Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » PASCA Link Video Syur Rebecca Klopper Viral, Risiko Merekam Aktivitas Intim!

PASCA Link Video Syur Rebecca Klopper Viral, Risiko Merekam Aktivitas Intim!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AKTRIS Rebecca Klopper kembali menjadi buah bibir setelah link video syur Rebecca Klopper berdurasi 11 dan 4 menit viral dunia maya.

Dalam video tersebut ada sosok perempuan yang mirip Rebecca Klopper tengah bermesraan dengan seorang pria. Ini merupakan kali kedua Rebecca Klopper tersandung kasus video syur.

Selain dari wajah, warganet juga meyakini bahwa perempuan dalam video itu adalah Rebbeca Klopper, karena tindik pada pusar dan tanda di bagian tubuhnya. “Kayaknya sih iya, soalnya tahi lalatnya sama,” ujar warganet di Instagram.

Risiko Merekam Kegiatan Intim

Terlepas dari video tersebut Rebecca Klopper atau bukan, tapi masyarakat bisa ambil pelajaran bahwa  merekam kegiatan seks bukanlah ide yang bijak.

Menurut psikolog sekaligus terapis seks, Lori Lawrenz risiko hal tersebut salah satunya bisa mencederai privasi. Konten seks yang sudah diabadikan atau dibagikan ke pasangan bukan tidak mungkin untuk disebarluaskan. Mulanya, ke beberapa orang, semakin lama semakin menyebar ke masyarakat luas.

“Bahayanya, bahwa satu atau lebih orang akan berbagi gambar dan pesan suara, teks, atau video tanpa izin pengirimnya,” kata Lawrenz mengutip Medical News Today, Sabtu (09/09/23).

Hal senada juga disampaikan oleh pakar hubungan lainnya.”Bukan ide yang baik untuk mengeluarkan kamera, lalu merekam adegan intim bersama pasangan yang baru atau seseorang yang belum dipercayai sepenuhnya,” kata pakar hubungan dari LoveHoney, Annabelle Knight ke laman Metro.

“Jika sudah direkam, mudah untuk membagikannya. Maka jika memang ingin melakukan hal tersebut, lakukan dengan orang yang dipercaya,” saran Annabelle. (liputan6)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APRIZAL SINTONG : Evaluasi Penerima BLT Rohil, Banyak Tak Tepat Sasaran!

    APRIZAL SINTONG : Evaluasi Penerima BLT Rohil, Banyak Tak Tepat Sasaran!

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    ROHIL, detak24.com – Bupati Rohil, Afrizal Sintong membuka workshop peningkatan kemampuan potensi pekerja sosial masyarakat (PSM), Kamis (29/12/22).  Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan pasca penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT), banyak sekali laporan dari masyarakat bahwa penerimanya tidak tepat sasaran. “Saya sengaja hadir di workshop ini karena banyak laporan, banyak warga yang betul-betul hidup susah tapi […]

  • Mantan Kades Kasang Mungkal Rohul Gasak Duit ADD Rp 1 Miliar Lebih 

    Mantan Kades Kasang Mungkal Rohul Gasak Duit ADD Rp 1 Miliar Lebih 

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Polres Rohul menetapkan mantan Kades Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darusalam, RY sebagai tersangka korupsi ADD TA 2017 hingga 2021.  Tersangka diduga telah melakukan manipulasi laporan keuangan dan mencairkan dana untuk kegiatan fiktif, sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1.050.367.714. Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, menjelaskan bahwa total anggaran APBDES yang dikelola […]

  • SELAIN Ahli Korupsi, Mantan Kepala BPN Riau Ternyata Jago Bohong

    SELAIN Ahli Korupsi, Mantan Kepala BPN Riau Ternyata Jago Bohong

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau, Muhammad Syahrir membeli tanah seharga Rp 1 miliar di Kota Palembang. Namun di akte jual beli (AJB) tertulis objek tersebut hanya seharga Rp 486 juta. Hal itu terungkap dalam persidangan lanjutan perkara suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pengurusan izin Hak Guna […]

  • Kapal Patroli Telkom Hilang di Perairan Rohil Riau, ABK 3 Orang

    Kapal Patroli Telkom Hilang di Perairan Rohil Riau, ABK 3 Orang

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Rokanhilir, detak24.com – Sebuah kapal motor untuk patroli kabel bawah laut PT {Persero) Telkom bermuatan tiga orang, dilaporkan hilang kontak di perairan Panipahan, Rokanhilir (Rohil), Riau. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/05/22) sekira pukul 20.00 WIB malam. Diketahui, kapal motor itu mengangkut 3 orang dengan tujuan melakukan patroli pengawasan kabel bawah laut di wilayah perairan […]

  • Parahnya KKN di Indonesia, Jaksa Agung: Tak Ada Wilayah Bebas Korupsi!

    Parahnya KKN di Indonesia, Jaksa Agung: Tak Ada Wilayah Bebas Korupsi!

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA , detak24com – Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin memerintahkan seluruh jajaran Korps Adhyaksa terus membongkar kasus korupsi di wilayah kerja masing-masing. Dikutip Sabtu (08/02/25), dia mengingatkan para pimpinan kejaksaan tidak terlena jika tidak menemukan kasus korupsi di wilayahnya. Menurutnya, hal itu bisa menjadi pertanda bahwa kejaksaan belum mampu mengungkap aksi korupsi yang terjadi. “Ditulis di […]

  • Korupsi Konten Video, Jaksa Tahan Kadis Kominfotiksan Pekanbaru 

    Korupsi Konten Video, Jaksa Tahan Kadis Kominfotiksan Pekanbaru 

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Jaksa tahan Kadis Kominfotiksan Pekanbaru, Raja Hendra Saputra, koruptor Pengelola Konten dan Perencanaan Media Komunikasi Publik, Kamis (09/01/25). Dalam kasus korupsi TA 2023 tersebut negara dirugikan Rp 972 juta. Dimana, proses pembuatan video seharusnya menggunakan peralatan canggih, justru hanya menggunakan perangkat seadanya seperti ponsel. Selain Raja Hendra, dua tersangka lainnya yang turut […]

expand_less