Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Gempar! Ibu Tiri Aniaya Bocah 6 Tahun hingga Tewas di Desa Kerinci Kiri Siak 

Gempar! Ibu Tiri Aniaya Bocah 6 Tahun hingga Tewas di Desa Kerinci Kiri Siak 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Nasib tragis dialami seorang bocah di Desa Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Siak. Anak 6 tahun itu merenggang nyawa usai dianiaya ibu tiri berkali-kali.

Seorang bocah laki-laki berinisial FA (6) tewas diduga setelah dianiaya berulang kali oleh ibu tirinya berinisial SAS (25), warga Desa Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan bahwa tersangka SAS telah ditangkap untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami telah melakukan interogasi dan mengamankan tersangka SAS di kediamannya pada Sabtu, 9 Mei 2026. Hasil penyidikan sementara, terjadi kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal,” ujar Raja Kosmos, Senin (11/05/26).

Kosmos menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, diketahui penganiayaan terhadap korban dilakukan mulai pada Selasa (05/05/26). Tersangka mengaku emosi karena korban dianggap terlalu lama bermain di rumah tetangga.

Dalam kondisi marah, tersangka diduga memukul bagian tulang kering korban menggunakan kayu bulat sepanjang sekitar 30 sentimeter.

Tindakan kekerasan itu kembali terulang pada Rabu (06/05/26). Tersangka mengaku kesal karena korban buang air di celana saat bangun tidur.

Karena korban tidak mengaku, tersangka kembali memukul punggung korban menggunakan kayu yang sama.

Puncak dugaan penganiayaan terjadi pada Kamis (07/05/26) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, tersangka disebut emosi karena korban menolak makan.

Tersangka kemudian mengambil batu bata dari teras rumah dan melemparkannya ke arah kepala bagian kiri korban.

Tidak berhenti di situ, tersangka diduga kembali menghantam kepala korban menggunakan batu bata saat keduanya berada sedang makan.

“Tak lama setelah kejadian tersebut, korban ditemukan dalam kondisi kejang-kejang dan tidak sadarkan diri dalam rumah,” jelasnya.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sungai Kijang sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Selasih. Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.30 WIB.

Kecurigaan keluarga mulai muncul saat jenazah hendak dimandikan. Pihak keluarga menemukan sejumlah luka memar tidak wajar di bagian kaki, rusuk, dan kepala korban.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Satreskrim Polres Siak dengan melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu buah gagang sapu, satu buah batu bata yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, serta pakaian milik korban dan tersangka.

Dia menegaskan, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut guna melengkapi alat bukti dan memastikan penyebab pasti kematian korban.

Atas perbuatannya, SAS dijerat Pasal 80 ayat (3) juncto ayat (4) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Tersangka terancam hukuman pidana berat karena kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” imbuhnya.

Bongkar Kuburan 

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam FA. Jenazah diangkat guna kepentingan autopsi.

Lanjut Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan dugaan penganiayaan terhadap korban.

“Hari ini kami melakukan ekshumasi terhadap jenazah korban untuk dilakukan autopsi. Tujuannya memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan,” lanjutnya.

Ekshumasi dilakukan setelah penyidik Satreskrim berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Siak, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO BMKG : Hujan Disertai Petir Berpotensi hingga Malam, Cek Wilayahnya!

    INFO BMKG : Hujan Disertai Petir Berpotensi hingga Malam, Cek Wilayahnya!

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Hujan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi di wilayah Riau, Senin (20/02/23). Dikatakan Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna, hujan sudah mengguyur Riau sejak pagi hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja,” ujar Yasir […]

  • GEGER! Buruh Bangunan Bunuh Kepala Tukang di Belilas Inhu, Begini Kronologisnya

    GEGER! Buruh Bangunan Bunuh Kepala Tukang di Belilas Inhu, Begini Kronologisnya

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    INHU, detak24com – Seorang kepala tukang di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bernama Suyanto ditemukan tewas bersimbah darah setelah kepalanya dipukul dengan kayu diduga oleh anak buahnya. Kapolres Inhu AKBP, Dodi mengatakan, insiden bermula saat korban mendapat borongan renovasi rumah. Lalu korban mengajak tukang bernama Irwan dan Wira. “Sabtu (15/4/2023) korban dan dua anak buahnya merenovasi […]

  • KELURAHAN BALIK ALAM Sosialisasi Pengelolaan Sampah, Program Unggulan Bupati Bengkalis 

    KELURAHAN BALIK ALAM Sosialisasi Pengelolaan Sampah, Program Unggulan Bupati Bengkalis 

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 19Komentar

    DURI, detak24.com – Agar sampah rumah tangga tidak terbuang percuma dan memiliki nilai ekonomis bagi peningkatan perekonomian keluarga, perlu ada upaya pengelolaannya secara benar dan tepat. Untuk hal itulah, Kelurahan Balik Alam perlu memberikan sosialisasi kepada warganya terkhusus kaum ibu dengan menghadirkan narasumber yaitu Lambas Hutabarat selaku pengelola Bank Sampah Kelurahan Pematang Pudu yang sudah […]

  • Berita Viral Pekanbaru! Dua Pria Ini Aniaya Tetangga Gegara Anjing Kejar Ayam

    Berita Viral Pekanbaru! Dua Pria Ini Aniaya Tetangga Gegara Anjing Kejar Ayam

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Dua tersangka penganiayaan di Jalan Segar, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru ditangkap Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino mengatakan, kedua tersangka yang diamankan yakni, SG (57) dan RG (30). Keduanya merupakan tetangga dari korban Arini Pangaribuan, perempuan umur 24 tahun. Peristiwa penganiayaan terjadi pada […]

  • SDN 10 Jayamukti Anjangsana ke Panti Asuhan Halimatussa’diyah Muhammadiyah Dumai

    SDN 10 Jayamukti Anjangsana ke Panti Asuhan Halimatussa’diyah Muhammadiyah Dumai

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, Detak24.com – SDN 010 Jayamukti Dumai anjangsana ke Panti Asuhan Halimatussa’diyah Muhammadiyah Jalan Janur Kuning, Kamis (20/03/25). Mengisi kegiatan Ramadan tahun ini, Keluarga besar SDN 10 Jayamukti berbagi dengan saudara-saudara mereka anak asuh Panti Asuhan Halimatussa’diyah Muhammadiyah. Santunan disalurkan berupa sembako meliputi 4 item, hingga uang tunai dengan tujuan membantu keperluan anak-anak panti asuhan […]

  • Arus Mudik Lebaran 2022 Pecahkan Rekor Sepanjang Tahun

    Arus Mudik Lebaran 2022 Pecahkan Rekor Sepanjang Tahun

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta – Beberapa tahun tak bisa pulang kampung berlebaran pasca pandemi, menyebabkan tahun ini arus mudik Idul Fitri pecahkan rekor seoanjang tahun. Tercatat 105.016 kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju Timur (Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, dan sekitarnya). Dirangkum Senin (02/05/22), PT Jasa Marga(Persero) Tbk mencatat rekor tertinggi melayani volume lalu lintas tertinggi pada periode arus mudik sepanjang […]

expand_less