DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Pasokan Langka Harga Melonjak, MinyaKita Tembus Rp 20 Ribu per Liter di Pekanbaru 

Harga minyak goreng subsidi Minyakita di Pekanbaru naik melebihi HET. f : ist

PEKANBARU, detak24com – Selain pasokan langka, harga Minyakita di Pekanbaru melonjak drastis. Per liter dijual mencapai Rp 20 ribu.

Lonjakan harga minyak goreng subsidi Minyakita di Kota Pekanbaru memicu respons cepat pemerintah daerah. Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Harga Pangan langsung turun ke lapangan untuk menelusuri penyebab harga yang melampaui batas resmi pemerintah.

Inspeksi mendadak dilakukan di kawasan Pergudangan Avian, Jalan Siak II, Kamis (30/04/26), menyusul laporan masyarakat tentang harga Minyakita yang menembus Rp 20.000 per liter—jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.

Staf Ahli Wako Pekanbaru Abdul Jamal, memimpin langsung peninjauan tersebut. Ia menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.

“Dalam rapat inflasi beberapa hari lalu, disepakati untuk menelusuri penyebab kenaikan harga secara langsung di rantai distribusi. Kami ingin memastikan apakah kendala ada di tingkat penyalur atau faktor lain,” ujarnya, Jumat (01/05/26).

Operasi lapangan ini melibatkan berbagai instansi untuk memastikan pengawasan menyeluruh, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPM-PTSP, hingga Inspektorat.

Pengawasan juga diperkuat oleh unsur penegak hukum, yakni Tipiter Polresta Pekanbaru dan Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Kehadiran aparat hukum dinilai penting untuk memastikan potensi pelanggaran dapat ditindak secara tegas jika ditemukan.

Dari hasil pengecekan di tiga gudang distributor, tim tidak menemukan indikasi penimbunan ilegal. Namun, fakta lain justru mencuat, stok fisik Minyakita di gudang distributor kosong.

Di sisi lain, minyak goreng komersial merek lain terpantau tersedia dalam jumlah cukup. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya gangguan pasokan khusus untuk minyak goreng subsidi.

Sementara, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru Dinal Husna, menjelaskan pemantauan akan diperluas hingga tingkat pengecer.

Menurut data aplikasi Simirah, terdapat delapan distributor tingkat dua yang menyalurkan minyak goreng subsidi di Pekanbaru. Pemerintah akan menelusuri alur distribusi secara bertahap.

“Pengawasan Satgas Saber Pangan tidak berhenti di gudang distributor. Kami akan lanjut ke toko pengecer agar tidak ada permainan harga dan pedagang tetap mematuhi regulasi,” tukasnya.

Kenaikan harga Minyakita dinilai berpotensi memberi tekanan pada inflasi daerah. Karena itu, pemerintah menargetkan investigasi rantai distribusi sebagai langkah cepat menjaga stabilitas harga pangan.

Sidak lanjutan dipastikan akan terus dilakukan hingga ditemukan akar persoalan yang menyebabkan kelangkaan pasokan dan lonjakan harga di pasar. (MCR)

Editor : Kar