Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Dampak Pencemaran Pertamina, Embun Jelaga Ancam Kesehatan Warga Dumai

Dampak Pencemaran Pertamina, Embun Jelaga Ancam Kesehatan Warga Dumai

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Selain kebisingan serta polusi udara, embun jelaga ancam kesehatan warga Dumai. Partikel yang dihasilkan oleh aktifitas pabrik Pertamina itu banyak menempel di pokok pisang.

Baca juga : Permainan Anak-anak di Tengah Jalan HR Soebrantas Bikin Heboh, Bakal Ditutup Kasat Lantas?

Dua Anggota Satpol PP Riau Gasak Rumah Warga di Sukamulya Pekanbaru 

Sesuai hasil laboratorium dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Riau, tentang partikel hitam yang ditemukan pada daun pisang milik warga Kelurahan Tanjung Palas, ternyata gejala penyakit tanaman embun jelaga, yakni sejenis jamur dari famili Capnodiaceae.

Warga Tanjung Palas melapor ke Dinas Lingkungan Hidup. f : dumaiposnews

Atas hasil ini, selanjutnya masyarakat melalui Ketua RT 11, Bahkrizal melaporkan hasil tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai, Senin (14/04/2025). Dengan harapan, agara DLH Dumai turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap embun jelaga yang ada di dedaunan tersebut.

“Laporan saya kepada DLH diterima oleh Kabid DLH, form yang saya isi dari pihak DLH terkait limbah pabrik Pertamina berupa polusi udara atau pun coke hitam yang bertebaran ke permukiman masyarakat Tanjung Palas. Termasuk yang namanya embun jelaga. Hal tersebut sesuai hasil cek laboratorium Pekanbaru,” ujar Bahkrizal.

Menurutnya, embun jelaga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Sebagai tindak lanjutnya atas laporan ini, pihak DLH Dumai juga akan berkordinasi dengan pusat.

Sedangkan DLH Dumai menyampaikan, bahwa mereka dalam tiga hari ini akan turun ke Tanjung Palas, untuk mengambil sampel pencemaran yang dilaporkan untuk dilakukan penelitian.

Kedatangan Ketua RT 11 ke Kantor DLH didampingi Ketua Forum RT Gino, Plt Ketua LPMK, serta Erdi seorang warga.

Menurut Bahkrizal, sesuai yang dilaporkan kepada DLH Dumai terfokus kepada pencemaran udara, coke yang bertebaran ke masyarakat, embun jelaga dan lainnya.

”Yang kami harapkan, bagaimana bisa terlindungi dari polusi kilang Pertamina, sehingga kesehatan masyarakat terjamin. Begitu juga dengan bau busuk dan kebisingan yang selama ini mengganggu,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Kilang Dumai, Agustiawan yang dikonfirmasi menyebutkan, langkah laporan warga ke DLH sudah menjadi hak atas apa yang mereka rasakan.

”Sebelumnya kita juga sudah menanggapi laporan warga untuk turun langsung ke lapangan dan dilakukan cek laboratorium, karena memang untuk pengecekan laboratorium terhadap daun pisang, tes lab dilakukan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikular Provinsi melalui UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikular,” ungkapnya.

Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) melalui Unit Operasi Kilang Dumai telah memberikan klarifikasi atas dugaan pencemaran emisi yang disebut berasal dari aktivitas operasional kilang dan berdampak pada lingkungan sekitar, sebagaimana dilaporkan oleh salah satu warga Kelurahan Tanjung Palas menjelang Idul Fitri 2025.

PT KPI Kilang Dumai telah melakukan verifikasi lapangan dan pengambilan sampel secara menyeluruh sebagai bentuk tanggung jawab serta komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan dan keterbukaan informasi.

“Kami sangat memahami kekhawatiran masyarakat terhadap isu lingkungan. Setiap laporan yang masuk kami tindaklanjuti secara profesional, cepat, dan berbasis data ilmiah. Verifikasi langsung kami lakukan di lapangan, dan hasilnya diuji secara laboratorium untuk menjamin akurasi,” imbuhnya dikutip detak24com dari dumaiposnews. (red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEMPENA Anniversary Ke-4, Polri Angkatan SAH4347 Polda Riau Gelar Baksos

    SEMPENA Anniversary Ke-4, Polri Angkatan SAH4347 Polda Riau Gelar Baksos

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com –  Anggota kepolisian angkatan 43 Polri dan 47 Polwan yang tergabung dalam Angkatan SAH4347 menggelar bakti sosial dengan mengunjungi beberapa panti asuhan di Pekanbaru. Angjangsana tersebut digelar sempena anniversary ke-4 perkumpulan. Diantara panti  Panti Asuhan Al-Ilham di Jalan Unggas Kel. Simpang Tiga Kec. Bukit Raya, Panti Asuhan Rahmat Hidayatullah di Jl. Baru Kel. […]

  • Mewabah, 22 Warga Desa Kuala Selat Inhil Terjangkit Malaria

    Mewabah, 22 Warga Desa Kuala Selat Inhil Terjangkit Malaria

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Pemkab Inhil menetapkan KLB malaria di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman pasca temuan 22 kasus malaria di wilayah itu.  Penjabat (Pj) Bupati Inhil, Erisman Yahya mengatakan pihaknya sudah menetapkan SK Bupati tentang KLB Malaria agar penangananya bisa dilakukan secara komprehensif dan tuntas. “Setelah mendapat laporan itu, dan dari hasil koordinasi dengan pihak […]

  • Bentrok massa bela Palestina dan ormas di Bitung Sulut. (f: ist)

    BENTROK Massa Bela Palestina Vs Ormas di Bitung Sulut, Seorang Dilaporkan Tewas

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SULUT, detak24com – Seorang dikabarkan tewas dalam bentrok kelompok massa pro-Palestina dan ormas di Bitung, Sulut. Pihak kepolisian tengah mendalami kasus tersebut. “Nanti informasi saya dalami lagi (soal adanya korban jiwa),” ujar Kapolda Sulut Irjen Setyo Budiyanto dilansir detikSulsel, Sabtu (25/11/23). Insiden bentrok dua kelompok massa ini di Bitung disebut terjadi pada ruas jalan Kota Bitung […]

  • Operasi Hujan Buatan di Riau Saat Karhutla Minim dan Musim Penghujan, Kenapa?

    Operasi Hujan Buatan di Riau Saat Karhutla Minim dan Musim Penghujan, Kenapa?

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Meskipun karhutla minim di Provinsi Riau dan cenderung musim penghujan, anehnya hujan buatan tetap dilanjutkan. Hingga kini, operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan sudah memasuki periode kedua. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal menyampaikan bahwa periode pertama TMC hujan buatan dilakukan bertepatan dengan kunjungan Presiden ke […]

  • Anggota DPRD Riau Mardianto Manan. F : IST

    MIRIS! Pemerintah Rebut Tanah Masyarakat Sepanjang Tol Pekanbaru-Dumai

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Anggota Komisi I DPRD Riau, Mardianto Manan mengungkapkan bahwa pemerintah rebut tanah masyarakat sepanjang tol Pekanbaru- Dumai (Permai). Tanah masyarakat itu diketahui sudah memiliki sertifikat hak milik (SHM), jauh sebelum tol tersebut dibangun. Namun kini, diketahui tanah-tanah itu ternyata masuk ke dalam daftar milik negara, atau pemerintah rebut tanah masyarakat tersebut Padahal, […]

  • Anggota DPRD Bengkalis Giyatno Sebarkan Produk Hukum Perda ZIS 

    Anggota DPRD Bengkalis Giyatno Sebarkan Produk Hukum Perda ZIS 

    • calendar_month Sabtu, 24 Des 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 14Komentar

    DURI, detak24.com – Guna memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), anggota DPRD Bengkalis dapil 4 Mandau, Pelda (Purn) Giyatno dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaksanakan kegiatan penyebarluasan produk hukum Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis No. 3 Tahun 2018, Sabtu (24/12/22) di rumah Pendi Warson, Jalan Seroja samping Masjid Besar Arafah, Duri, […]

expand_less