Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tagar #TangkapFerdySambo Viral di Twitter, Terkait Minta Perlindungan LPSK

Tagar #TangkapFerdySambo Viral di Twitter, Terkait Minta Perlindungan LPSK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Terkait Istri Ferdy Sambo dan Bharada E minta perlindungan ke LPSK, mendapat respon dari warganet. Banyak menilai kasus tersebut sangat janggal. Yang dijadikan tersangka telah meninggal, aneh si pelapor minta perlindungan.

Bahkan, tagar LPSK dan #TangkapFerdySambo pun jadi trending topik di twitter, Selasa (19/07/22) malam ini Istri Sambo minta perlindungan LPSK, padahal Brigadir J sudah tewas. Apakah artinya pelaku sebenarnya masih berkeliaran, dan sang istri merasa ketakutan?” tulis pegiat media sosial, Lukman Simanjuntak melalui akun twitter @hipohan sembari menautkan link berita terkait.

“Setelah istri Sambo, kini E pun ajukan perlindungan ke LPSK. Perlindungan dari apa? Arwah Brigadir J?” tulisnya lagi.

“Story. Nyonya minta perlindungan LPSK. Padahal tersangka sudah tewas disiksa dan ditembak. LPSK menerima permohonan Nyonya. Sekaligus memberi perlindungan pada ajudan yang menembak tersangka. Dalam hal ini LPSK koordinasi dengan Tuan. Dari cerita ini, siapa yang bodoh?” tulis akun @Kimberley***.

Sebelumnya diberitakan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) belum memutuskan memberi perlindungan terhadap Bharada E yang konon terlibat baku tembak dengan Brigadir J di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu menyebut lembaganya masih mengkaji permohonan perlindungan yang diajukan Bharada E dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J tersebut.

LPSK baru akan menentukan bentuk perlindungan yang akan diberikan pada Bharada E setelah kajian tersebut tuntas.

Bharada E selaku saksi dua kasus yang dilaporkan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yakni dugaan pelecehan seksual dan pengancaman sudah mengajukan permohonan ke LPSK sejak Rabu (13/7).

Soal kebutuhan pemenuhannya seperti apa, kami masih dalami, karena ada potensi diterima atau ditolak pengajuan perlindungan di LPSK,” kata Edwin di Jakarta Timur pada Senin (18/7).

Dia menyebut secara umum LPSK memiliki waktu 30 hari untuk menentukan apakah menerima atau menolak permohonan perlindungan yang diajukan Bharada E.

Namun, tenggat waktu itu ditentukan oleh perkembangan kasus, di antaranya apakah Bharada E sebagai pemohon dan penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang menangani kasus, kooperatif terhadap proses pendalaman oleh LPSK.

Saya juga tidak bisa mendahului putusan pimpinan LPSK. Jadi, masih dalam proses pendalaman di kami. Ya, sangat tergantung dari proses yang tengah berlangsung ini,” tuturnya.(pupolis.id)

Editor : Kar

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apes! Maling Tower Terlilit Kabel Saat Beraksi di Bukit Kayukapur, Nyaris Dihakimi Massa 

    Apes! Maling Tower Terlilit Kabel Saat Beraksi di Bukit Kayukapur, Nyaris Dihakimi Massa 

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kawanan maling nyaris dihakimi massa saat terpergok menggasak tower telekomunikasi di Bukit Kayukapur, Dumai. Tersangka tak bisa kabur karena terlilit kabel saat beraksi. Jajaran Polsek Bukit Kapur membongkar kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar aset infrastruktur telekomunikasi. Tiga orang tersangka, termasuk satu di antaranya yang masih berstatus di bawah […]

  • Aset Disita Polisi Terkait Korupsi SPPD Fiktif Setwan, Muflihun Gugat Polda Riau 

    Aset Disita Polisi Terkait Korupsi SPPD Fiktif Setwan, Muflihun Gugat Polda Riau 

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Setwan Riau dan Pj Wako Pekanbaru, Muflihun menggugat Polda Riau. Gugatan tersebut dampak polisi menyita asetnya dalam kasus korupsi SPPD fiktif. Muflihun mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru terkait sah atau tidaknya penyitaan sejumlah aset miliknya oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Aset itu disita dalam perkara […]

  • Laka Kerja Renggut Nyawa di Kilang Pertamina Dumai, DPRD: Jangan Coba-coba Tutupi!

    Laka Kerja Renggut Nyawa di Kilang Pertamina Dumai, DPRD: Jangan Coba-coba Tutupi!

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pekerja di Kilang Pertamina Dumai tewas dalam laka kerja. Korban berinisial F diduga jatuh dari ketinggian. Legislator setempat mewanti-wanti perusahaan untuk transparan perihal tragedi tersebut. Insiden pekerja tewas di Kilang Pertamina itu bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, melainkan juga menyisakan tanda tanya besar, apakah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) […]

  • Ilustrasi

    Nelayan di Panipahan Riau Obok-obok Gadis Bau Kencur

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    ROHIL,detak24.com – Polisi menangkap seorang nelayan berinisial B (29) di Panipahan, Rokanhilir, Riau dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan oleh Tim Sat Reskrim Polsek Panipahan terhadap pelaku sekira pukul 21.00 WIB setelah adanya laporan orang tua korban dengan LP/B/18/V/2022/SPKT/Sek Panipahan/ Res Rohil /Polda Riau, tanggal 26 Mei 2022. Kapolres Rokan […]

  • 6.800 Personil Siaga Cegah Karhutla, Riau ‘Siaga Darurat’

    6.800 Personil Siaga Cegah Karhutla, Riau ‘Siaga Darurat’

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai 21 Maret hingga 30 November 2022. Dalam operasi ini, sebanyak 6.800 personil TNI Polri telah disiagakan untuk pencegahan dan penanganan terhadap karhutla. “Petugas dari TNI Polri sudah kita siagakan 6.800 personil. Satgas (Satuan tugas, red) ini juga akan diperkuat […]

  • TIBA di Mekkah, Jemaah Haji Bengkalis Tunaikan Umroh Wajib

    TIBA di Mekkah, Jemaah Haji Bengkalis Tunaikan Umroh Wajib

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    MEKKAH, detak24com – Jemaah Haji Bengkalis yang tergabung dalam kloter 10 BTH tiba di Makkah pukul 17.00 WAS, Rabu (07/06/23). Setelah istirahat, dilanjutkan dengan rangkaian ibadah umrah wajib pada malam hingga Kamis (08/06/23) dini hari. “Alhamdulillah, tawaf dan sai umrah sudah selesai dilaksanakan pada hari Kamis pukul 01.40 WAS tanggal  8 Juni 2023,” ujar petugas […]

expand_less