Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Gempar Temuan Mayat Membusuk di Kebun Sawit Desa Tambun Pelalawan 

Gempar Temuan Mayat Membusuk di Kebun Sawit Desa Tambun Pelalawan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Warga Desa Tambun, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan gempar atas penemuan mayat membusuk di bawah pokok sawit.

Informasi dirangkum Senin (06/07/26), mayat pria berusia 55 tahun itu ditemukan dalam kondisi membusuk di areal kebun sawit milik Asong, Ahad (05/07/26).

Korban diketahui bernama Rusli (55), warga Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan. Jasad korban pertama kali ditemukan pekerja kebun sekitar pukul 11.00 WIB dalam posisi terlentang di bawah pohon sawit.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi, mengatakan bahwa personel Polsek bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pelalawan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, kami segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pelalawan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya, Senin (06/07/26).

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan satu unit sepeda motor milik korban di jalan setapak yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi penemuan jasad.

Pemeriksaan terhadap jenazah menunjukkan tidak ditemukan bekas lilitan pada leher maupun luka, lebam, atau tanda-tanda kekerasan pada kedua tangan, badan, punggung, dan kedua kaki korban.

Jenazah telah mengalami pembusukan dengan perubahan warna kehitaman kehijauan pada sejumlah bagian tubuh, pola pembuluh darah tampak di permukaan kulit, serta terjadi pengelupasan kulit luar.

“Perkiraan waktu kematian korban sekitar tiga kali 24 jam sebelum ditemukan,” ungkap Kasat.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah pada Kamis (02/07/26) setelah terjadi perselisihan dengan istrinya terkait persoalan ekonomi.

Sebelumnya, dari informasi diperoleh, korban beberapa kali menyampaikan keinginan mengakhiri hidup, namun selalu dicegah oleh keluarganya. Selain itu, keluarga menyebut korban tidak memiliki persoalan dengan pihak lain.

Meski demikian, Bayu menegaskan seluruh informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan akan dikaji bersama fakta-fakta di lapangan.

“Kami tetap mengedepankan fakta hasil penyelidikan dan olah TKP. Seluruh keterangan saksi menjadi bahan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi,” tegasnya.

Ia menyebut, pihak keluarga korban juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Dusun Sungai Sadak, Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEBUN Sawit Satu Hektar Ludes Terbakar di Perawang

    KEBUN Sawit Satu Hektar Ludes Terbakar di Perawang

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Lahan perkebunan kelapa sawit milik warga Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak terbakar pada Selasa (5/9/2023) petang. Kebakaran itu menghabiskan sedikitnya 1 hektar lahan kebun yang notabene adalah gambut. Beruntung api cepat dipadamkan petugas dibantu Satgas udara Helikopter Water Bombing BPBD Riau. Penghulu (kepala desa) Benteng Hulu, Sadam memperkirakan kebakaran itu […]

  • Buntut OTT Gubri Wahid, KPK Periksa Kadis DLHK dan Legislator Riau 

    Buntut OTT Gubri Wahid, KPK Periksa Kadis DLHK dan Legislator Riau 

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – KPK memeriksa empat saksi baru terkait korupsi di lingkup Pemprov Riau, buntuti OTT Gubri Wahid, Senin (01/12/25). “Empat saksi yang dipanggil antara lain MAT selaku Kabid Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, Dinas LHK Provinsi Riau, SUYI Anggota DPRD Provinsi Riau, EMB Plt Kadis LHK Provinsi Riau dan IP dari Pihak swasta,” kata Juru […]

  • Tol Permai Tak Aman, Honda HRV Warga Duri Dilempar Batu hingga Retak 

    Tol Permai Tak Aman, Honda HRV Warga Duri Dilempar Batu hingga Retak 

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DURI, detak24com – Seorang warga Duri bernama Fauzi Adli, mengalami insiden pelemparan batu oleh orang tak dikenal di Jalan Tol Permai. Akibatnya, Honda HRV warna merah yang ia kendarai retak-retak. Peristiwa tersebut terjadi pada Ahad (26/04/26) malam sekitar pukul 23.30 WIB di KM 64 ruas Tol Pekanbaru-Dumai. Saat itu, Fauzi bersama istrinya dalam perjalanan pulang menuju […]

  • Mantan Dandim Dumai Promosi Jabatan Jadi Pangdam Udayana

    Mantan Dandim Dumai Promosi Jabatan Jadi Pangdam Udayana

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    DUMAI (DETAK24.COM) – Warga KOta Dumai khususnya yang acap tampil di publik, pastinya tak asing dengan nama Sonny Aprianto. Sekitar 10 tahun lalu ketika yang bersangkutan masih berpangkat Letkol, pernah menjabat sebagai Dandim 0303/Bengkalis (Makodim Dumai sekarang). Dimana, posisi kantornya tepat di depan RSUD Dumai. Dikutip dari kupasberita.com, Sabtu (29/01/22), Sonny Aprianto bertugas di Kota […]

  • SEKTE Puasa Sampai Mati di Kenya Telan 109 Nyawa, Terbanyak Anak-anak dan Perempuan

    SEKTE Puasa Sampai Mati di Kenya Telan 109 Nyawa, Terbanyak Anak-anak dan Perempuan

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    KENYA, detak24com – Sebuah insiden mengerikan terkait sekte di Kenya menelan korban jiwa hingga 109 orang. Para korban adalah pengikut sekte sesat puasa sampai mati. Jasad ratusan orang ini ditemukan pada sebuah lahan di tengah hutan milik pastor pemimpin sekte. Menteri Dalam Negeri Kenya, Kithure Kindiki menyampaikan, dari 109 korban yang ditemukan, terbanyak adalah anak-anak. […]

  • Alhamdulillah! Emak-emak Boleh Bernapas Lega, Harga Cabe Menukik

    Alhamdulillah! Emak-emak Boleh Bernapas Lega, Harga Cabe Menukik

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Harga cabe di Kota Pekanbaru mulai mengalami penurunan. Si pedas ini menukik tajamsejak beberapa hari belakangan. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, harga cabe merah kini berada di harga Rp75.000. Mengalami penurunan yang cukup signifikansi dibandingkan sebelumnya yang sempat mencuat sampai di atas Rp100 ribu perkilonya Demikian juga dengan […]

expand_less