Unik! Bunga Rafflesia Tumbuh di Pekarangan Warga Agam Sumbar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Agam, detak24.com – Satu Individu bunga langka nan eksotik Rafflesia Arnoldi berhasil mekar sempurna di pekarangan warga.
Bunga langka dan dilindungi ini dibudidayakan oleh Joni Hartanto. Bermodalkan pembelajaran secara otodidak, Joni Hartanto berhasil membudidayakan salah satu tanaman langka.
Pria berusia 50 tahun ini, membudidayan Rafflesia Arnoldi di halaman rumahnya, di sebuah desa di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Desa tersebut bernama Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kabupaten Agam.
Berawal dari ajakan peneliti untuk melihat pertumbuhan bunga di sebuah hutan daerah Agam, menghantarkannya pada sebuah ketertarikan mempelajari seluk beluk bunga Raflesia.
Alhasil, dbia berusaha mempelajari secara autodidak dengan membaca buku berkaitan denga Rafflesia.
Dia berhasil menumbuhkan bunga langka di luar habitatnya. Hingga saat ini, sebanyak 16 individu bunga Rafflesia sudah mekar silih berganti di pekarangan rumahnya.
“Saya tertarik dengan Rafflesia ini, lalu mempelajari melalui penelitian dan buku tentang Rafflesia,” jelasnya saat dihubungi, Sabtu (02/07/22).
Mengulik sedikit tentang Rafflesia membuat kita menemukan berbagai fakta menarik tentangnya.
Rafllesia termasuk genus tumbuhan yang mewakili flora langka di Indonesia. Sebab kehidupannya secara biologis bergantung kepada tumbuhan inang tertentu.
Rafflesia memiliki sifat unik karena jenis ini tidak mempunyai batang, daun, dan akar. Hanya berupa kuncup dan bunga mekar.
Bunga ini membutuhkan waktu 9 bulan sampai 1,5 tahun untuk menumbuhkan bunga yang didukung oleh faktor iklim (cuaca).
Sayangnya, siklusnya hanya mekar kurang lebih lima hari. Setelah itu, bunga akan menghitam dan menjadi layu.
Berita menariknya, bunga dengan kisaran mekar yang lama, saat ini dapat dilihat di pembudidayaan Joni Hartanto. Bunga tersebut mekar dari tanggal 1-5 Juli 2022.
“Saat ini, bunga Rafflesia sudah mekar selama tiga hari,” sambungnya.
Pada tahun ini, hanya 4 kuncup bunga Rafflesia Arnoldi yang mekar di halaman rumahnya. Dengan perkiraan sekitar akhir tahun akan menunjukkan mekarnya kembali.
Tidak hanya ada yang mekar sempurna, sebanyak 20 kuncup Rafflesia kecil ada di halaman rumah pria yang telah mendedikasikan hidupnya membudidayakan Rafflesia.
“Saya membudidayakan semenjak tahun 2000, jadi kurang lebih sekitar 22 tahun,” jelasnya.
Menikmati mekarnya Rafflesia juga dapat dilihat di beberapa hutan maupun cagar alam Sumatera Barat yang dapat ditemukan flora ini.(ist)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











