Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » Warga Menggala Sakti Dihantui Limbah PHR, Karet dan Sawit Bermatian 

Warga Menggala Sakti Dihantui Limbah PHR, Karet dan Sawit Bermatian 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROKANHILIR, detak24.com – Pencemaran limbah PT PHR telah menghantui warga Kepenghuluan Menggala Sakti, Rohil dan sekitarnya. Peristiwa ini acap terjadi, menyebabkan karet dan sawit sebagai mata pencaharian pokok masyarakat bermatian.

Dugaan pencemaran air Sungai Tanjung Katung di Kampung Menggala Sakti, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, yang berada di wilayah operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) hingga kini masih menjadi sorotan publik.

Baca juga : Limbah PHR Cemari Sungai di Menggala Sakti : Ikan Mati, Warga Tak Bisa Gunakan Air

Air sungai yang berubah warna menjadi hitam dan diduga tercemar limbah minyak itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat setempat dikuatirkan merusak ekosistem lingkungan dalam jangka waktu panjang.

Kepada media, Penghulu Menggala Sakti, Muslim membenarkan, bahwa pihaknya turut mendampingi tim dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang turun ke lokasi pada Sabtu (25/10/25).

“Tadi kita bersama dan melihat langsung tim dari PHR mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium,” ujar Muslim melalui pesan WhatsApp.

Namun, saat ditanya apakah ada pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang turut hadir dalam pengambilan sampel tersebut, Muslim mengaku tidak ada. “Dinas Lingkungan Hidup tidak ada turun, tapi orang dari Polres ada di lokasi,” jelasnya.

Muslim menambahkan, hingga kini belum diketahui secara pasti berapa banyak warga yang terdampak akibat dugaan pencemaran itu.

“Kejadiannya baru dua hari. Baru satu warga yang mengaku punya lahan di sekitar lokasi limbah. Biasanya ketahuan setelah beberapa waktu, misalnya tanaman sawit atau karet mati,” terangnya.

Lebih jauh, Muslim menyebut bahwa persoalan limbah seperti ini bukan kali pertama terjadi di wilayahnya.

“Di Menggala Sakti ini sudah sering terjadi. Jawaban PHR selalu sama. Dulu di Meso juga begitu, banyak lahan masyarakat yang kena berhektar-hektar. Ada sawit yang ditanam 10 tahun, tak juga besar, karena tercemar limbah PHR,” ungkapnya.

Ia mengaku pihaknya sudah berulang kali melapor, namun hasilnya selalu berujung sama janji menunggu hasil uji laboratorium tanpa kejelasan lanjut.

“Kami sudah capek. Setiap kali ada kasus limbah, mereka turun, ambil sampel, bilang tunggu hasil lab, lalu diam. Seolah hanya mengulur waktu sampai masyarakat lupa,” sindirnya.

Muslim pun berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir benar-benar turun langsung memantau kondisi di lapangan, tidak hanya mengandalkan laporan dari pihak perusahaan.

“Kalau kejadian di Mino, limbah PHR mencemari lahan masyarakat. Kami minta pemerintah serius. PHR harus bertanggung jawab membersihkan sungai dan memberi kompensasi kepada warga yang terdampak,” tegasnya. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DIRUT BRK Syariah Tiba-Tiba Mundur, Komisi III DPRD Riau Bakal Panggil Direksi

    DIRUT BRK Syariah Tiba-Tiba Mundur, Komisi III DPRD Riau Bakal Panggil Direksi

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri Syariah (BRKS), Andi Buchari mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar pengunduran diri Andi Buchari tersebut dibenarkan oleh Fajar Restu Febriansyah sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen BRKS. Ketua Komisi III DPRD Riau Markarius Anwar dikonfirmasi terkait persoalan BUMD tersebut mengaku belum mendapatkan informasi resmi. Namun, sebagai komisi yang […]

  • Banjir dan Longsor Sibolga Renggut 8 Nyawa, Puluhan Orang Hilang 

    Banjir dan Longsor Sibolga Renggut 8 Nyawa, Puluhan Orang Hilang 

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    SIBOLGA, detak24com – Kepala  SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi mengatakan, sebanyak 8 orang meninggal dunia dan 21 orang hilang akibat dari banjir dan longsor  di Kota Sibolga. Berdasarkan data yang Tribun Medan dapatkan 8 orang yang meninggal itu  berada di Jalan Perjuangan 2 orang, Jalan Sutoyo LK I Pasar Baru 2 orang. jalan Masjid Budi […]

  • Koruptor Baznas Dumai Divonis 1,5 Tahun Penjara

    Koruptor Baznas Dumai Divonis 1,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    DUMAI, detak24.com – Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru menghukum Zulfikar dengan pidana penjara selama 18 bulan. Karyawan Baznas Dumai itu terbukti menilap dana dari amil zakat RSUD setempat sebesar Rp190.283.330. Majelis hakim yamg diketuai Effendi menyatakan Zulfikar bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan […]

  • Gempar Temuan Jasad Bocah Perempuan Tak Berbusana di Pelabuhan H Abu Dumai, Ini Kata Polisi!

    Gempar Temuan Jasad Bocah Perempuan Tak Berbusana di Pelabuhan H Abu Dumai, Ini Kata Polisi!

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Jalan H Abu pinggiran sungai, Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota, Sabtu (24/01/26) petang. Akun Facebook @Eri Zal memposting video penemuan jasad bocah diduga perempuan tersebut. Dimana, kondisinya dalam keadaan tanpa busana dan telungkup pada sebuah kayu yang tersangkut di tepi aliran Sungai Dumai. Suara dalam […]

  • Eksekusi lahan di Siak ricuh...F. :. CAKAPLAH.COM

    Empat Kritis-Dua Warga Ditahan Polisi, Eksekusi Lahan di Siak Ricuh

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Siak, detak24.com -Sedikitnya dua warga luka serius serta empat lainnya ditahan, dalam kisruh eksekusi lahan di Siak, Rabu (03/08/22). Ribuan warga menolak konstatering dan eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri (PN) Siak di Jalan Lintas Siak-Dayun. Kericuhan terjadi karena massa tak mau membuka blokade jalan. Sehingga petugas kepolisian mendorong paksa massa demo. Akibatnya aksi saling dorong […]

  • KROASIA VS BRAZIL 5-3, Tim Samba Terjungkal – Vatreni Tembus Semifinal

    KROASIA VS BRAZIL 5-3, Tim Samba Terjungkal – Vatreni Tembus Semifinal

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    KROASIA menyingkirkan Brasil di fase perempatfinal Piala Dunia 2022. Luka Modric dkk menang penalti dan melaju ke semifinal! Kroasia vs Brasil bentrok di Education City Stadium, Jumat (09/12/22) malam WIB. Tim Samba tampil dominan sepanjang 2×45 menit, tapi Vatreni memaksa duel imbang tanpa gol dan lanjut ke babak tambahan. Brasil memecah kebuntuan di extra time […]

expand_less