KETUA DPRD Bengkalis Resmikan TPA Hj Ainil Mardijah Gazali
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DURI, detak24.com – Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam LC ME Sy, meresmikan TPA Hj Ainil Mardijah Gazali di Jalan Jambon, Kampung Tengah, Kelurahan Pematang Pudu, Mandau, Sabtu (20/01/24) siang.
“Dengan hadirnya TPA (Taman Pendidikan Al Quran) Hj Ainil Mardijah Gazali ini akan semakin banyak anak-anak yang bisa belajar dan membaca Al Quran, khususnya di sekitar Pematang Pudu,” ujar Khairul Umam.
Dijelaskan Khairul Umam, bahwa keberadaan Taman Pendidikan Al Qur’an memang perlu diperbanyak agar anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar Al Qur’an sejak usia dini.
“Kita memberikan dukungan kepada setiap lembaga atau yayasan yang memiliki komitmen dan keinginan untuk membangun sekolah agama seperti TPA. Langkah yang diambil Yayasan Muhammad Nasir Bawafi St Rajo Mudo membangun TPA di Kecamatan Mandau, perlu diapresiasi dan didukung,” paparnya.

Pada saat peresmian tersebut turut hadir Ketua LAMR Kecamatan Mandau Datuk Haji Revolaysa SH, anggota DPRD Riau Hj Mira Roza, tokoh masyarakat Buyung Nahar yang akrab disapa SBY dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Mayjen TNI (Purn) M Fuad Basya Dt Tunaro selaku Pembina Yayasan HM Nasir Bawavi St Rajo Mudo menjelaskan, bahwa TPA Hj Ainil Mardijah Gazali dibangun di atas tanah yang dihibahkan oleh HM Nasir Bawavi St Rajo Mudo
“Saat ini kita sudah menyiapkan 6 ruangan untuk belajar murid. Bangunan dibuat untuk lantai 3. Jadi sementara ini kita sudah punya sekitar 80 murid,” ujar Fuad Basya.
Sebelum bangunan TPA Hj Ainil Mardijah Gazali ini dibangun, puluhan murid tersebut belajar di rumah yang cukup terbatas di Kampung Tengah, tidak jauh dari lokasi bangunan TPA tersebut sejak tahun 2018.
“Supaya TPA ini bisa dikelola dengan baik dan profesional makanya kita mendirikan yayasan. Di bawah yayasan inilah murid-murid kita didik dengan guru-guru yang berkualitas. Sehingga diharapkan mereka tidak hanya pandai membaca Al Qur’an, akan tetapi memiliki akhlak yang mulia, bisa mengamalkan ajaran yang terkandung dalam Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Fuad Basya, mantan Kapuspen TNI tahun 2014 silam.
Tak hanya sebatas TPA, Fuad Basya memiliki keinginan nantinya, Yayasan HM Nasir Bawavi St Rajo Mudo akan membangun sekolah formal mulai dari tingkat TK, SD dan seterusnya.
“Nanti dipersiapkan sebagai sekolah unggulan seperti Sekolah Nusantara di Magelang yang berbasis agama. Selain memberikan pendidikan formal, anak-anak akan dibekali pendidikan agama, agar mereka kelak menjadi orang-orang cerdas yang beriman, berakhlak. Sehingga bangsa ini selamat dari perbuatan tercela yang merusak moral,” ungkapnya.
Jenderal TNI (Purn) M Fuad Basya Dt Tunaro diketahui pernah bersekolah di SMP Negeri Mandau (SMP Senk) tahun 1972. Dia dengan Buyung Nahar, pemilik Los SBY merupakan sama-sama alumni SMP Senk.(*/berita)
Editor : Yus Sikumbang
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com
- Penulis: Yusrizal Sikumbang












Saat ini belum ada komentar