Tidur di Pondok Ladang, Emak-emak Warga Tasik Serai Tewas Diinjak Gajah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
- print Cetak

Lokasi konflik gajah dan manusia yang menewaskan petani di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DURI, detak24com – Seorang emak-emak bernama Natalia Manalu (38), warga Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis tewas diinjak gajah liar di ladangnya, Rabu (06/08/25).
Sementara itu, sang suami berhasil menyelamatkan diri dari amukan kawanan hewan bertubuh besar tersebut, dengan terjun masuk parit.
“Saat kejadian, korban bersama suaminya sedang tidur dalam pondok yang ada di ladang,” kata Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, Kamis (07/08/25).
Menurut keterangan suami korban, Oslen Panjaitan, pada 6 Agustus 2025 dini hari, mereka sedang tidur ketika tiba-tiba dikejutkan oleh suara ribut. Keduanya pun terbangun dan melihat ke luar pondok. Saat itu, mereka melihat kawanan gajah liar.
Pasangan tersebut berusaha mengusir kawanan gajah. Namun, bukannya menjauh, kawanan gajah justru mendekati mereka. Salah satu gajah kemudian mengejar Natalia. Melihat istrinya dikejar, Oslen mencoba mengalihkan perhatian gajah agar mengejarnya. Namun, hewan berbelalai itu tetap menyerang Natalia.
Dalam upaya menyelamatkan diri, Oslen Panjaitan mencoba mengalihkan perhatian gajah agar mengejarnya, hingga ia terjatuh ke dalam parit. Namun, gajah tersebut tetap mengejar Natalia yang saat itu menyalakan senter. Oslen sempat mendengar teriakan minta tolong dari sang istri,” imbuh Kapolres.
Sayangnya, sang suami tidak dapat berbuat banyak karena kawanan gajah terlihat marah. Saat hari mulai terang, sekitar pukul 06.00 WIB, Oslen kembali ke lokasi kejadian dan menemukan istrinya telah tergeletak tidak bernyawa.
“Korban meninggal dunia akibat luka parah setelah diinjak gajah. Natalia Manalu meninggalkan seorang suami dan tiga orang anak. Saat ini, jenazah korban sudah berada di rumah duka dan pihak keluarga sedang mempersiapkan pemakaman,” tutupnya. (Red)
Editor : Yus Sikumbang











