Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KISRUH BUPATI MERANTI, Pemprov Riau Tantang Pemkab Buka Data Bankeu

KISRUH BUPATI MERANTI, Pemprov Riau Tantang Pemkab Buka Data Bankeu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI detak24.com – Pemkab Kepulauan Meranti diminta jangan menutup-nutupi bantuan keuangan (Bankeu) yang dikucurkan Pemprov

Cukup banyak bantuan keuangan yang telah dikucurkan Pemprov Riau kepada kabupaten termuda di Riau itu. Namun bantuan tersebut dianggap terlalu sedikit oleh Pemkab Kepulauan Meranti.

“Iya, Pemkab Meranti jangan menutup mata dari bantuan-bantuan yang telah diberikan oleh Pemprov Riau melalui APBD Provinsi Riau,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Erisman Yahya, Senin (14/11/22).

Erisman menegaskan, Pemprov Riau telah banyak memberikan bantuan ke Pemkab Kepulauan Meranti. Dimana bantuan tidak hanya Bantuan Keuangan Khusus (BKK), tapi banyak lagi bantuan-bantuan yang dikucurkan ke Pemkab Kepulauan Meranti.

“Jadi kalau bicara apa yang diterima oleh Meranti dari Pemprov Riau tidak hanya BKK, tapi banyak lagi. Bappedalitbang Riau sudah sampaikan bahwa untuk tahun 2022 saja lebih dari Rp130 miliar bantuan Pemprov Riau ke Pemkab Kepulauan Meranti,” tegasnya. 

Bahkan, Erisman mempersilahkan Pemkab Kepulauan Meranti buka data di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) Riau.

“Kalau mereka mau buka-bukaan data, silahkan datang ke Bappedalitbang Provinsi Riau dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau. Karena tidak ada gunanya berpolemik di media (saling adu argumen),” ujarnya.

“Kalau Pemkab Meranti memang punya niat baik, datang saja, Pemprov Riau sangat terbuka dan transparan. Lebih baik kita bersinergi, karena tak ada gunanya bertelagah yang tak ada manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti,” tukasnya. 

Sebelumnya, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Kepulauan Meranti Afrinal Yusran kembali memberikan klarifikasi terkait pernyataan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Riau Erisman Yahya yang mengatakan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau yang disalurkan ke Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar Rp22.186.552.000.

Yusran mengaku angka yang disebutkan itu tidak sesuai data. Menurutnya berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts. 1651./II/2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Nomor: Kpts. 2/1/2022 tentang Penetapan Alokasi Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Provinsi Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2022 yang ditandatangani Gubernur Syamsuar tertanggal 2 November 2022, tertera jelas alokasi untuk Meranti sebesar Rp3.860.000.000.

Dengan rincian sebagaimana tertuang pada lampiran II.A, untuk Gaji Guru Bantu sebesar Rp1.560.000.000. (Rp.2.000.000,- x 12 Bulan x 65 orang).

Kemudian pada lampiran II.B, bantuan untuk kecamatan sebesar Rp. 900.000.000. (Rp.100.000.000,- x 9 Kecamatan).

Sedangkan pada lampiran II.C, bantuan untuk rumah layak huni sebesar Rp. 1.400.000.000. (Rp.70.000.000,- x 20 Rumah).

“Bisa dihitung dengan jelas total Bankeu Provinsi Riau tahun 2022 yang masuk ke kas daerah hanya Rp 3.860.000.000. Dari mana datangnya angka yang disebutkan Kadis Kominfotik Riau itu,” tanya Yusran, Ahad (13/11/2022) di Selatpanjang.

Dikatakannya lagi, perlu dibedakan antara Bankeu yang ditransfer langsung ke kas kabupaten dengan kegiatan di masing-masing OPD Pemprov Riau. Seperti bantuan BPJS, keluarga miskin, infrastruktur dan sebagainya.

“Kalau yang masuk ke APBD Meranti itu hanya Rp3,8 miliar saja. Jadi harus dibedakan mana Bankeu dan mana kegiatan provinsi atau alokasi dana pembangunan. Kita pun maklum, mungkin Erisman baru menjabat, atau karena disodorkan dari berbagai data gabungan,” terangnya.

Lebih jauh disebutkan Yusran, data yang dijelaskannya bersumber dari data Bappedalitbang dan BPKAD Meranti dan berdasarkan keputusan yang ditandatangani oleh Syamsuar selaku Gubernur Riau.

“Data itu jelas valid karena yang mengeluarkannya Pemprov Riau dan dibagikan ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Riau. Makanya kita bingung, Kadis Kominfotik Riau itu bicara pakai data yang mana,” sebutnya.

Dia meneruskan, berdasarkan keputusan itu juga Bankeu Provinsi Riau juga disalurkan untuk pelaksanaan MTQ Riau di Rokan Hilir sebesar Rp7.500.000.000 dan bantuan untuk Porprov Riau di Kuansing sebesar Rp15.000.000.000.

Bahkan pada lampiran II.F ada Bankeu pengadaan alat Antropometri sebesar Rp. 12.779.720.465, untuk 8 kabupaten/kota. Yakni Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hulu, Kampar, Kuansing, Pelalawan dan Rokan Hulu serta Kota Dumai dan Pekanbaru.

Diketahui saat ini APBD Provinsi Riau hampir mencapai Rp10 triliun atau tepatnya Rp9.8 triliun. Data itu didapat dari pernyataan Sekda Provinsi Riau SF Hariyanto sebagaimana dirilis sejumlah media, Jumat (11/11/2022) lalu.

Yusran melanjutkan, semenjak dilantik sebagai Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil langsung menjalin komunikasi dengan Gubernur Riau di kediamannya. Kemudian pertemuan dilanjutkan saat Masrul Kasmy menjabat sebagai Plt. Sekda Riau di tahun 2021. Upaya itu terus dilakukan berulang kali dengan mengharapkan ada alokasi anggaran yang lebih untuk Meranti sebagai kabupaten termuda dan termiskin di Riau.

“Apalagi sesuai data BPS, tingkat kemiskinan di Meranti mencapai 25,86 persen sejak pandemi Covid-19. Ini jelas salah satu indikator yang harus dipertimbangkan Pemprov Riau dalam pembagian anggaran,” ujarnya.

“Sekali lagi kami tegaskan Pak Gubri adalah milik masyarakat Riau dan tidak ada masalah pribadi antara Pak Bupati Meranti dan Pak Gubernur Riau. Ini murni bentuk protes dalam pembagian anggaran,” pungkasnya.***

Sumber : CAKAPLAH.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (16)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • VIRAL Pelalawan : Kadis PUPR Kabupaten Pelalawan Tinggalkan Keluarga Demi Pelakor

      VIRAL Pelalawan : Kadis PUPR Kabupaten Pelalawan Tinggalkan Keluarga Demi Pelakor

      • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Jajaran Pemerintah di Kabupaten Pelalawan dihebohkan dengan sebuah video pernyataan seorang gadis remaja yang curhat ditelantarkan ayahnya. Dalam video yang viral itu, sang gadis menyatakan ayahnya menjabat sebagai Kepala Dinas di Kabupaten Pelalawan, dan mengaku ayahnya menelantarkannya demi wanita selingkuhan (pelakor). Dilansir detik.com, gadis itu diduga merupakan anak Kadis PUPR Kabupaten Pelalawan, […]

    • Terpergok Jemaah, Maling Kotak Infak Masjid Digelandang ke Kantor Polisi 

      Terpergok Jemaah, Maling Kotak Infak Masjid Digelandang ke Kantor Polisi 

      • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Dua orang maling kotak infak di Rimba Sekampung Dumai digelandang ke kantor polisi. Aksi pelaku terpergok jemaah masjid serta terekam kamera CCTV. Awalnya yang beraksi seorang pria diduga Warga Kelurahan Tanjung Palas, Dumai Timur Kota Dumai diringkus warga dan Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung setelah kedapatan mencuri uang dari kotak infak Masjid Hidayatul Awam […]

    • Diduga Bocorkan OTT KPK, Asintel dan Aspidsus Kejati Riau Dimutasi 

      Diduga Bocorkan OTT KPK, Asintel dan Aspidsus Kejati Riau Dimutasi 

      • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Mutasi Asintel dan Aspidsus Kejati Riau jadi pertanyaan, karena belum genap 6 bulan menjabat. Beredar isu gegara keduanya bocorkan OTT KPK di Pekanbaru. Informasi dirangkum, Kamis (26/12/24), Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Zulfikar Nasution, dan Asisten Intelijen (Asintel) Muhamat Fahrorozi ‘dicopot’ dari jabatannya. Keduanya dimutasi ke Kejaksaan Agung RI. […]

    • ‘TIGO Tungku Sajarangan’, Keluarga Besar IKMR-IWMR-IPMR Mandau Gelar Silaturahmi Bersama 

      ‘TIGO Tungku Sajarangan’, Keluarga Besar IKMR-IWMR-IPMR Mandau Gelar Silaturahmi Bersama 

      • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 15Komentar

      DURI, detak24.com – Tiga organisasi perantauan Minang, Keluarga Besar IKMR, IWMR dan IPMR Kecamatan Mandau menggelar silaturahmi bersama di Sekber Lantai II Anugrah Auto, Jalan Hangtuah, Duri, Selasa (13/06/23) siang. Silaturahmi ini dilaksanakan untuk memperkuat ukhuwah Islamiah antar sesama warga Minang yang berada di bawah naungan Keluarga Besar IKMR, IWMR dan IPMR Kecamatan Mandau.  “Tiga […]

    • Bikin Paspor Identitas Palsu, PN Pekanbaru Vonis WNA Singapura 6 Bulan Penjara 

      Bikin Paspor Identitas Palsu, PN Pekanbaru Vonis WNA Singapura 6 Bulan Penjara 

      • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – WNA Singapura Chan Chee Keen Kenneth alias Ken Chaniago divonis 6 bulan penjara karena memalsukan identitas untuk membuat paspor Indonesia. Majelis hakim PN Pekanbaru menyatakan Ken Chaniago bersalah melanggar Pasal 126 huruf C Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian “Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Chan Chee Keen Kenneth alias […]

    • Semarak HUT RI, Ribuan Warga Merbau Ramaikan Jalan Santai OPP Teluk Belitung

      Semarak HUT RI, Ribuan Warga Merbau Ramaikan Jalan Santai OPP Teluk Belitung

      • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      MERANTI, detak24com – Sempena HUT RI ke-79, Organisasi Peduli Pemuda (OPP) Kelurahan Teluk Belitung, Merbau menggelar jalan santai kegiatan bertajuk ‘Kampung Merdeka’, Sabtu (24/08/24) pagi. Kegiatan Kampung Merdeka yang diadakan meliputi perlombaan gapura yang diikuti oleh delapan peserta Kelurahan Teluk Belitung, serta jalan santai yang diikuti oleh sekitar 3.000 masyarakat se Kecamatan Merbau. Jalan santai […]

    expand_less