Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » JARAK Waktu dan Tersangka Bawa Parang, Bukti Pembunuhan di Cerenti Kuansing Terencana

JARAK Waktu dan Tersangka Bawa Parang, Bukti Pembunuhan di Cerenti Kuansing Terencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Polres Kuantan Singingi memanggil beberapa saksi terkait pembunuhan di Cerenti Kuansing. Sementara, pengacara korban sebut kasus tersebut murni pembunuhan berencana, sesuai fakta ada jarak waktu dan tersangka bawa parang.

Kasus kematian sadis dialami seorang petani yang juga aktivis WWF, Arsyad Rahim (41) di Desa Kompe Berangin Kecamatan Cerenti, Kuantan Singingi. Korban ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan pada 4 Juli lalu di tengah jalan yang tidak jauh dari kebun sawit miliknya. Satu hari kemudian, polisi berhasil meringkus seorang warga setempat yang diduga pelaku pembunuhan.

Kuasa Hukum keluarga korban, Alhamran Ariawan, dikutip Sabtu (12/08/23) menyatakan bahwa Polres Kuansing telah memperpanjang masa penahanan tersangka PT als Yandi als Ebe (21).

“Kami sangat berharap penyidikan perkara ini berjalan tepat waktu dan pelaku dapat dikenai Pasal 340 atau pembunuhan berencana. Kami meyakini bukti-bukti cukup untuk menjerat pelaku dalam tindak kejahatan pembunuhan berencana,” terangnya.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyon Soegito menurut Alhamran Ariawan menyampaikan pada konferensi pers di Taluk Kuantan 7 Juli lalu bahwa pembunuhan tersebut berawal dari permasalahan sederhana. Kejadian diawali kesalahpahaman antara korban dan pelaku. Dimana pelaku saat mengendarai sepeda motor yang bermuatan sawit menggeber-geber gas sepeda motor di hadapan korban. Korban menegur tetapi pelaku tidak terima dan berlanjut dengan perkelahian fisik.

Irawan, warga desa tetangga yang melihat cekcok antar korban dan pelaku ketika terhalang melintas di sekitaran TKP melerai keduanya. Saksi menanyakan duduk perkara kepada keduanya dan berusaha mendamaikan. Setelah berdamai, tersangka meninggalkan lokasi terlebih dahulu kemudian korban pun meninggalkan lokasi menuju kebunnya. Saksi pun segera pulang karena yakin keduanya sudah berdamai dan hari sudah menjelang maghrib.

“Ketika saya lerai, saya tidak melihat keduanya membawa senjata tajam seperti parang atau sejenisnya, hanya adu mulut dan sedikit cekcok fisik korban memegang kerah baju Tersangka karena sudah 3 kali bolak-balik di depan kebunnya dengan mengegas motornya. Saya mendamaikan keduanya, setelah itu masing-masing kami meninggalkan lokasi,” jelas Irawan.

Tersangka, tambahnya, memintanya untuk meminggirkan mobilnya lebih dahulu kemudian pergi dari lokasi.

“Namun saya sempat mendengar ancamannya. Katanya kalau berani ke atas (lokasi yang lebih tinggi dari TKP pertama). Saya tidak menduga akan terjadi lagi perkelahian di antara keduanya karena telah berdamai,” terang Irawan.

Menurut.Alhamran Ariawan, kuasa hukum keluarga korban menyatakan bahwa keterangan saksi ini dapat menjadi salah satu bukti bahwa patut diduga adanya perencanaan pembunuhan. Karena pelaku memiliki waktu untuk mempersiapkan rencananya.

“Bisa jadi dalam tenggat waktu sesingkat apapun, tersangka membuat perencanaan pembunuhan. Hal ini terbukti bahwa tersangka menggunakan parang panjang untuk menghabisi nyawa korban. Dimana dan bagaimana dia mempersenjatai dirinya dengan parang panjang, itu bagian dari perencanaan,” terang Alhamran.

Barang bukti berupa sebilah parang panjang yang diakui pelaku sebagai alat yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban telah ditemukan dan disita oleh Polres Kuansing. Turut serta disita sebuah pisau dapur yang merupakan milik korban.

Sementara, Maida Herlina, istri korban mengakui bahwa suaminya sering membawa pisau itu ke kebun untuk mengambil hasil sayur-sayuran yang ditanam di kebun mereka bukan untuk senjata. Maida mengungkapkan keheranannya terhadap kondisi Tersangka yang tidak ada sedikitpun luka sementara suaminya meninggal dalam kondisi mengenaskan. Hingga saat ini keterangan resmi dari kepolisian penyebab kematian suaminya berdasarkan hasil otopsi belum keluar.

“Saya berharap hasil otopsi cepat keluar dan keluarga mendapatkan informasi perihal penyebab kematian suami saya. Apakah luka-luka di tubuh suami saya disebabkan satu parang yang disita polisi itu saja atau bagaimana?” tanya Maida penuh harap.

“Saya tidak menyangka dukungan banyak pihak untuk keluarga kami agar kasus ini dapat diungkap dengan jelas dan seadil-adilnya. Ini menjadi penguat bagi saya untuk mencari keadilan bagi tiga anak saya yang masih kecil hingga pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan kejahatan yang dilakukannya,” tambah Maida.

Sebelumnya, keluarga korban didampingi kuasa hukum pada minggu lalu telah bertemu dengan Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Riau guna mendapatkan perhatian serius terhadap kasus ini dan perlindungan hukum yang adil. Hal ini bagian dari tindak lanjut aksi solidaritas yang digelar oleh beberapa organisasi lingkungan, mahasiswa, keluarga korban dan simpatisan di Mapolda Riau pada 2 Agustus 2023 lalu. Aksi yang tergabung dalam Solidaritas Pembunuhan Aktivis Lingkungan untuk alm. Arsyad yang diketuai Asmar, S.H meminta aparat hukum mengusut tuntas kejanggalan tewasnya almarhum yang juga dikenal sebelumnya sebagai pegiat lingkungan.

Kuasa Hukum berharap agar proses hukum dilakukan secara fair, transparan dan imparsial untuk memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban yang harus membesarkan 3 anak yang masih kecil dan hendaknya penegakan hukum memberikan manfaat sosial agar pembunuhan sia-sia tidak terulang lagi.(riauterkini)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEBAKARAN Ruko di Jalan Proklamasi Kuantan Tengah, Polisi Olah TKP

    KEBAKARAN Ruko di Jalan Proklamasi Kuantan Tengah, Polisi Olah TKP

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Kebakaran ruko di Jalan Proklamasi Kuantan Tengah bikin gempar warga, Sabtu (23/12/23). Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir sekitar Rp 800 juta. Kebakaran ruko milik korban Riko diketahui terjadi pada jam 04.30 WIB. Api diduga berasal dari lantai dasar bagian belakang. Api cepat membesar dikarenakan banyaknya bahan yang mudah terbakar. “Setelah mendapat informasi, […]

  • Ssst! Pelajar Rohil  Ini Terlibat Kasus Orang Dewasa, Ditangkap Polisi

    Ssst! Pelajar Rohil  Ini Terlibat Kasus Orang Dewasa, Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    ROHIL, detak24.com – Seorang pelajar sebuah SLTA di Rohil ditangjkap polisi dalam kasus asusila. Remaja inisial Kum (18) itu diduga berbuat mesum terhadap korban yang masih di bawah umur.       Remaja laki-laki ini dilaporkan oleh ayah korban berinisial HP (36) atas ulahnya yang tidak senonoh menyetubuhi anak perempuan pelapor yang juga masih pelajar. […]

  • Polisi Cokok Pengedar Sabu di Desa Ujungbatu Timur Rohul 

    Polisi Cokok Pengedar Sabu di Desa Ujungbatu Timur Rohul 

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Polisi ciduk dua tersangka pengedar narkoba di Desa Ujungbatu Timur, Rohul dengan barang bukti sabu 112,61 gram. Satresnarkoba Polres Rohul berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu di wilayah Ujung Batu. Dua orang pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.l berinisial DS (29) dan NHR alias M (26). ‎Kasat Narkoba Polres Rohul, AKP […]

  • Dihipnotis-Pengunjung Mal Kehilangan Rp30 Juta Lebih, Pelaku Ditangkap di Palembang

    Dihipnotis-Pengunjung Mal Kehilangan Rp30 Juta Lebih, Pelaku Ditangkap di Palembang

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Syukri (53) berhasil ditangkap oleh Tim Opsnal Jembalang Polresta Pekanbaru karena telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan (hipnotis). Ia digerebek saat berada di Palembang. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan, pelaku ini melakukan aksinya di salah satu mal di Pekanbaru pada Jumat (15/7/2022) bersama 3 orang rekannya yang saat […]

  • RAIH Ballon d’Or, Messi Justeru Puji Erling Haaland

    RAIH Ballon d’Or, Messi Justeru Puji Erling Haaland

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Usai memenangi Ballon d’Or 2023, Lionel Messi tak lupa diri. Ia memberi pujian setinggi langit kepada pesaingnya Erling Haaland. Dikutip Rabu (01/11/23), pengukuhan Messi sebagai penerima trofi Bola Emas terjadi dalam acara seremoni di Theatre du Chatelet, Paris, Senin (30/10/23) atau Selasa dini hari WIB. Alumnus La Masia itu berhasil mengalahkan 29 nominator […]

  • PARTAI Demokrat Dukung Anies Baswedan, Ajak Koalisi Bentuk Sekretariat

    PARTAI Demokrat Dukung Anies Baswedan, Ajak Koalisi Bentuk Sekretariat

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Partai Demokrat dukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden, yang akan bertarung di Pemilu 2024.  Untuk mengukuhkan, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengajak Partai NasDem dan PKS segera membentuk sekretariat koalisi bersama. AHY menegaskan partainya mendukung Anies Baswedan untuk menjadi bakal capres. AHY mengajak NasDem dan PKS segera mendeklarasikan Koalisi Perubahan […]

expand_less