Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Terbukti Korupsi, Dua Mantan Bendahara Bawaslu Inhu Dijebloskan Penjara 

Terbukti Korupsi, Dua Mantan Bendahara Bawaslu Inhu Dijebloskan Penjara 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHU, detak24com – Dua mantan bendahara Bawaslu Inhu terbukti korupsi pengadaan barang dan jasa TA 2017-2018. Keduanya dijatuhi vonis serta dijebloskan ke penjara.

Informasi dirangkum Kamis (13/03/25), majelis hakim Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru menjatuhkan vonis kedua mantan bendahara Bawaslu Inhu atas nama Eva Desi dan Zulfi Nanda.

Eva Desi bertugas dari September hingga November 2017, sebelum digantikan oleh Zulfi Nanda yang menjabat dari November 2017 hingga Desember 2018.

Dalam sidang digelar pada Kamis (13/03/25), majelis hakim yang diketuai Jonson Parancis menyatakan keduanya bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf 2 dan 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Terdakwa Zulfi Nanda divonis 2 tahun penjara dan Eva Desi divonis 1 tahun penjara,” tegas hakim.

Selain hukuman penjara, keduanya juga diwajibkan membayar denda masing-masing Rp 50 juta. Jika tidak dibayarkan, hukuman akan ditambah 1 bulan kurungan.

Mereka juga dikenakan sanksi tambahan berupa pembayaran uang pengganti (UP). Eva Desi diwajibkan membayar UP sebesar Rp 150 juta, dengan Rp 115 juta telah dikembalikan, sehingga tersisa Rp 35 juta. Jika tidak dibayar, ia akan menjalani hukuman tambahan 3 bulan penjara.

Sementara Zulfi Nanda harus membayar UP sebesar Rp 260 juta dengan subsidair 1 tahun penjara,” tambah Kasi.

Baik pihak terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhu, Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe, melalui Kasi Intelijen, Muhammad Ulinnuha menegaskan bahwa kasus tersebut menjadi pengingat bagi semua pejabat negara, agar tidak menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi.

“Ini seharusnya dapat memberi efek jera terhadap pelaku serta pejabat negara lainnya, agar tak sewenang-wenang dalam menggunakan anggaran,” imbuhnya.

Diketahui, kasus ini sebelumnya juga menjerat mantan Sekretaris Bawaslu Inhu, Yulianto. Dalam sidang pada Kamis (7/3), majelis hakim yang dipimpin Salomo Ginting menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada Yulianto.

Ia terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain hukuman penjara, Yulianto dikenakan denda Rp 200 juta atau 2 bulan kurungan, serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 494.692.658. Jika tidak dibayarkan, ia harus menjalani hukuman tambahan 2 tahun penjara.

Kasus korupsi ini bermula dari pengelolaan anggaran Bawaslu Inhu pada tahun 2017-2018, yang saat itu masih bernama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Inhu. Lembaga ini menerima anggaran dari APBN dan APBD dengan total pagu Rp 18,58 miliar, dengan realisasi mencapai Rp 13,63 miliar, termasuk Rp 2,35 miliar untuk pengadaan barang dan jasa.

Namun, dalam pelaksanaannya, pengadaan barang dan jasa tersebut dilakukan secara fiktif atau dengan mark up anggaran. Bukti pengeluaran uang pun dibuat tidak sesuai ketentuan, sehingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 929.004.199, dikutip detak24com dari haluanriau. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PILKADA Siantar, Koni Siregar Berazam Membangun untuk Kemakmuran

    PILKADA Siantar, Koni Siregar Berazam Membangun untuk Kemakmuran

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR, detak24com – Koni Ismael Siregar, salah seorang figur yang bakal bertarung di Pilkada Siantar 2024. Pensiunan ASN itu berazam membangun untuk kemakmuran. Pilkada serentak November 2024 mendatang mulai hangat dibincangkan, tidak terkecuali Kota Pematangsiantar. Bakal calon kepala daerah berlomba-lomba mendaftar ke partai yang akan mengusungnya pada pilkada November 2024. Diantaranya Drs Koni Ismail Siregar […]

  • KEPULAUAN Meranti Geger, KPK Tangkap Bupati Adil dan Sejumlah Pejabat Malam Tadi

    KEPULAUAN Meranti Geger, KPK Tangkap Bupati Adil dan Sejumlah Pejabat Malam Tadi

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    MERANTI, detak24com – Tim penyidik KPK menangkap Bupati Adil saat operasi di Kepulauan Meranti, Kamis (06/04/23) malam tadi. Dikabarkan Bupati Adil ditangkap KPK beserta sejumlah pejabat lainnya serta dibawa penyidik ke Pekanbaru menggunakan speed boat. Apa kata Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Suprianto soal operasi KPK di  malam yang mengejutkan ini? Saat dikonfirmasi Bambang mengaku tidak […]

  • Sosok Mulyono Disebut Jegal Abah Anies di Pilgub Jabar, Ternyata Ini Orangnya!

    Sosok Mulyono Disebut Jegal Abah Anies di Pilgub Jabar, Ternyata Ini Orangnya!

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Sosok Mulyono akhir-akhir ini jadi viral pasca gagalnya Abah Anies Baswedan maju di Pilgub Jabar.  Yakni, Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono yang menyebut Anies Baswedan gagal daftar Pilgub Jabar karena sosok Mulyono. Presiden Jokowi akhirnya buka suara terkait pernyataan “Saya kan dituding-tuding banyak banget, nggak masalah itu saja. Dituding menjegal, […]

  • GIBRAN Tak Bisa Jadi Cawapres, Usai MK Terima Gugatan Mahasiswa Unsa

    GIBRAN Tak Bisa Jadi Cawapres, Usai MK Terima Gugatan Mahasiswa Unsa

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Walikota Solo Gibran Rakabuming dipastikan tak bisa jadi cawapres, pasca Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan mahasiswa Universitas Negeri Surakarta (Unsa) bernama Almas Tsaqibbirru. Mahasiswa tersebut mengajukan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, terkait batas usia capres-cawapres. Elite PDIP Junimart Girsang yakin Walikota Solo Gibran Rakabuming tak bisa […]

  • Pemkab Inhil Prioritas Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi

    Pemkab Inhil Prioritas Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    INHIL, detak24.com – Pemulihan kesehatan dan ekonomi di tengah pandemi covid-19, serta peningkatan infrastruktur tetap jadi prioritas pada pembahasan Ranperda tentang perubahan RPJMD Kabupaten indragiri Hilir (Inhil) tahun 2018-2023. Hal tersebut disampaikan Bupati Inhil HM Wardan pada saat mengikuti Rapat Paripurna ke-5 masa persidangan 1 tahun sidang 2022 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil, […]

  • Jejak Hewan Buas di Lokasi Hilangnya Warga Rohil, Pencarian Dihentikan

    Jejak Hewan Buas di Lokasi Hilangnya Warga Rohil, Pencarian Dihentikan

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 31Komentar

    ROHIL, detak24.com – Pencarian Udin Leno (40), warga Rohil yang hilang secara misterius sejak 9 September 2022 lalu dihentikan. Tim menemukan jejak hewan buas di lokasi korban hilang. Selama 4 hari korban hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya dan masih belum berhasil ditemukan oleh petugas gabungan. Kepala Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengungkapkan, petugas gabungan […]

expand_less