UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci Tembus 255 Orang
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 3 Jul 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEKKAH, detak24com – Jumlah jemaah haji wafat di Tanah Suci hingga Ahad (02/07/23) mencapai 255 orang.
Mengutip data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama per Ahad (02/07/23), selama operasional haji 1444 H/2023, jemaah haji wafat berjumlah 255 orang. Selain Mina dan Arafah, 3 jemaah haji meninggal di Jeddah, 36 jemaah meninggal di Madinah, dan terbanyak 152 di Makkah.
Sementara, selama periode Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) sampai Sabtu (1/7/2023) pukul 08.00 WAS atau 13 Dzulhijjah 1444 H, jemaah haji wafat mencapai 63 jamaah. Rinciannya 13 di Arafah dan 51 di Mina.
“Dari data, jemaah yang wafat terbesar itu penyakit jantung, syok kardiogenik. Mayoritas lansia (jemaah haji wafat selama periode Mina),” ujar Kepala Seksi Kesehatan Satgas Mina, Thafsin Alfarizi di Pos Kesehatan (Poskes) Mina, Jumat malam (30/06/23).
Data Alfarizi ini mirip dengan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, penyebab terbanyak kasus wafatnya jemaah adalah syok kardiogenik 62 orang, infark miokard akut 59 orang, dan syok septik 33 orang.
“Berdasarkan tempatnya, jamaah haji wafat tersebut paling banyak terjadi di tenda-tenda maktab di Mina mencapai 27 orang, di rumah sakit sekitar Mina ada 17, di Poskes Mina ini 4 orang, dan 2 orang di perjalanan,” pungkas Alfarizi.
Dikatakan Alfarizi, jamaah meninggal di tenda bisa jadi karena kelelahan. Menurut Alfarizi, jamaah haji yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan setelah wukuf sebaiknya dibadalkan saja. Sehingga lebih baik dia beristirahat, sehingga mengurangi aktivitas berat yang memperberat kondisi penyakitnya.(kemenag)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















