Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Canggih! Bayar Ongkos Angkot Tinggal Scan Barcode

Canggih! Bayar Ongkos Angkot Tinggal Scan Barcode

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung (DETAK24.COM)- Pembayaran ongkos transportasi umum khususnya angkot kian mudah dengan hadirnya digitalisasi. Kini warga di Bandung bayar ongkos angkot hanya dengan scan barcode. Kemudahan lewat sentuhan digitalisasi ini dihadirkan aplikasi Jaramba. Ada beberapa keuntungan yang bisa dinikmati warga hanya lewat genggaman tangan.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan hadirnya aplikasi Jaramba merupakan salah satu proses digitalisasi transportasi. Kebiasaan baru mulai digencarkan. “Jadi satu tahap demi satu tahap proses digitalisasi itu hanya masalah waktu akan menghampiri kebiasaan harian kita. Nah kebiasaan harian kita masih banyak yang sifatnya konvensional dalam berkendaraan,” kata Kang Emil sapaannya usai melakukan soft launching di Jalan Pasteur, Jumat (7/1/2022).

Ia menjelaskan dengan adanya aplikasi tersebut masyarakat bisa mengetahui rute angkutan umum di jalan.

“Dengan adanya aplikasi, ini contohnya Jaramba, warga bisa mengetahui sebelum pergi mau rute kemana, naik satu rute jenis angkot saja, atau harus crossing dengan bus, atau ganti-ganti di titik mana itu diketahui sebelum pergi,” ungkapnya.

Selain itu, kehadiran aplikasi ini dapat mengefisiensikan waktu. Sebab, nantinya pengguna bisa mengetahui keberadaan angkot yang ingin ditumpangi.

“Pada saat menunggu, aplikasi ini memberitahukan yang ditunggu ada di mana. Tidak seperti dulu zaman manual bisa menunggu lama sekali. Kalau ternyata masih lama, kan, masih bisa berkegiatan, melakukan hal-hal yang produktif,” tuturnya.

Menurutnya pembayaran ongkos angkutan umum melalui aplikasi ini bisa secara digital.”Sehingga pasca Covid-19 ini pembayaran-pembayaran yang tidak bersentuhan, itu lebih akan menjadi sebuah budaya baru,” terangnya.

Kang Emil berharap tahun ini digitalisasi transportasi di Jabar bisa meluas. “Sehingga keuntungannya sekali bayar, bisa beberapa moda kendaraan dilakukan dalam satu trade, tanpa harus bayar berkali-kali karena bayarnya sudah di depan,” pungkasnya.(dtc)

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (9)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • TOLAK Bantuan Rafael Alun, Ini yang Tanggung Biaya Berobat David hingga Miliaran

      TOLAK Bantuan Rafael Alun, Ini yang Tanggung Biaya Berobat David hingga Miliaran

      • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      detak24com – Total biaya pengobatan David selama di rumah sakit akhirnya terungkap di persidangan pelaku anak AG atau Agnes. Hakim tunggal, Sri Wahyuni menyebut jika biaya pengobatan David sudah mencapai jumlah yang fantastis yaitu Rp 1,2 miliar. Sri Wahyuni juga menyebutkan jika keluarga dari kedua  tersangka yaitu Mario Dandy dan Shane Lukas tidak memberikan bantuan untuk pengobatan David.  Awalnya pihak keluarga Mario […]

    • DUA PELAJAR Bengkalis Terlibat Sindikat Sabu 276 Kg, Terancam Hukuman Mati

      DUA PELAJAR Bengkalis Terlibat Sindikat Sabu 276 Kg, Terancam Hukuman Mati

      • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      BENGKALIS, detak24.com – Fakta mencengangkan terungkap dari penggerebekan sabu 275 Kg oleh Polda Riau beberapa waktu lalu. Ternyata, dua tersangkanya masih berstatus pelajar pada sebuah SLTA di Bengkalis. Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, dikutip Jumat (03/02/23), dua orang pelajar Bengkalis yang terlibat itu berinisial DIL (19) dan BUD (19). Keduanya kini terancam […]

    • Gudang PT SMIP di Dumai. f : ist

      Berkali-kali, Kepala DPMTSP Dumai Kembali Diperiksa Kejagung

      • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Kejagung memeriksa Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Dumai, HDR, Rabu (03/07/24). Dia diperiksa untuk kesekian kalinya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi impor gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP). Pemeriksaan terhadap kepala DPMTSP Dumai sudah dilakukan beberapa kali oleh Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan […]

    • VIRAL Pekanbaru : Usai Baku Hantam, Dua Emak-emak Sandang Status Tersangka

      VIRAL Pekanbaru : Usai Baku Hantam, Dua Emak-emak Sandang Status Tersangka

      • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      PEKANBARU detak24com – Dua orang IRT di Kota Pekanbaru berinisial OA dan PR menjadi tersangka, usai baku hantam Mei lalu. Keduanya saling lapor ke polisi dalam kasus penganiyaan. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru Iptu Dodi Vivino mengatakan, kejadian tersebut cukup mendapat perhatian publik. Lantaran sebelumnya tersebar informasi bahwa hanya OA saja yang dijadikan tersangka. […]

    • IMIGRASI Pekanbaru Tahan WN Malaysia, Terpergok Saat Urus Visa Izin Tinggal

      IMIGRASI Pekanbaru Tahan WN Malaysia, Terpergok Saat Urus Visa Izin Tinggal

      • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang WN Malaysia berinisial ZP lakukan tindak pidana keimigrasian. Warga negara jiran ini memasuki Indonesia secara ilegal. Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau Budi Argap Situngkir. Tersangka dari WN Malaysia ini sudah diserahkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. “Sudah diserahkan ke pihak Kejaksaan,” Budi Argap, Jumat […]

    • Miris, Remaja Meranti Jadi Pengedar Sabu 1 Kg dan 50 Butir Ekstasi 

      Miris, Remaja Meranti Jadi Pengedar Sabu 1 Kg dan 50 Butir Ekstasi 

      • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      MERANTI, detak24com – Nekat berurusan dengan narkoba, seorang remaja beserta kawannya warga Kepulauan Meranti ditangkap. Polisi temukan BB 1,03 Kg sabu dan 50 butir pil ekstasi. Informasi dirangkum Sabtu (18/01/24), adapun dua tersangka asal Kepulauan Meranti yang ditangkap berinisial SR (21) dan seorang remaja inisial RS (17). Menurut Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setiawan melalui […]

    expand_less