Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Viral Pekanbaru, Netizen: Bagi RSUD Nyawa Pasien hanya Sebuah Kaleng Bekas

Berita Viral Pekanbaru, Netizen: Bagi RSUD Nyawa Pasien hanya Sebuah Kaleng Bekas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KASUS keluarga pasien marah-marah kepada pihak RSUD Arifin Achmad akibat pelayanan buruk, dapat sorotan dari masyarakat. Khususnya dari netizen di Kota Pekanbaru.

Kebanyakan netizen menilai bahwa hal tersebut sudah biasa terjadi di Rumah Sakit milik pemerintah. Dan menganggap pelayanan di Rumah Sakit Swasta jauh lebih baik. 

Selain itu netizen juga menganggap RSUD Arifin Achmad dari dulu suka mempersulit pasien.

Tak hanya itu saja, netizen bahkan sudah tidak kaget atas kasus seperti itu dan menilai pihak Rumah Sakit menganggap nyawa manusia adalah hanya sebuah kaleng bekas.

Hal ini terlihat dari komentar-komentar netizen di Instagram @cakaplah. Dari postingan yang diupload, baru beberapa jam postingan tersebut sudah disukai oleh ratusan netizen. Selain itu, postingan tersebut juga sudah mendapat komentar dari puluhan akun. 

Seperti disampaikan oleh akun @kiki_handaya**** gak heran, makanya mending aku ke rumah sakit swasta yang melayani BPJS. Bahkan rumah sakit swasta melayani dengan baik pasien BPJS dibandingkan rumah sakit umum daerah sendiri

@anugerahpekan**** Wah kalau masalah itu sih sudah gak kaget lagi, nyawa bagi mereka hanya sebuah kaleng bekas

@riswandisk**** emang selalu begitu RSUD tuh, apalagi cara melayani pasien pake BPJS, kamar kosong dibilang penuh 

@ridzuandi.ridzu**** itu hanya salah satu contoh bobroknya layanan RSUD, masih banyak kejadian yang tak terekspos karena keluarga pasien tak berani atau malas bicara

@tis**** gak heran lah, pecatlah kalau berani jangan cuma berani negur. Kenapa? Titipan atasan oknum tu? Kalo berobat BPJS digertak-gertak, disuruh nunggu dari pagi sampai sore bahkan sampai mau malam. Dahlah jorok, gak jujur, gak ada yang ramah, kalau target ente orang kaya ubah aja jadi swasta. Heran, ke rumah sakit mau sembuh malah jadi tambah sakit. Mending awal Bros Sudirman lebih jelas, kaya miskin sama aja pelayanan. Pecat aja karyawan kurang ajar kayak gitu, Pekanbaru masih banyak yang niat kerja tapi sulit dapat kerja. Masih banyak orang jujur di dunia ini, jangan yang busuk juga masih kalian tampung. Ibarat pepatah, jangan berak di piring nasi kau sendiri

Selain itu, masih ada banyak lagi komentar netizen yang menyatakan bahwa pelayanan RSUD Arifin Achmad tidak bagus dan sudah terjadi sejak lama. Bahkan ada yang menyebut, sudah menjadi rahasia umum jika RSUD Arifin Achmad sukanya mempersulit pasien.

Diberitakan sebelumnya, keluarga pasien yang tengah berobat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru marah-marah akibat merasa tidak dilayani dengan baik oleh petugas di rumah sakit pemerintah ini.

Sempat terjadi cekcok mulut antara keluarga pasien dengan oknum petugas yang mengatakan tidak memiliki alat untuk transfusi darah di saat pasien membutuhkan untuk segera dilakukan transfusi darah.

Melihat ada keributan, Direktur RSUD Arifin Achmad, Wan Fajriatul Mammunah langsung menghampiri kerabat dari pasien, dan mendengarkan permasalahan yang terjadi tersebut.

Wan mengaku bahwa permasalahan itu memang kesalahan dari oknum petugas RSUD Arifin Achmad dan ia pun meminta maaf kepada kerabat pasien.

“Kami meminta maaf kepada keluarga pasien, ini memang kesalahan dari petugas kami,” singkatnya.

Padahal, baru-baru ini Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta rumah sakit daerah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

Permintaan itu disampaikan Gubri, mengingat ia masih banyak mendapatkan laporan terkait pelayanan di rumah sakit pemerintah yang belum maksimal. Masih banyak masyarakat yang mengadukan langsung kepadanya.

“Saya masih sering dapat laporan ada pasien-pasien yang belum dilayani dengan baik. Terutama pasien yang tidak memiliki Jaminan Sosial Kesehatan,” tegasnya.

Karena itu, ke depannya Gubri meminta agar rumah sakit pemerintah bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan karena saat ini selain peralatan dan juga kualitas SDM, pelayanan juga menjadi faktor penting di rumah sakit.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (18)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Ular piton masuk di kloset SDN 13 Pekanbaru. F : IST

      NGERI! Ular Piton Sepaha Orang Dewasa Masuk Kloset SD Pekanbaru

      • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Viral di media sosial seekor ular piton berukuran besar muncul dari dalam kloset SDN 13 Pekanbaru. Ular itu diperkirakan berukuran panjang 2,5 meter. “Penampakan ular sanca sepanjang 2,5 meter di dalam kloset SDN 13 Pekanbaru Jalan Cempaka. Ular berhasil dievakuasi abg-abg Damkar,” tulis akun medsos intagram @kabarpekanbaru. Dalam foto video, terlihat ular […]

    • Beraksi Saat Pacu Jalur, Pelaku Hipnotis Diburu Sampai ke Pariaman 

      Beraksi Saat Pacu Jalur, Pelaku Hipnotis Diburu Sampai ke Pariaman 

      • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KUANSING, detak24com – Reskrim Polres Kuansing mengungkap kasus hipnotis saat pacu jalur berlangsung. Tak butuh waktu, pelaku terciduk di wilayah Kiliran Jao dan Pariaman. lama hanya dalam hitungan jam mereka berhasil menemukan keberadaan pelaku. Hanya berbekal alat bukti rekaman CCTV dan kendaraan yang digunakan pelaku, Tim Resmob Reskrim Polres Kuansing bisa menemukan titik persembunyian pelaku […]

    • Gasak Aset PT PHR, Dua Warga Duri Diangkut Polisi

      Gasak Aset PT PHR, Dua Warga Duri Diangkut Polisi

      • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DURI, detak24com – AS (37), warga Kelurahan Air Jamban dan AHH (42) alamat Desa Boncah Mahang, Duri diringkus polisi gegara maling pipa PT PHR. Informasi dirangkum, Selasa (16/07/24), keduanya tak berkutik ketika diamankan Tim Satreskrim Polres Bengkalis, Ahad (14/07/24). Mereka diduga pelaku tindak pidana pencurian dan penadah pipa besi milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) […]

    • EMPAT Kali Masuk Penjara Tak Bikin Jera, Residivis Gasak Ruko di Sudirman Pekanbaru

      EMPAT Kali Masuk Penjara Tak Bikin Jera, Residivis Gasak Ruko di Sudirman Pekanbaru

      • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Baru keluar penjara, residivis berinisial DS (34) kembali ditangkap polisi lantaran membongkar ruko di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (28/02/24) dini hari. Pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang baru keluar penjara pada Agustus 2023 lalu. Ternyata, pelaku sudah 4 kali keluar masuk penjara atas tindakan kejahatan yang diperbuatnya. Kapolsek Senapelan Kompol Noak […]

    • Saat Bikin Paspor, Imigrasi Dumai Tahan Dua WNA Thailand

      Saat Bikin Paspor, Imigrasi Dumai Tahan Dua WNA Thailand

      • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Imigrasi Dumai menahan dua warga Thailand. Mereka ketahuan sebagai WNA saat membuat paspor di kantor tersebut. Jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, beserta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, dan Direktorat Jenderal Imigrasi menyelenggarakan konferensi pers terkait penanganan dugaan tindak pidana Keimigrasian yang dilakukan oleh dua orang Warga Negara Asing berkebangsaan Thailand, Kamis […]

    • Pesawat Delay, Penumpang Air Jet Jakarta-Pekanbaru Terkurung Dua Jam Dalam Kabin 

      Pesawat Delay, Penumpang Air Jet Jakarta-Pekanbaru Terkurung Dua Jam Dalam Kabin 

      • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Penumpang pesawat Super Air Jet rute Jakarta-Pekanbaru terkurung selama dua jam dalam kabin pesawat, Kamis (26/12/24) malam Jumat. Sejumlah penumpang Super Air Jet mengeluhkan perlakuan maskapai yang dinilai tidak profesional saat penerbangan dari Jakarta menuju Pekanbaru,  Penumpang mengaku dikurung dalam kabin pesawat selama dua jam akibat keterlambatan tanpa diberikan kompensasi atau solusi […]

    expand_less