Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Viral! Keluarga Pasien Ngamuk, RSUD Pekanbaru Tak Miliki Alat Transfusi Darah

Viral! Keluarga Pasien Ngamuk, RSUD Pekanbaru Tak Miliki Alat Transfusi Darah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Keluarga pasien RSUD Arifin Achmad Pekanbaru mengamuk akibat tidak dilayani dengan baik oleh petugas.

Sempat terjadi cekcok mulut antara keluarga pasien dengan oknum petugas yang mengatakan tidak memiliki alat untuk transfusi, di saat pasien membutuhkan untuk segera dilakukan penambahan darah.

Salah seorang kerabat pasien bernama Maria menceritakan, bahwa pasien yang merupakan keluarganya adalah penderita kanker dan tengah membutuhkan transfusi darah.

Awalnya pihak RSUD Arifin Achmad mengatakan bahwa untuk stok darah tidak ada, lalu pihak keluarga pasien mencari donor darah dari anggota Polri hingga masyarakat.

“Setengah jam setelah diminta, kita sebar (info butuh donor darah, red), langsung datang mereka. Semua ramai mau donor darah. Tiba-tiba darahnya dipermainkan sama orang RSUD ini,” kata Maria, Sabtu (29/10/2022).

Lanjutnya, setelah ditanya berulang kali, pihak RSUD Arifin Achmad baru mengaku bahwa stok darah sudah ada. Namun masalahnya alat reagen atau alat pencocokan darah tidak ada, sehingga belum bisa dilakukan transfusi darah.

“Kami cek kenapa reagen tidak ada, katanya reagen menipis sejak 2 hari lalu dan habis siang tadi. Baru akan datang Selasa atau Rabu, tapi itu juga tidak bisa dipastikan,” cakapnya.

“Sementara darah trombosit atau darah putih itu kata PMI akan kedaluwarsa 5 hari. Jadi tentu keluarga bingung, kalau kedaluwarsa nanti ke mana darah mau dicari lagi. Padahal siangnya sudah ditanya, katanya aman dan akan segera diproses,” sambungnya.

Tidak puas dengan jawaban dua oknum petugas bank darah di RSUD Arifin Achmad, sebab tidak ada kepastian, terjadilah cekcok antara keluarga pasien dan oknum petugas.

“Tiba-tiba setelah cekcok baru bilang reagen sudah ada. Lah kok tiba-tiba ada, padahal katanya Selasa atau Rabu baru datang. Ini bukan pertama kali saja, berulang kali sudah keluhan disampaikan sama Dirut sejak awal. Kalau sudah sampai ke Dirut, baru semua masalah dikerjakan,” ungkapnya.

Melihat ada keributan, Direktur RSUD Arifin Achmad, Wan Fajriatul Mammunah langsung menghampiri kerabat dari pasien, dan mendengarkan permasalahan yang terjadi tersebut.

Wan mengaku bahwa permasalahan itu memang kesalahan dari oknum petugas RSUD Arifin Achmad dan ia pun meminta maaf kepada kerabat pasien.

“Kami meminta maaf kepada keluarga pasien, ini memang kesalahan dari petugas kami,” singkatnya.

Padahal, baru-baru ini Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta rumah sakit daerah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

Permintaan itu disampaikan Gubri, mengingat ia masih banyak mendapatkan laporan terkait pelayanan di rumah sakit pemerintah yang belum maksimal. Masih banyak masyarakat yang mengadukan langsung kepadanya.

“Saya masih sering dapat laporan ada pasien-pasien yang belum dilayani dengan baik. Terutama pasien yang tidak memiliki Jaminan Sosial Kesehatan,” tegasnya.

Karena itu, ke depannya Gubri meminta agar rumah sakit pemerintah bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan karena saat ini selain peralatan dan juga kualitas SDM, pelayanan juga menjadi faktor penting di rumah sakit.

“Karena saat ini, banyak rumah sakit di luar negeri yang mengutamakan pelayanan sehingga masyarakat nyaman berobat,” tukasnya.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (18)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • TABRAK TRONTON, Karyawan Indomaret Tewas di Pinggir

      TABRAK TRONTON, Karyawan Indomaret Tewas di Pinggir

      • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      PINGGIR, detak24.com – Seorang karyawan Indomaret tewas mengenaskan usai menabrak ekor tronton di Kecamatan Pinggir, Bengkalis. Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Kaliman Siregar melalui Kanit Lakalantas, Ipda Parulian Harahap, dikutip Senin (23/01/23) membenarkan kecelakaan tersebut. “Insiden tersebut diduga korban lalai dalam mengendarai motor, hingga menyebabkan korban jiwa. Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Duri – Kandis, […]

    • Warga Jalan Anggur Merah Antusias Ikuti Reses Anggota DPRD Bengkalis Nurhasanah 

      Warga Jalan Anggur Merah Antusias Ikuti Reses Anggota DPRD Bengkalis Nurhasanah 

      • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      DURI, detak24.com – Puluhan warga Jalan Anggur Merah, RT 03 RW 06, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau tampak antusias mengikuti kegiatan reses yang dilaksanakan anggota DPRD Bengkalis Hj Nurhasanah LC dari PKS dapil Mandau, Kamis (24/04/25). Ini merupakan reses yang keenam pada periode kedua tahun 2025. Warga menyampaikan berbagai aspirasi untuk kemajuan daerahnya antara lain […]

    • GIBRAN Tanggapi Putusan MK: Aku Ora Ngerti, Saya Nggak Ngikuti!

      GIBRAN Tanggapi Putusan MK: Aku Ora Ngerti, Saya Nggak Ngikuti!

      • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SOLO, Detak24com – Putusan MK menolak uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia capres-cawapres, di tanggapi dingin Walikota Solo Gibran Rakabuming. Gugatan tersebut di ajukan oleh PSI. Ditemui di Balai Kota Solo, Senin (16/10), Gibran mengaku tidak mengikuti sidang putusan MK batas usia capres dan cawapres tersebut. Ia mengaku […]

    • HACKER Ransomware Lockbit 3.0 Ancam Bank BSI, Beri Tenggat 72 Jam untuk Negosiasi

      HACKER Ransomware Lockbit 3.0 Ancam Bank BSI, Beri Tenggat 72 Jam untuk Negosiasi

      • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      KELOMPOK hacker ransomware, Lockbit 3.0 mengeklaim telah menyerang sistem Bank BSI (Syariah Indonesia). Adapun dalam pengakuannya, mereka juga mencuri 1.5 terabyte data, diantaranya berisi informasi pribadi dari 15 juta nasabah dan karyawan bank BSI. Dalam pernyataannya, Ransomware Lockbit juga meminta pihak bank BSI untuk menghubungi para peretas dalam waktu 72 jam untuk menyelesaikan masalah.  Mereka pun mengancam akan merilis semua data di […]

    • Tim Relawan Minang Bersatu. (f : ist)

      Relawan Minang Bersatu Siap Menangkan Pasangan FATONAH di Pilwako Dumai 2024

      • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Pasangan FATONAH (Ferdiansyah-Soeparto Amanah) kian dapat tempat di hati pendukung. Salah satunya Relawan Minang Bersatu yang berazam memenangkan pasangan ini. Mbah Parto calon wakil walikota Dumai bersilaturahmi ke posko Tim Relawan Minang Bersatu di Bumiayu, Ahad (01/09/20). Setibanya di posko yakni ruko milik mendiang Uwo Amris, Tim Relawan Minang Bersatu menyambut dengan […]

    • Anak Mantan Pejabat Dumai Dipenjara Gegara Berbagi Makanan ke Panti Asuhan, Ini Sebabnya

      Anak Mantan Pejabat Dumai Dipenjara Gegara Berbagi Makanan ke Panti Asuhan, Ini Sebabnya

      • calendar_month Senin, 9 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Cewek cantik bernama Astri Septia Neta dipenjara gegara acap berbagi makanan ke panti asuhan. Anak mantan pejabat Dumai itu kini dihadapkan ke persidangan. Dalam persidangan di PN Dumai, terungkap perbuatan yang dilakukan terdakwa, hingga ia terpaksa menjalani hidup dalam penjara, Senin (09/11/24). Pada sidang yang dipimpin hakim Hamdan dengan hakim anggota M […]

    expand_less