Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Usai Ngaku Penjilat, Hasan Nasbi Dirujak Netizen Gegara Sentil Menkeu Purbaya

Usai Ngaku Penjilat, Hasan Nasbi Dirujak Netizen Gegara Sentil Menkeu Purbaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Nama Hasan Nasbi kembali menjadi sorotan publik. Setelah viral karena mengaku “menjilat penguasa yang menang”, kini mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan itu menuai hujan kritik lantaran menyerang Menkeu Purbaya.

Dalam sebuah pernyataan yang beredar di berbagai kanal media pada akhir Oktober 2025, Hasan Nasbi menilai gaya kepemimpinan Purbaya berpotensi “melemahkan soliditas pemerintah”. Ia menganggap Purbaya terlalu sering menyentil pejabat lain secara terbuka, dan seharusnya “baku tikam dilakukan di ruang tertutup, bukan di depan publik.”

Namun, justru dari pernyataan inilah arus balik muncul dari netizen. Di berbagai platform media sosial, komentar Hasan Nasbi dianggap tidak relevan dan bahkan menyinggung sensitivitas publik. Banyak yang menilai bahwa Purbaya justru membawa angin segar dalam gaya kepemimpinan nasional yang tegas, terbuka, dan berani menegur siapa pun, termasuk pejabat di lingkaran pemerintah sendiri.

“Kalau bersih, ngapain risih?” begitu salah satu komentar populer yang mewakili perasaan banyak warganet. Gaya blak-blakan Purbaya dipandang sebagai cermin integritas dan transparansi yang jarang ditemui di kabinet modern. Ia dikenal tidak sungkan membongkar ketidakefisienan atau penyimpangan di sektor fiskal, sesuatu yang membuat publik menaruh simpati mendalam.

Sementara itu, Hasan Nasbi, yang belakangan juga diketahui sempat menjabat komisaris di BUMN setelah menjadi bagian dari lingkar kekuasaan, dinilai sebagian netizen tidak dalam posisi moral yang kuat untuk memberi ceramah soal etika komunikasi pejabat. “Dulu ngaku penjilat penguasa, sekarang ngatur gaya bicara menteri rakyat,” tulis seorang pengguna X dengan nada sinis.

Meski begitu, pandangan Nasbi tidak sepenuhnya tanpa dasar. Dalam sistem politik yang kerap diwarnai ego sektoral, komunikasi terbuka antar petinggi negara memang bisa menimbulkan gesekan citra di mata publik. Namun, pada titik ini, masyarakat tampaknya lebih memilih pemimpin yang berani dan transparan daripada yang terlalu menjaga perasaan rekan sejawat.

Kini, posisi Purbaya Yudhi Sadewa semakin menguat bukan hanya sebagai teknokrat keuangan, tapi juga sebagai figur yang disebut-sebut “menteri kesayangan rakyat.” Gaya lugasnya dianggap mewakili suara publik yang lelah dengan basa-basi birokrasi dan diplomasi internal.

Sementara, Hasan Nasbi dengan segala rekam jejak dan komentarnya yang kontroversial, kembali membuktikan satu hal. Yakni, dalam era keterbukaan digital, kritik terhadap tokoh publik bisa berbalik menjadi bumerang. Apalagi ketika publik sudah menentukan siapa yang mereka anggap benar-benar berpihak pada rakyat, dikutip dari portalislam. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEEKOR Kerbau di Kampar Batal Jadi Hewan Kurban, Ternyata Ini Sebabnya

    SEEKOR Kerbau di Kampar Batal Jadi Hewan Kurban, Ternyata Ini Sebabnya

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KAMPAR, detak24com – Seekor kerbau batal dijadikan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah di Kampar. Sebab kerbau mati mendadak sebelum disembelih petugas. Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kampar, Ali Sabri. Ia mengatakan kematian itu terjadi di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota. Sabri menyebut, dokter hewan […]

  • APICAL Dumai Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bulan K3 Nasional 2024

    APICAL Dumai Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bulan K3 Nasional 2024

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 5Komentar

    DUMAI, detak24com – Menyambut Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2024, Apical Dumai berinovasi melalui serangkaian kegiatan. Tdak hanya tema meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3, tetapi juga memperkuat keterlibatan dan kesejahteraan karyawan. “Kami di Apical Dumai percaya bahwa investasi dalam keselamatan dan kesehatan kerja adalah investasi untuk masa depan kita bersama. Kegiatan-kegiatan ini adalah […]

  • KONDISI 6 Payung Elektrik Masjid Raya Annur Langsung Kuncup, Pasca Dinyatakan Proyek Abal-abal

    KONDISI 6 Payung Elektrik Masjid Raya Annur Langsung Kuncup, Pasca Dinyatakan Proyek Abal-abal

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pasca dinyatakan tidak selesai sesuai kontrak, dan pemberian kesempatan sebanyak dua kali, kondisi enam payung elektrik Masjid Raya Annur Pekanbaru terlihat memprihatinkan, Rabu (03/05/23) pagi. Dari pantauan di lokasi, keenam payung itu tidak ada lagi yang terbentang (terbuka), dua diantaranya lengan membrane (kain payung) terlihat kuncup, dan sisanya empat lengan terbentang hanya […]

  • POLRES Dumai Razia Lantas 14 Hari, Ini Jadwal dan Sasarannya!

    POLRES Dumai Razia Lantas 14 Hari, Ini Jadwal dan Sasarannya!

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polres Dumai menggelar razia lantas (lalulintas) selama 14 hari, dimulai Senin (04/03/24) besok. Kegiatan tersebut bagian dari Operasi Lancang Kuning 2024 serentak di Indonesia. Dalam rangka Cipta Kondisi (Cipkon) Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Dumai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan […]

  • Tiga Supir Pikap di Pekanbaru Ditangkap Gegara Buang Sampah Sembarangan 

    Tiga Supir Pikap di Pekanbaru Ditangkap Gegara Buang Sampah Sembarangan 

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tiga supir pikap di Pekanbaru harus menginap di penjara gegara Tiga Supir Pikap di Pekanbaru Ditangkap Gegara Buang Sampah Sembarangan  sampah sembarangan, Selasa (15/04/25). Polresta Pekanbaru mengungkap kasus dugaan tindak pidana pengelolaan sampah yang dilakukan tanpa memperhatikan norma lingkungan dan kenyamanan masyarakat. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan dalam perkara ini. […]

  • Duh, Pria Bengkalis Ini Cabuli Ponakan Sedang Tidur di Rumah Nenek 

    Duh, Pria Bengkalis Ini Cabuli Ponakan Sedang Tidur di Rumah Nenek 

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS , detak24com – Polisi  meringkus pelaku pelecehan seksual terhadap anak di Bengkalis. Ironisnya tersangka adalah paman korban. Penangkapan terhadap pelaku pelecehan inisial MT dilakukan Satreskrim, Senin (27/01/25) sekitar pukul 19.30 WIB malam di Bengkalis. Pelaku tak berkutik saat petugas menggerebek kediaman dan meringkusnya. Kasat Reskrim Polres Bengkalis, AKP Gian Wiatma Jonimandala mengatakan, pelecehan dilakukan […]

expand_less