Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nusantara » Terungkap Motif Briptu Rizka Bunuh Brigadir Esco, Utang Lunas Kalau Suami Meninggal!

Terungkap Motif Briptu Rizka Bunuh Brigadir Esco, Utang Lunas Kalau Suami Meninggal!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Ternyata Briptu Rizka Sintiyani pernah tanya ke bank soal utang Brigadir Esco Faska Rely. Hal itu dilakukannya seminggu sebelum sang suami ditemukan meninggal.

Menurut kakek Brigadir Esco yang bernama Acim, Briptu Rizka menanyakan perihal utang tersebut melalui telepon.

Baca juga : Sadis Cara Briptu Rizka Habisi Suami, Diduga Pakai Barang Anak!

Menurut Acim, Briptu Rizka sempat menelepon bank. Info tersebut didapat Acim dari pengacara korban.

Katanya, Briptu Rizka menanyakan soal aturan peminjam uang yang meninggal kepada pihak bank.

Baca juga : Heboh Polwan Bunuh Suami, Leher Korban Terikat di Bawah Batang Kayu 

“Satu minggu sebelum kejadian kita dapat info bahwa bu Rizka nelepon ke bank, suami kita meninggal apa utang lunas ?” pungkas Acim dikutip dari TribunnewsBogor.com, Senin (06/10/25).

Atas pertanyaan dari Rizka itu, pihak bank menjawab bahwa jika peminjam uang meninggal dunia, maka utang dianggap lunas. “Di situlah jawabannya adalah lunas,” kata Acim.

Perihal jumlah utang Esco, sang kakek mengaku tidak tahu persis.”Enggak tahu. Kita lihat Rp 390-an (juta),” ujarnya.

Atas informasi tersebut, keluarga Brigadir Esco jadi semakin curiga pada Briptu Rizka.”Iya (mencurigai),” pungkas Acim.

Namun Briptu Rizka membantah telah membunuh suaminya sendiri, Brigadir Esco Faska Rely.

Tak merasa bersalah, ibu dua anak itu menepis tuduhan dirinya menghabisi nyawa Brigadir Esco. Bahkan Briptu Rizka berani sumpah Al Quran demi membuktikan ucapannya.

Diwartakan sebelumnya, Briptu Rizka Sintiyani resmi jadi tersangka atas kasus pembunuhan suaminya sendiri, Brigadir Esco.

Briptu Rizka dituding menghabisi nyawa Brigadir Esco yang jasadnya ditemukan Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, pada Minggu, 24 Agustus 2025 lalu.

Seperti diketahui, sebelum ditemukan tewas, Brigadir Esco sempat dikabarkan menghilang pada 14 Agustus 2025. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Bocorkan OTT KPK, Asintel dan Aspidsus Kejati Riau Dimutasi 

    Diduga Bocorkan OTT KPK, Asintel dan Aspidsus Kejati Riau Dimutasi 

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mutasi Asintel dan Aspidsus Kejati Riau jadi pertanyaan, karena belum genap 6 bulan menjabat. Beredar isu gegara keduanya bocorkan OTT KPK di Pekanbaru. Informasi dirangkum, Kamis (26/12/24), Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Zulfikar Nasution, dan Asisten Intelijen (Asintel) Muhamat Fahrorozi ‘dicopot’ dari jabatannya. Keduanya dimutasi ke Kejaksaan Agung RI. […]

  • Peduli Kesehatan Warga Dampak Kabut Asap, Polsek Mandau Bagikan Masker 

    Peduli Kesehatan Warga Dampak Kabut Asap, Polsek Mandau Bagikan Masker 

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan warga atas musibah kabut asap yang muncul beberapa hari belakangan ini akibat dari kebakaran lahan dan hutan di wilayah Provinsi Riau, Selasa (25/08/26) sore, Polsek Mandau melakukan kegiatan pembagian masker di Simpang Pokok Jengkol, Jalan Jenderal Sudirman. “Dengan dilakukannya pembagian masker diharapkan dapat mencegah gangguan pernapasan (ISPA) […]

  • Kenal di Facebook Rp 365 Juta Raib, Cewek Pekanbaru Tertipu Pemuda Nigeria 

    Kenal di Facebook Rp 365 Juta Raib, Cewek Pekanbaru Tertipu Pemuda Nigeria 

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satreskrim Polresta Pekanbaru menangkap pria warna WNA Nigeria bernama Valentine Iheanacho (27), dalam kasus penipuan melalui Facebook. Kasus ini berawal dari laporan seorang korban bernama Dian Fifiyanti (44), warga Pekanbaru yang mengalami kerugian hingga Rp 365 juta akibat modus penipuan melalui media sosial. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengungkapkan, […]

  • Waspada! Geng Motor Berkeliaran di Pekanbaru, Incar Dompet dan Ponsel Korban 

    Waspada! Geng Motor Berkeliaran di Pekanbaru, Incar Dompet dan Ponsel Korban 

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi meringkus tiga remaja anggota geng motor yang terlibat aksi kriminal di Pekanbaru. Penjahat jalanan tersebut mengincar dompet serta ponsel korban. Aksi geng motor kian meresahkan di Pekanbaru. Mereka sering berkonvoi dan mengambil lokasi secara acak. Ketika melihat seseorang dalam posisi lemah, kawanan bandit tersebut langsung menindas dan merampas harta benda. Tak […]

  • PENGACARA Sebut Pembunuhan Mantan Aktivis WWF di Cerenti Kuansing Terencana

    PENGACARA Sebut Pembunuhan Mantan Aktivis WWF di Cerenti Kuansing Terencana

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    KUANSING, detak24com – Pengacara keluarga korban pembunuhan mantan aktivis WWF di Cerenti Kuansing, Alhamra SH menyebut kliennya dibunuh secara terencana. Dikatakannya, Ahad (23/07/23), bahwa banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dari kronologi yang diungkapkan pihak kepolisian terhadap kasus pembunuhan mantan aktivis WWF di Cerenti Kuansing tersebut.. Untuk itu, pihaknya akan segera memberikan informasi yang jelas beberapa waktu ke […]

  • TABRAK TRONTON, Karyawan Indomaret Tewas di Pinggir

    TABRAK TRONTON, Karyawan Indomaret Tewas di Pinggir

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PINGGIR, detak24.com – Seorang karyawan Indomaret tewas mengenaskan usai menabrak ekor tronton di Kecamatan Pinggir, Bengkalis. Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Kaliman Siregar melalui Kanit Lakalantas, Ipda Parulian Harahap, dikutip Senin (23/01/23) membenarkan kecelakaan tersebut. “Insiden tersebut diduga korban lalai dalam mengendarai motor, hingga menyebabkan korban jiwa. Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Duri – Kandis, […]

expand_less