Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » SUDAH Dibebaskan Hakim, Jaksa Limpahkan Lagi Berkas Korupsi Ketua KPU Bengkalis

SUDAH Dibebaskan Hakim, Jaksa Limpahkan Lagi Berkas Korupsi Ketua KPU Bengkalis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Mantan Ketua KPU Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly gagal menghirup udara segar. Jaksa kembali melimpahkan berkas perkara korupsi yang menjeratnya, setelah ia dibebaskan hakim.

JPU Kejari Bengkalis kembali melimpahkan perkara dugaan korupsi senilai Rp 4,5 miliar dengan terdakwa mantan Ketua KPU Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly, ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Pelimpahan dilakukan setelah tim JPU memperbaiki berkas.

HAKIM Tipikor Bebaskan Mantan Ketua KPU Bengkalis

“Berkas perkara terdakwa Fadhillah Al Mausuly sudah kami limpahkan kembali ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Pada Rabu lalu kami limpahkan,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bengkalis Nofrizal, Kamis (02/11/23).

Dijelaskan Nofrizal, pihaknya telah memperbaiki surat dakwaan yang menurutnya telah memenuhi syarat formil dan materil, termasuk susunan kronologi perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa.

“Apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam putusan selanya itu, telah kami perbaiki. Sehingga surat dakwaan yang kami limpahkan ini telah sesuai dengan Pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP yakni, lengkap, cermat dan jelas,” jelas Nofrizal.

Setelah pelimpahan berkas perkara, Nofrizal menyebut pihaknya menunggu jadwal sidang. “Kemungkinan, sidang akan digelar pekan depan,” ucap dia.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tipikor Pekanbaru menerima eksepsi atau keberatan Fadhillah Al Mausuly, Kamis (27/10/23). Hakim menilai dakwaan JPU tidak cermat, tidak jelas (obscuur libel) dan tidak lengkap. Sehingga, memerintahkan mantan Ketua KPU Bengkalis itu dikeluarkan dari penjara.

Dalam dakwaan disebutkan perbuatan terdakwa Ketua KPU Bengkalis Fadhillah dilakukan bersama-sama Puji Hartono selaku Sekretaris KPU Bengkalis, Candra Gunawan selaku Bendahara Pengeluaran, Hendra Riandra selaku Pejabat Pembuat Komitmen/PPK dan Muhammad Soleh selaku Pejabat Penguji Tagihan dan Penandatangan/SPM.

Perbuatan korupsi yang dilakukan terdakwa Fadhillah ini terjadi pada kurun waktu tahun 2019- 2021 silam. Awalnya ketika ada tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis periode 2021-2024.

Lalu, KPU Bengkalis yang dipimpin terdakwa Fadhillah mendapatkan hibah dari Pemkab Bengkalis sebesar Rp 40 miliar. Dana hibah itu diberikan berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah
Daerah (NPHD).

Namun anggaran untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis itu, justru diselewengkan oleh terdakwa untuk memperkaya diri dan orang lain. Beberapa anggaran pengeluaran justru tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Anggaran KPU yang diselewengkan para terdakwa di antaranya, adanya pajak yang dipungut sebesar Rp 385.662.861, namun tidak disetorkan ke kas negara. Kemudian adanya penyetoran dana hibah ke rekening pribadi terdakwa Candra Gunawan sebesar Rp 485.111.174.

Selanjutnya, adanya realisasi belanja yang disahkan tetapi tidak sesuai dengan buku kas umum sehingga menyebabkan ketekoran kas sebesar Rp 192.570.900. Lalu, adanya jasa giro yang belum disetorkan ke kas negara sebesar Rp 4.484.593, serta tidak disetorkan ke kas negara pengembalian dari PPK Tualang Mandau dan PPK Bengkalis sebesar Rp 25.731.000.

Kemudian, realisasi belanja yang tidak didukung bukti pertanggungjawaban sebesar Rp 2.506.843.672. Bahkan, adanya kelebihan pencatatan pada BKU oleh bendahara pengeluaran yang mengakibatkan negara lebih bayar sebesar Rp 773.740.401.

Realisasi belanja yang tidak sesuai ketentuan perundangan-undangan sebesar Rp 79.965.950, perjalanan dinas tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebesar Rp 83.892.216.

Selanjutnya, pembayaran honorarium pokja yang masih dalam penguasaan bendahara pengeluaran yang belum dibayarkan kepada anggota sebesar Rp 54.105.000. Berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara dari Inspektur Wilayah I KPU, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 4.592.107.767, dikutip dari CAKAPLAH. **

Editor : Kar

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Markas UNWTO di Madrid, Puan Minta Dukungan Promosi Pariwisata Indonesia

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    detak24.com – Ketua DPR Puan Maharani mengunjungi United Nations World Tourism Organization (UNWTO) Headquarters di Madrid, Spanyol. Dalam Kunjungan ke markas besar Organisasi Pariwisata Dunia PBB itu, Puan menyampaikan dampak pandemi Covid-19 bagi pariwisata Indonesia yang berpengaruh terhadap sektor perekonomian nasional. “Pandemi Covid-19 berdampak kepada banyak rakyat Indonesia yang hidupnya bergantung dari sektor pariwisata. Maka […]

  • Berkat Binaan Apical Dumai, Pedagang Sate Keliling Punya Kios Sendiri 

    Berkat Binaan Apical Dumai, Pedagang Sate Keliling Punya Kios Sendiri 

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pedagang sate Minang Saiyo di Lubuk Gaung, Dumai kian mapan pasca jadi mitra binaan Apical. Jika dulu berjualan keliling, sekarang punya kios sendiri. Pada Jumat, 27 Desember 2024 lalu, perwakilan manajemen Apical mengunjungi Sate Padang Minang Saiyo, salah satu UMKM binaan Apical di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Kedatangan […]

  • Anggota DPRD Riau Khairul Umam Serap Aspirasi di Kelurahan Balik Alam 

    Anggota DPRD Riau Khairul Umam Serap Aspirasi di Kelurahan Balik Alam 

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Anggota DPRD Riau H Khairul Umam LC ME Sy dari Partai Keadilan Sejahtera melaksanakan reses (serap aspirasi) di Jalan Kenanga, Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, Selasa (10/02/26). Puluhan warga yang didominasi kaum ibu-ibu terlihat antusias mengikuti reses yang merupakan salah satu bagian dari tugas anggota dewan turun ke dapil (daerah pemilihan), Dumai, […]

  • Warga Antusias Ikuti Reses Khairul Umam di Desa Tambusai Batang Dui dan Titian Antui 

    Warga Antusias Ikuti Reses Khairul Umam di Desa Tambusai Batang Dui dan Titian Antui 

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Anggota DPRD Riau H Khairul Umam LC ME Sy reses di kediaman anggota DPRD Bengkalis Sanusi SH MH, Jalan Sultan Syarif Kasim Gang Puma, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Sabtu (15/03/25) Reses di sini ramai didatangi puluhan warga yang bersemangat menyampaikan aspirasinya, berharap dapat diperjuangkan di tingkat provinsi. Begitu pula […]

  • DUH! Pria Lansia di Pekanbaru Jadi Pengedar Uang Palsu, Aksinya Dibuntuti Pedagang

    DUH! Pria Lansia di Pekanbaru Jadi Pengedar Uang Palsu, Aksinya Dibuntuti Pedagang

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial FH (66) ditangkap pihak kepolisian lantaran mengedarkan serta membelanjakan uang palsu. Menurut Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil, Senin (31/07/23), pelaku ditahan setelah ditangkap warga karena aksinya diketahui pemilik warung. Tersangka mulanya beraksi di Pasar Dupa, Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan, Pekanbaru pada Kamis (27/07/23). “Kita amankan […]

  • Mahasiswa Demo Gubernur Sumbar, Massa Dilarang Salat di Masjid Pemprov

    Mahasiswa Demo Gubernur Sumbar, Massa Dilarang Salat di Masjid Pemprov

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24.com – Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) geruduk kantor Gubernur Sumbar, Kamis (24/09/26). Massa juga mempertanyakan larangan salat di masjid depan kantor gurbernur Sumbar. “Kami butuh penjelasan tentang larangan salat di masjid Pemprov Sumbar ini,” ujar salah satu peserta demo. Di tengah berlangsungnya aksi, waktu salat ashar masuk, massa […]

expand_less