Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » VIRAL Video Guru Hina Siswa dalam Kelas karena Anak Petani

VIRAL Video Guru Hina Siswa dalam Kelas karena Anak Petani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

VIDEO seorang guru menghina siswa di ruang kelas hanya karena orangtuanya berprofesi sebagai petani jadi viral. Kejadian itu diduga terjadi di SMAN 3 Takalar Sulawesi Selatan.

Para siswa yang mendengar kata-kata penghinaan tersebut pun emosi, hingga nyaris mengeroyok gurunya. Video hinaan yang direkam siswa itu kini viral di media sosial. Rekaman video memperlihatkan aksi guru ini terjadi pada Kamis (05/10/23) saat para siswa menggelar kegiatan diskusi di ruang kelas.

Klarifikasi kepala sekolah, kejadian bermula saat guru PPKN inisial Ju menggelar diskusi di ruangan kelas XII. Lalu dia memanggil siswa bernama Rahmatullah untuk menjawab pertanyaan teman kelasnya.

Namun, bukannya melanjutkan diskusi, Jufri justru menanyakan pekerjaan dan menghina profesi orangtua Rahmatullah. Kepala sekolah sudah memanggil sang guru untuk dimintai keterangan. “Ah cuma petani,” tutur sang guru dengan bahasa daerah dalam potongan video.

“Lho kenapa petani memangnya pak? Yang penting petani itu pekerjaan halal. Jangan bawa-bawa petani” kata salah satu siswa lain membela.

Guru tersebut mengelak. Para siswa satu persatu ke depan meluapkan kemarahan kepada guru tersebut. Kasus ini sudah mendapatkan perhatian sekolah.

Adapun salah satu akun yang membagikan video itu adalah akun Instagram @terangmedia. Dalam keterangan unggahan itu disebut bahwa insiden itu terjadi di salah satu SMAN di Takalar, Sulawesi Selatan.

“Beredar video di beberapa group whatsapp di Kabupaten Takalar memperlihatkan seorang guru membully salah satu siswanya dikarenakan hanya seorang anak petani,” isi narasi dalam keterangan unggahan itu.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat seorang guru sedang terlibat dalam sebuah perdebatan dengan seorang siswa laki-laki di depan seluruh kelas. Momen perdebatan antara guru dan siswa tersebut terekam oleh seorang siswi yang merupakan teman sekelas dari siswa tersebut.

Siswi yang mengambil video tersebut terdengar memberikan dukungan kepada teman sekelasnya dan mengecam tindakan guru yang membully temannya hanya karena orangtua siswa tersebut bekerja sebagai petani. “Astagfirullah, petani pekerjaan tonji pak. Yang penting tawwa halal ji,” kata siswi perekam video.

Tidak lama kemudian, suasana di dalam kelas menjadi kacau, setelah beberapa teman sekelas dari siswa tersebut maju ke depan kelas. Mendekati guru yang telah menggunakan kata-kata merendahkan terhadap profesi orangtua teman mereka yang bekerja sebagai petani.

Para siswa tersebut jelas menunjukkan ketidaksetujuan terhadap tindakan guru yang membully teman mereka dengan cara yang merendahkan pekerjaan orangtua mereka yang bekerja sebagai petani.

Mereka mengeluarkan protes keras dan mengungkapkan ketidaksenangan mereka dengan kata-kata guru itu. “Pak, jangan bawa-bawa petani, mentang-mentangki guru di situ,” ucap perekam video itu.

Diketahui, bullying yang dilakukan oleh seorang guru tersebut terjadi di SMAN 3 Takalar. Dalam keterangan unggahan itu disebutkan bahwa guru tersebut sudah minta maaf dan menyesali perbuatannya. Meski demikian, tindakan guru tersebut mendapat kecaman dari warganet dikutip dari CAKAPLAH. ***

Editor : Kar

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENTING Bagi Pemudik, Agar Tak Macet Hindari Puncak Arus Balik 2023

    PENTING Bagi Pemudik, Agar Tak Macet Hindari Puncak Arus Balik 2023

    • calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24com – Pemudik yang hendak kembali dari kampung halamannya, disarankan untuk menghindari puncak arus balik 2023. Menurut PT Jasa Marga (Persero), puncak arus balik 2023 akan terjadi pada 24 – 25 April 2023. Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek pada H+1 sampai dengan H+7 di empat gerbang tol (GT) Barrier/Utama, […]

  • 15 Kg Sabu Asal Malaysia Masuk Bengkalis, Polisi Tangkap Tiga Anggota Sindikat

    15 Kg Sabu Asal Malaysia Masuk Bengkalis, Polisi Tangkap Tiga Anggota Sindikat

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Polres Bengkalis Riau menggagalkan penyeludupan sabu sebanyak 15 kg yang dikirim dari Malaysia. Selain itu, petugas berhasil menangkap tiga orang pelaku anggota sindikat sebagai kurir. Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro, Jumat (18/08/23) mengungkapkan, bahwa ketiga pelaku yang terlibat dalam penyeludupan ini telah berhasil ditangkap oleh tim gabungan Satresnarkoba Polres Bengkalis dan […]

  • KEJAGUNG Tahan Menkominfo Johnny G Plate, Kasus Korupsi Proyek BTS Rp 8 Triliun

    KEJAGUNG Tahan Menkominfo Johnny G Plate, Kasus Korupsi Proyek BTS Rp 8 Triliun

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menkominfo Johnny G Plate resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung). Johnny jadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS Rp 8 triliun, Rabu (17/05/23). Plate di gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2023), memakai rompi tahanan Kejagung warna pink. Menkominfo Johnny G Plate ditahan dan dibawa ke mobil tahanan setelah diperiksa oleh penyidik. Dikutip detik.com, […]

  • Gaji Puluhan Mantan Karyawan PT SMI Belum Dibayarkan

    Gaji Puluhan Mantan Karyawan PT SMI Belum Dibayarkan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Puluhan karyawan PT Sentra Multikarya Insfrastruktur (PT SMI) masih belum menerima gajinya sampai kontrak pekerjaan Rumah Dinas Perusahaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) berakhir, pada September 2024 lalu.  Hal ini telah menyebabkan kesulitan dan kerugian bagi karyawan yang terlibat dalam proyek tersebut, lantaran hak-hak mereka belum dibayarkan perusahaan yang berdomisili di Kota Bandung, […]

  • Gempa 6 MG Guncang Afghanistan, Ratusan Nyawa Melayang

    Gempa 6 MG Guncang Afghanistan, Ratusan Nyawa Melayang

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    AFGHANISTAN, detak24com – Setidaknya 250 orang tewas dan 500 lainnya terluka imbas gempa dahsyat 6.0 magnitudo mengguncang Afghanistan pada Ahad (31/08/25) pukul 23.47 waktu setempat. Juru bicara pemerintahan sementara Taliban Afghanistan, Zabihullah Mujahid mengatakan gempa itu telah menyebabkan banyak nyawa melayang dan kerusakan properti di sejumlah wilayah. Saat ini, tim terus melakukan operasi penyelamatan. “Pejabat […]

  • KM Ancam Pakai Pisau-Yosua Kaget Disuruh Jongkok,10 Kesaksian RR di Kasus Sambo

    KM Ancam Pakai Pisau-Yosua Kaget Disuruh Jongkok,10 Kesaksian RR di Kasus Sambo

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Jakarta, detak24.com – Satu per satu pelaku drama pembunuhan Yosua keluar dari skenario Ferdy Sambo. Setelah Bharada E yang akhirnya menjadi justice collaborator, kini giliran Bripka Ricky Rizal. Sempat mengikuti skenario Ferdy Sambo, kini Bripka Ricky membagikan beberapa kesaksian terbaru melalui pengacaranya, yaitu Erman Umar. Berikut 10 kesaksian RR terkait peristiwa di Magelang dan Duren Tiga: […]

expand_less