Tender Harga CPO Naik Rp9.825 Perkilo, Catat Rinciannya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
- print Cetak

Ilustrasi sawit
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, detak24.com – Tender harga CPO pada PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) per Kamis (28/07/22), tercatat naik menjadi Rp 9.825/Kg.
Dengan demikian, terdapat kenaikan sekitar Rp400/Kg, bila dibandingkan dengan tander harga CPO pada Rabu (27/7/2022) lalu yang mencapai Rp 9.425/kg.
Informasi yang didapat dari KPBN, untuk wilayah Belawan & Dumai tender harga CPO mencapai Rp 9.825/Kg. Sementara untuk tender harga CPO di Teluk Bayur mencapai Rp 9.705/Kg.
Lantas untuk tender harga CPO di Talang Duku dibuka Rp 9.705/kg namun terjadi Withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp 9.625/kg, kemudian tender harga CPO di Palembang dibuka Rp 9.725/kg terjadi Withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp 9.625/kg.
Dilanjutkan untuk tender harga CPO di Kalbar mencapai Rp 9.625/kg dan tender harga CPO di Palopo dibuka Rp 9.625/kg, tetapi terjadi Withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi mencapai Rp 9.475/kg.
Dengan adanya penghentian sementara Pungutan Ekspor minyak sawit telah berdampak pada laju pertumbuhan ekspor dan pergerakan harga CPO lokal, yang berdampak pada peningkatan pada harga Tandan Buah Segar (TBS) petani.
Soaduon Sitorus dari Jaringan Petani Sawit Nasional mengungkapkan, guna pemulihan harga TBS Sawit kedepan setidaknya perlu ada dua langkah yang bisa dilakukan pemerintah.
Berikut rincian tender KPBN per Kamis (28/07/22):
Belawan & Dumai Rp. 9.825-INL, EUP, PRISCOLIN
T.Bayur Rp. 9.705-WIRA
T.Duku Rp. 9.705 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 9.625-EUP
Palembang Rp. 9.725 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 9.625-PRISCOLIN
Kalbar Rp. 9.625-EUP
Palopo Rp. 9.625 (WD). Penawaran Rp. 9.475-EUP
(Infosawit.com)











