INVESTOR China Tinjau Lokasi Jembatan Bengkalis, Ini Hasilnya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – Investor China tinjau lokasi pembangunan Jembatan Bengkalis. Mereka optimis proyek tersebut terlaksana.
Informasi dihimpun, Sabtu (18/05/24), Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ltd anak perusahaan China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) didampingi Pemprov dan Pemkab meninjau
Jembatan Bengkalis, Jumat (17/05/24).
Jembatan penghubung Sungai Pakning-Pulau Bengkalis merupakan satu diantara proyek strategis yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-pulau di wilayah bumi lancang kuning dan memperlancar arus transportasi hingga perdagangan.
Dalam tinjauan tersebut, tim ini mengecek kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan agar memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC), Ika Puspita Sari, mengatakan bahwa lokasi ini sangat tepat di bangun jembatan penghubung untuk konektivitas antar wilayah. Ia berpesan kepada Pemprov Riau agar pembangunan ini diusulkan juga sebagai proyek strategis nasional (PSN), supaya prosesnya bisa berjalan cepat.
“Hasil penijauannya bagus, kita sudah lihat rencana bentang luasan maupun titik awal pembangunan dan titik akhir. Kita berharap segera di proses ke proyek strategis nasional (PSN), supaya kita sebagai kontraktor dan investor bisa mempercepat projek ini,” katanya.
“Progres awalnya ini tergantung dari pemerintah, karena untuk sekarang DED (Rancang Bangun Rinci/Detail Engineering Design) juga masih di rancang. Namun, untuk rencana rancangannya sudah ada,” lanjutnya.
Sementara, Kadis PUPR Bengkalis, Ardiansyah, menjelaskan dari rancangan saat ini, terhitung dari titik as jalan provinsi menuju kabupaten adalah 8,9 kilometer (KM). Sedangkan untuk bentangan jembatannya diperkirakan sepanjang 7,6 KM menghubungkan Desa Bukit Batu dan Desa Pangkalan Barat, Bengkalis.
“Titik as jembatan adalah titik dari jalan provinsi dan kabupaten. Di bagian jalan provinsi merupakan Desa Bukit Batu sedangkan untuk jalan as kabupaten itu Desa Pangkalan Batang Barat. Kalau dari as jalan provinsi ke kabupaten itu 8,9 KM. Kemudian untuk bentangan jembatannya 7,6 KM,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap pembangunan jembatan ini bisa terlaksana secepatnya. Karena ketika jembatan penghubung pulau Bengkalis ini sudah ada tentu saja dapat memberikan dampak aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang lebih berkembang.
“Yang jelas kita sangat mendukung percepatan proses pembangunan jembatan ini. Kita terus bersinergi dengan Pemprov, semoga ini segera terlaksana. Dengan ada investor China mudah-mudahan ini bisa lebih cepat proses pengerjaannya,” imbuhnya dikutip detak24com dari riauterkini. (*)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











