VIRAL Pekanbaru : Preman Pasar Terciduk Bawa Parang, Peras dan Ancam Pedagang
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Seorang preman pasar berinisial DA (44) mendekam dalam penjara usai memeras pedagang di sepanjang Jalan HR Soebrantas, Panam Pekanbaru.
Data dirangkum di Mapolsek Tampan Pekanbaru, Jumat (08/03/24), preman pasar itu ditangkap Tim Opsnal Polsek Tampan pada Selasa (05/03/24) di Jalan HR Soebrantas. Saat disergap, petugas menemukan barang bukti parang yang digunakan pelaku untuk mengancam para pedagang.
Plh Kanit Reskrim Polsek Tampan, Iptu Hasrial mengatakan, pelaku diamankan usai pihaknya menerima laporan korban yang mengaku telah diperas disertai pengancaman menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang.
“Dari keterangan korban pelaku sering meminta uang keamanan kepada para pelaku usaha yang ada si sepanjang Jalan HR Subrantas, apabila tidak dikasi pelaku kerap mengancam menggunakan senjata tajam,” ujar Hasrial, Jumat (08/03/24).
Pelaku terakhir beraksi pada Senin (05/03/24) siang di Loket PT Sari Kencana yang berada di Jalan HR Subrantas, Panam. Aksi pelaku sempat terekam kamera handphone salah satu saksi yang berada di TKP dan viral di media sosial.
Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Tampan guna menjalani proses hukum selanjutnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU RI dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Seperti diketahui sebelumnya, sejumlah pelaku usaha di sepanjang Jalan HR Subrantas ujung dibuat resah dengan adanya dugaan aksi pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh preman. Bahkan preman tersebut dalam melancarkan aksinya membawa senjata tajam (sajam) berupa celurit.
Preman tersebut meminta uang ke sejumlah pelaku usaha dengan nilai beragam. Tanpa basa-basi preman tersebut meminta Rp 50 ribu ke pelaku usaha.
Jika ada yang menolak, preman tersebut tidak segan-segan untuk menggertak hingga memaki. Seperti dalam rekaman video yang beredar, preman tersebut nyaris baku hantam dengan warga yang menolak memberi uang, dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















