puskesmas. F : CAKAPLAH

    NAAS! Pekerja Bengkel Tewas Tertindih Bak Truk di Pelalawan

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang pekerja bengkel tewas mengenaskan tertindih bak truk di Desa Terantang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan. Informasi disampaikan Kasi Humas Polres Pelalawan AKP Edy Haryanto, Selasa (14/11/23), pekerja bengkel tewas tersebut bernama Muhammad Safii (21). Ia meregang nyawa usai tertimpa bak dump truck, Ahad (12/11/23). “Saat itu korban sedang melumasi onderdil dump […]

  • Kecelakaan Maut, Pemotor Tewas Tertutup Kardus di Purnama Dumai 

    Kecelakaan Maut, Pemotor Tewas Tertutup Kardus di Purnama Dumai 

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pemotor dikabarkan tewas usai mengalami kecelakaan maut di Jalan Cut Nyak Dien, Purnama, Dumai, Ahad (28/12/25) petang. Seperti dikutip dari Riautime, pemotor tersebut berjenis kelamin laki-laki. Dalam foto kejadian yang diambil sekitar pukul 15.50 WIB, terlihat seorang pemotor terkapar di pinggir Jalan Cut Nyak Dien Dumai ditutupi kardus. Korban terlihat pakai […]

expand_less