Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Warga Koto Taluk Kuansing Simpan Sabu dalam Tupperware, Terancam Hukuman Mati 

Warga Koto Taluk Kuansing Simpan Sabu dalam Tupperware, Terancam Hukuman Mati 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Tak sadar usia, pria inisial ESL (41) warga Koto Taluk Kuansing nekat dagang sabu. Polisi menemukan barang bukti narkoba dalam kotak Tupperware saat dilakukan penggeledahan.

Polisi terus memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kuansing. Kali ini, polisi berhasil menangkap seorang warga Koto Taluk, Kuantan Tengah. Ia duga terlibat mengedarkan sabu seberat 13,44 gram.

Tim Mata Elang Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Kuantan Singingi yang berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu. Seorang pria ESL (41) dibekuk. Di tangannya diamankan barang bukti sabu seberat 13,44 gram bruto. Penangkapan dilakukan sekira pukul 13.00 WIB, Senin (27/10/25) kemarin.

Dari hasil penggerebekan, petugas menemukan 19 paket sabu siap edar serta sejumlah barang bukti lainnya seperti alat hisap, timbangan digital, pipet, plastik klip kosong, dan satu unit handphone merk OPPO A17 warna biru.

Kapolres Kuansing, AKBP R Ricky Pratidiningrat SIK melalui Kasat Res Narkoba Iptu Hasan Basri menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas peredaran narkotika di wilayah Desa Koto Taluk.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Mata Elang Satres Narkoba melakukan penyelidikan dan menemukan rumah yang diduga sering digunakan sebagai tempat transaksi narkoba. Saat dilakukan penggerebekan, tim mata elang mengamankan tersangka di dalam kamar rumah beserta barang bukti narkotika jenis sabu yang disimpan dalam kotak Tupperware warna ungu,” ungkap Kasat

Dari hasil pemeriksaan terhadap handphone tersangka, ditemukan foto denah lokasi tempat tersangka meletakkan paket sabu. Petugas kemudian melakukan penyisiran di lokasi tersebut dan kembali menemukan tiga paket sabu yang disembunyikan oleh tersangka.

“Hasil interogasi, tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial A yang saat ini masih dalam pencarian (DPO). Tersangka bekerja sebagai kurir dengan sistem upah sebesar satu juta rupiah setiap kali barang habis terjual,” lanjut Kasat Res Narkoba.

Tidak berhenti sampai di situ, tersangka juga mengakui masih menyimpan lima paket sabu lainnya di sekitar perkebunan sawit di Desa Beringin Taluk, Kuantan Tengah, Kuansing. Sekira pukul 18.30 WIB, petugas bersama tersangka melakukan pencarian dan berhasil menemukan lima paket sabu tambahan di pinggir jalan kawasan tersebut.

“Dari hasil tes urine, tersangka dinyatakan positif mengandung amphetamine. Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Kuantan Singingi untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Kasat Narkoba menegaskan, kalau pihaknya di Polres Kuansing akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

“Tidak ada tempat bagi peredaran narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi. Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku dan mengimbau masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba,” tegasnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hastag #GoodByeJokowi Trending, Rupiah Malah Menguat

    Hastag #GoodByeJokowi Trending, Rupiah Malah Menguat

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    DISELA aksi unjukrasa mahasiswa menolak wacara ‘Jokowi 3 Peiode’, muncul narasi Good Bye Jokowi tatkala mahasiswa sudah turun berunjukrasa. Sejumlah netizen membuat narasi kondisi negeri ini di bahwa pemerintahan Jokowi sudah tak bisa dilanjutkan. Mereka menganggap kondisinya seperti tahun 1997-1998 yang diikuti oleh jatuhnya Orde Baru dan munculnya Orde Reformasi. Dengan demikian, saat ini harus […]

  • Empat Kabur, Seorang Pelaku PETI Terciduk di Kuantan Mudik

    Empat Kabur, Seorang Pelaku PETI Terciduk di Kuantan Mudik

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Seorang pelaku tambang ilegal di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing terjaring operasi penertiban PETI, Senin (08/09/25). Operasi penertiban dipimpin langsung Kapolsek Kuantan Mudik Iptu Riduan Butar Butar bersama anggota Polsek, TNI, dan pihak PT Agrinas Palma Nusantara. Petugas melakukan razia di aliran Sungai Singkalan, kawasan perkebunan kelapa sawit Divisi II Kecundung PT […]

  • JARAK Waktu dan Tersangka Bawa Parang, Bukti Pembunuhan di Cerenti Kuansing Terencana

    JARAK Waktu dan Tersangka Bawa Parang, Bukti Pembunuhan di Cerenti Kuansing Terencana

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 27Komentar

    KUANSING, detak24com – Polres Kuantan Singingi memanggil beberapa saksi terkait pembunuhan di Cerenti Kuansing. Sementara, pengacara korban sebut kasus tersebut murni pembunuhan berencana, sesuai fakta ada jarak waktu dan tersangka bawa parang. Kasus kematian sadis dialami seorang petani yang juga aktivis WWF, Arsyad Rahim (41) di Desa Kompe Berangin Kecamatan Cerenti, Kuantan Singingi. Korban ditemukan […]

  • BELASAN Pengungsi Rohingya Asal Bangladesh Masuk Pekanbaru

    BELASAN Pengungsi Rohingya Asal Bangladesh Masuk Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pengungsi Rohingya asal Bangladesh yang terlantar di pinggir Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru diangkut polisi ke kantor imigrasi, Kamis (14/12/23). Sebanyak 13 pengungsi yang terdiri dari 6 laki-laki, 6 perempuan dan 1 balita diangkut menggunakan mobil patroli polisi. Kasat Samapta Polresta Pekanbaru, Maryanta mengungkapkan, para pengungsi Rohingya yang terlantar di pinggir jalan tersebut […]

  • EMPAT Koruptor Bangunan Masjid Raya Pekanbaru Meringkuk dalam Penjara

    EMPAT Koruptor Bangunan Masjid Raya Pekanbaru Meringkuk dalam Penjara

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Tim Pidsus Kejati Riau menetapkan 4 tersangka korupsi proyek pembangunan Masjid Raya Pekanbaru. Untuk kelancaran proses hukum, para tersangka diinapkan dalam penjara. Keempat tersangka yakni, SY merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) merangkap Pejabat Pembuag Komitmen (PPK) kegiatan, AM selaku Direktur CV Watashiwa Miazawa, AB selaku Direktur PT Riau Mutli Cipta Dimensi, dan […]

  • Naik Jet Pribadi Gulfstream G650ER ke AS, Kaesang Panen Hujatan Netizen 

    Naik Jet Pribadi Gulfstream G650ER ke AS, Kaesang Panen Hujatan Netizen 

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Nama Kaesang Pangarep dan istrinya Erina Gudono kini jadi perhatian publik. Kepergiannya ke AS dengan jet  pribadi Gulfstream G650ER ke AS panen hujatan netizen. Apalagi, Kaesang dan Erina Gudono dianggap tidak empati terhadap kondisi di Indonesia saat ini. Yang mana kepergian keduanya ke AS dan momen jalan-jalan dan belanja-belanja yang dibagikan Erina ke […]

expand_less