Satu Tewas Empat Hilang, Kapal Pompong Tenggelam di Sungai Apit
- account_circle Redaksi
- calendar_month 54 menit yang lalu
- print Cetak

Pencarian korban pompong tenggelam di perairan Sungai Apit. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIAK, detak24com – Seorang dilaporkan tewas dan empat lainnya hilang dalam peristiwa pompong tenggelam di perairan Sungai Apit, Selasa (07/07/26) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.
Kecelakaan laut terjadi di perairan Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Sebuah kapal pompong yang sedang melakukan pemeriksaan draft survey di kapal MV HIMALA, tenggelam setelah terseret arus deras ke bawah kapal tongkang yang tengah bersandar.
Insiden itu mengakibatkan empat dari tujuh orang yang berada di atas kapal menjadi korban.
Satu orang ditemukan meninggal dunia, tiga lainnya masih dinyatakan hilang. Sedangkan, tiga penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Berdasarkan informasi awal, kapal pompong yang digunakan untuk kegiatan survei berada di sisi MV HIMALA ketika arus sungai yang cukup kuat menyeret kapal ke bawah tongkang. Pompong kemudian tenggelam dalam waktu singkat.
Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru dari pihak Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Sebanyak 10 personel rescue dikerahkan ke Pelabuhan Tanjung Buton yang berjarak sekitar 103 kilometer dari Kantor SAR Pekanbaru.
Operasi difokuskan di sekitar titik terakhir korban diketahui berada atau Last Known Position (LKP), dengan metode penyisiran di permukaan.
Apabila kondisi cuaca dan arus memungkinkan, tim SAR juga akan melakukan penyelaman untuk mempercepat pencarian tiga korban yang hingga kini belum ditemukan.
Seluruh korban yang berhasil ditemukan nantinya akan dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Kepala Kantor SAR Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi, mengatakan bahwa seluruh sumber daya telah dikerahkan dalam operasi pencarian.
“Kami mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada untuk melakukan pencarian terhadap para korban. Semoga korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Selasa pagi ini, proses pencarian terhadap tiga korban akan dilakukan dengan melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru bersama unsur terkait di lokasi kejadian, seperti diwartakan tribunpekanbaru. (*)
Editor : Kar











