Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anak Krakatau Erupsi 9 Kali, BMKG Keluarkan Peringatan

Anak Krakatau Erupsi 9 Kali, BMKG Keluarkan Peringatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG, detak24.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM Badan Geologi mencatat Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sebanyak sembilan kali pada Jumat (4/2). Tinggi erupsi tersebut dilaporkan berkisar 800-1.000 meter.

“Pada 4 Februari 2022 teramati letusan sebanyak 9 kali yaitu pada pukul 09.43, 10.25, 10.28, 12.46, 13.00, 13.31, 13.41, 14.46 dan 17.07 WIB,” kata Kepala PVMBG Andiani melalui keterangan tertulis, Jumat (4/2/2022).

Andini mengatakan, dari pemantauan visual, erupsi yang terjadi merupakan tipe magmatik. Erupsi itu terjadi seiring dengan terekamnya kegempaan vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Pemantauan visual mengindikasikan bahwa erupsi yang terjadi merupakan tipe magmatik. Sejalan dengan kegempaan vulkanik yang terekam,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kegempaan Gunung Anak Krakatau selama 16 Januari-4 Februari 2022 ditandai dengan terekamnya gempa-gempa vulkanik dan gempa permukaan yang mengindikasi adanya intrusi magma dari bawah ke permukaan secara bertahap.

“Peningkatan intrusi magmatik kemungkinan mulai terjadi sejak 20 Desember 2021 yang diindikasikan dengan terekamnya gempa vulkanik dalam dan vulkanik dangkal dalam jumlah yang cukup signifikan,” terangnya.

Berdasarkan data pemantauan secara visual dan instrumental, Gunung Anak Krakatau hingga kini masih berpotensi erupsi. Sejumlah potensi bahaya dari aktivitas gunung tersebut dapat berupa lontaran lava pijar, material piroklastik, maupun aliran lava.

“Hujan abu lebat secara umum berpotensi di sekitar kawah di dalam radius 2 km dari kawah aktif. Sementara itu, hujan abu yang lebih tipis dapat menjangkau area yang lebih luas bergantung pada arah dan kecepatan angin,” tuturnya.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono mengeluarkan peringatan imbas aktivitas Gunung Anak Krakatau. Rahmat mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan Selat Sunda.

“Imbauan gelombang tinggi terbatas di Selat Sunda. Sejauh ini belum ada potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau,” kata Rahmat saat dihubungi, Jumat (4/2).

Rahmat meminta warga yang berada di sekitar Selat Sunda menghindari daerah pantai karena potensi gelombang tinggi tersebut. Meski demikian, Rahmat tak menyebutkan tinggi gelombang yang disebabkan oleh gunung api itu.

Ia menjelaskan, BMKG saat ini belum bisa memprediksi ketinggian gelombang akibat aktivitas gunung api. Hal itu berbeda dengan prediksi ketinggian gelombang jika terjadi gempa atau perubahan cuaca.

“Kalau prediksi tsunami, gelombang tinggi, itu ada modellingnya dari BMKG. Tapi kalau gunung api belum ada modelnya. Jadi masih sebatas imbauan-imbauan saja,” jelasnya.

Kendati demikian, Rahmat mengaku masih mewaspadai potensi gelombang tinggi dan tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait status Gunung Anak Krakatau.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan PVMBG terkait status Krakatau ya, kan sekarang statusnya waspada, jadi kami pantau terus,” ujarnya.

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau memuntahkan abu vulkanik setinggi 357 meter di atas permukaan laut, pada Kamis (3/2). Erupsi tersebut dilaporkan berembus secara konsisten dengan abu mengarah ke Pulau Jawa.

“Embusan terus menerus. Tidak terdengar suara dentuman, saya belum mendapat laporan suara dentuman. Abu mengarah ke Pulau Jawa,” kata Petugas Pos Pantau GAK Lampung, Andi Suandi, Kamis (3/2).

Sejak saat itu, gunung api tersebut terus mengalami erupsi. Hingga pada Jumat (4/1), tercatat sembilan kali menyemburkan kolom abu setinggi 800-1.000 meter di atas puncak.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau ditetapkan pada level II atau waspada. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 2 km dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.(cnn)

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami.
Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nekat, Pasutri Muda Nyambi Dagang Sabu di Koto Damai Kampar

    Nekat, Pasutri Muda Nyambi Dagang Sabu di Koto Damai Kampar

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Pasutri warga Desa Koto Damai, Kecamatan Kampar Kiri Tengah nekat jual sabu. Mereka ditangkap oleh Polsek Kampar Kiri Hilir, Sabtu (13/07/24). Selain berhasil menangkap pasutri ME (24) dan istrinya AN (23), Polsek Kampar Kiri Hilir pada hari yang sama juga meringkus dua terduga pelaku pengedar sabu lainnya berinisial RA (24) dan SU […]

  • GANJAR Pranowo Capres PDIP Bakal ke Riau, Ini Jadwal Kunjungan Serta Agendanya

    GANJAR Pranowo Capres PDIP Bakal ke Riau, Ini Jadwal Kunjungan Serta Agendanya

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kontestasi Pemilu 2024 semakin dekat. Bakal calon presiden (Bacapres) yang diusung partai politik (Parpol) gencar melakukan pendekatan kepada masyarakat. Seperti Ganjar Pranowo capres PDIP, dalam waktu dekat dijadualkan berkunjung ke Riau. Kunjungan Ganjar ini untuk menyapa masyarakat Riau dan relawan khususnya kader PDIP dan partai yang sudah menyatakan dukungan. “Juli ini berkunjung […]

  • Belasan Kios dan Dua Mobil Terbakar di Jalan Merak Tangkerang Tengah 

    Belasan Kios dan Dua Mobil Terbakar di Jalan Merak Tangkerang Tengah 

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sedikitnya 12 kios semi permanen serta dua unit mobil hangus dalam peristiwa kebakaran di Jalan Merak, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Rabu (11/03/26) dinihari. Informasi dihimpun di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, kebakaran terjadi sekitar sekitar pukul 02.50 WIB dinihari. Selain meludeskan 12 kios semi permanen, juga […]

  • Gunung Anak Krakatau Meletus, Ketinggian Abu 1.500 Meter

    Gunung Anak Krakatau Meletus, Ketinggian Abu 1.500 Meter

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali erupsi. Ketinggian kolom abu mencapai 1.500 meter dari puncak. Erupsi terjadi pada Jumat (22/4), sekitar pukul 02.37 WIB. Mengutip Magma Indonesia, aplikasi resmi milik Kementerian ESDM, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah Barat Daya. Dalam letusan tersebut tidak terdengar suara dentuman. Erupsi ini […]

  • Turki Tangkap Pemimpn Baru ISIS di Kediamannya

    Turki Tangkap Pemimpn Baru ISIS di Kediamannya

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    ISTAMBUL, detak24.com – Pihak berwenang Turki dilaporkan berhasil menangkap seorang pemimpin baru ISIS dalam serangan baru-baru ini di Istanbul. Disampaikan pejabat senior Turki yang tidak disebutkan namanya, bahwa polisi anti-terorisme dan agen intelijen menahan seorang pria yang mereka yakini telah memimpin kelompok ekstremis itu sejak pemimpin sebelumnya tewas dalam operasi AS di Suriah pada Februari. Situs […]

  • Ilustrasi

    Polri Tangkap Buronan Bansos Covid-19 Jepang, Diciduk di Lampung

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta,detak24.com — Polri membantu penangkapan buronan Jepang dalam kasus bantuan Covid negara tersebut, Mitsuhiro Taniguchi (47) di daerah Lampung. Kini, yang bersangkutan diamankan Imigrasi di Lampung Tengah untuk dilakukan tindakan keimigrasian.   Sebelumnya, Mitsuhiro menjadi buronan di Jepang dalam kasus bantuan Covid-19, dan diduga melarikan diri keluar dari negara tersebut. “Subjek MT sudah diamankan oleh pihak […]

expand_less