Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Mualem Diklaim Minta Bantuan PBB Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Ini Faktanya!

Mualem Diklaim Minta Bantuan PBB Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Ini Faktanya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ACEH, detak24com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem mengaku tidak mengetahui terkait surat permintaan bantuan penanganan bencana Aceh kepada dua lembaga PBB.

Dua lembaga PBB tersebut yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF).

“Saya tidak tahu apa-apa. Sebenarnya keliru, bukan ke PBB, kepada LSM yang ada di Aceh,” kata Mualem saat diwawancarai awak media di Banda Aceh, dikutip Rabu (17/12/25).

Pernyataan itu disampaikan Mualem usai menerima secara simbolis bantuan kemanusiaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang diserahkan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di halaman kantor Gubernur Aceh, Selasa (16/12/25).

Terkait pernyataan Mualem ini, Juru Bicara Pemprov Aceh Muhammad MTA menjelaskan bahwa terjadi kesalahpahaman, surat pemerintah Aceh bukan kepada PBB, melainkan kepada UNDP dan UNICEF, dan mereka ada di Indonesia.

Ada salah pemahaman, itu untuk lembaga yang ada di Indonesia, bukan untuk PBB, tapi yang terbangun seakan-akan Gubernur kirim surat ke PBB, itu lembaga yang sudah ada. Karena mereka juga ada program di Aceh,” kata Muhammad MTA.

Ia menjelaskan bencana Aceh masih berstatus tingkat provinsi, pemerintah pusat dalam hal ini melakukan supervisi dan menjadi prioritas.

Karena ini status bencana provinsi, lanjut dia, maka Pemerintah Aceh memandang perlu melakukan langkah-langkah penting, salah satunya mengundang beberapa lembaga yang konsen terhadap penanganan kebencanaan, termasuk program pemulihan pasca-bencana.

Maka melihat pengalaman saat bencana tsunami Aceh, UNDP, IOM UNICEF, mereka mitra strategis Pemerintah Indonesia, bahkan masih banyak program kemitraan di seluruh Indonesia.

Seperti UNICEF, kata dia, mereka masih ada program pendampingan perlindungan anak di Aceh sampai April.

Karena itu Pemerintah Aceh yang menjadi pilar utama penanganan bencana, penting melakukan dan mengundang mereka tetap eksis di Aceh, apalagi pengalaman bencana yang mereka tangani dulu.

“Kami berharap mereka tetap punya program, terutama pemulihan pasca-bencana untuk bisa berkomunikasi dengan Pemerintah Indonesia, untuk tetap memiliki program itu, UNDP juga seperti itu,” ucapnya.

UNDP, kata dia, pernah terlibat pada penanganan tsunami dan sekarang masih di Indonesia. Diharapkan pasca-bencana ini mereka bisa membantu pemerintah, baik pusat yang melakukan supervisi dengan program prioritas penanganan kebencanaan di Aceh, maupun Pemerintah Aceh, bisa masuk untuk membantu.

Tetapi yang dibangun kemudian, menurut dia, seakan-akan Gubernur Aceh melangkahi Presiden Prabowo dengan mengirim langsung surat ke PBB, sehingga masalah ini menimbulkan pro kontra.

Ia mengakui masih ada kekurangan, baik dari Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Indonesia. Tetapi yakinlah, kata dia, dengan bencana besar ini pemerintah berpikir secara menyeluruh bagaimana penanganan ekstra. Mengingat ini kejadian luar biasa yang belum pernah terjadi, selain tsunami.

Kemudian, lanjut dia, Tim Komunikasi Presiden juga telah menanyakan hal ini dan setelah dijelaskan, mereka akhirnya terpahami, dan menyambut positif kalau itu hal yang biasa dalam menggalang dukungan.

“Apalagi mereka (UNDP – UNICEF) mitra strategis pemerintah dalam program pembangunan Indonesia, pendampingan anak-anak,” pungkas dia dikutip dari Antara.  (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barang Bawaan Pekerja Migran Tak Dipungut Bea Masuk, Ini Syaratnya!

    Barang Bawaan Pekerja Migran Tak Dipungut Bea Masuk, Ini Syaratnya!

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, mengajak masyarakat untuk mendaftar secara resmi jika hendak bekerja ke luar negeri. Karding menyebut langkah itu bertujuan agar pekerja migran mendapatkan perlindungan yang maksimal serta sejumlah fasilitas dari pemerintah. Salah satu keuntungan bagi pekerja migran yang terdaftar di Sistem Informasi Perlindungan Pekerja Migran […]

  • Truk Tangki Tabrak Emak emak Sampai Tewas di Jalan Badak Tenayan Raya 

    Truk Tangki Tabrak Emak emak Sampai Tewas di Jalan Badak Tenayan Raya 

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Hang Tuah Ujung, tepatnya di Simpang Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (19/06/25). Seorang ibu rumah tangga bernama Reni Febriyani (37), warga Jalan Binjai Raya, Gang Musholla, Kelurahan Kulim, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak truk tangki. Peristiwa nahas ini terjadi ketika truk tangki bernomor polisi […]

  • PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Warga Hadang Polisi Saat Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru

    PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Warga Hadang Polisi Saat Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi kembali gerebek Kampung Dalam sebagai lokasi transaksi narkoba di Sayangnya, giat kali ini dapat hadangan dari warga. Dirresnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, Ahad (28/04/24) mengatakan, saat pihaknya gerebek Kampung Dalam pada Sabtu (27/04/24) petang.petugas dihadang oleh sekumpulan warga Pangeran Hidayat. “Saat kita hendak gerebek dan menangkap Target Operasi (TO), […]

  • KEJAKSAAN Agung Tegaskan Proyek BTS Bakti Kominfo Lanjut

    KEJAKSAAN Agung Tegaskan Proyek BTS Bakti Kominfo Lanjut

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com –  Kejaksaan Agung tegaskan proyek BTS 4G Bakti Kominfo tetap lanjut, kendati dalam proses hukum. Hal itu disampaikan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Menurutnya, Kejaksaan Agung akan melakukan pendampingan kelanjutan proyek infrastruktur telekomunikasi tersebut. Sehingga bisa berjalan secara simultan dan dengan mekanisme yang tidak bertentangan dengan hukum. “Pembangunan infrastruktur BTS 4G ini termasuk dalam […]

  • NAAS! Asyik Berenang, Bocah Tenggelam Hilang di Sungai Indragiri Dusun 2 Inhu

    NAAS! Asyik Berenang, Bocah Tenggelam Hilang di Sungai Indragiri Dusun 2 Inhu

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Seorang bocah tenggelam hilang di Sungai Indragiri, Desa Dusun 2, Kecamatan Rakit Kulim, Inhu. Diketahui, korban bernama Andara Lufi (7) kini  dalam pencarian Tim SAR. Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, bocah tersebut dinyatakan hilang tenggelam sejak petang kemarin saat ia berenang bersama teman-temannya. “Jadi, bocah tenggelam hilang ini awalnya bersama […]

  • SADIS! Pencari Rumput Habisi Nyawa Warga Rohul, Gegara Dimarahi Satpam PT Ekadora

    SADIS! Pencari Rumput Habisi Nyawa Warga Rohul, Gegara Dimarahi Satpam PT Ekadora

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    ROHUL, detak24.com – Dua orang pencari rumput ternak di Rohul nekat menghabisi nyawa tetangganya, gegara ketahuan mencuri sawit. Sebelum ditangkap, usai membunuh korban kedua tersangka inisial RD alias Madi (25) dan SN alias Sasak (36) sempat kabur ke Sumut dan Jawa Tengah. Kedua pria menjadi buron polisi karena telah melakukan aksi penganiayaan yang menyebabkan tewaskan […]

expand_less