Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » SITA 21 Ton Bawang Bombai, Polisi Tangkap Empat Penyelundup di Bengkalis

SITA 21 Ton Bawang Bombai, Polisi Tangkap Empat Penyelundup di Bengkalis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Polisi gagalkan penyelundupan 21 ton bawang Indonesia dari Pahang, Malaysia, yang dibawa menggunakan kapal melalui Bengkalis, Riau.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi mengatakan, pengungkapan dilakukan Rabu (22/05/24) malam. Bekerja sama antara Ditreskrimsus dengan Bea dan Cukai Provinsi Riau.

“Kita mengamankan tiga truk berisi 3.000 karung bawang Bombai. Dengan net per karung 7 Kg atau 21 ton,” ujar Nasriadi di Mapolda Riau, Kamis (23/05/24).

Dijelaskannya, kapal pengangkut bawang berlabuh di Pelabuhan Mapala Desa Tamiang, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis. Kemudian bawang dimuat ke tiga truk.

Kemudian tim membuntuti truk tersebut dan menghentikannya di gebang Tol Pekanbaru-Dumai, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Muara Fajar, Pekanbaru.

“Bawang Bombai tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah,” kata Nasriadi.

Dari pengungkapan itu, polisi melakukan pengembangan dan menetapkan tiga orang tersangka berinisial FH alias Rozi (42), SB (49) dan NP (45). Para tersangka memiliki peran berbeda.

“FH merupakan pemilik barang. Dia yang memesan dan mentransfer uang ke Malaysia untuk membeli barang. SB sebagai penyambung atau pencari pembeli dan NP sebagai penunggu bawang,” jelas Nasriadi.

Nasriadi menyebut, NP yang merupakan warga Jakarta akan memasarkan bawang tersebut ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. “Dipasarkan di sana,” ucap Nasriadi.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau FH mengeluarkan modal untuk membeli barang sebesar Ro300 juta. Uang ditransfer ke penjual di Malaysia.

Bawang dijual dengan harga Rp600 juta. “Bawang dijual ke Jakarta dengan keuntungan dua kali lipat, untung Rp300 juta,” tutur Nasriadi.

Akibat perbuatan ini para tersangka dijerat dengan Pasal 86 huruf a, b dan c Jo Pasal 33 ayat (1) Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Kemudian Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/OT.140/6/2012 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan untuk Pemasukan Sayuran Umbi Lapis Segar ke Dalam Wilayah NKRI.

“Ancaman hukumannya 10 tahun penjara,” tegas Nasriadi.

Nasriadi mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan penyelundupan barang-barang dari luar negeri. Tindakan itu dapat merugikan keuangan negara.

“Para pelaku juga kita tindak tegas,” pungkasnya, dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*)

Editor : Kar

 

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tag #TangkapRuhutSitompul Trending di Twiter

    Tag #TangkapRuhutSitompul Trending di Twiter

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detak24. com — Politikus PDIP Ruhut Sitompul dilaporkan ke polisi buntut unggahan foto Gubernur DKI Anies Baswedan mengenakan pakaian adat suku Dani, Papua. Tag #TangkapRuhutSitompul pun jadi trending di twitter. Ruhut dilaporkan dengan tuduhan pelanggaran UU ITE berkaitan dengan SARA. Ia dilaporkan Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev) Petrodes Mega MS Keliduan atau Mega ke Polda Metro Jaya, pada Rabu (11/5). […]

  • DUMAI Membara Lagi, Petang Ini Terpantau 22 Titik Panas

    DUMAI Membara Lagi, Petang Ini Terpantau 22 Titik Panas

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 38Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satelit Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi jumlah hotspot atau titik panas di Sumatera petang ini melonjak hingga 95 titik, berdasarkan update pada Selasa (02/05/23) pukul 16.00 WIB. “Titik panas di wilayah sumatera ada 95 titik, paling banyak di riau 36 titik dan Babel 33 titik,” kata petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, […]

  • PIMPIN Apel Harlah Pancasila, Jokowi Sebut Blok Rokan Terproduktif di Indonesia

    PIMPIN Apel Harlah Pancasila, Jokowi Sebut Blok Rokan Terproduktif di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Presiden Joko Widodo menilai bahwa Blok Rokan menjadi ladang minyak paling produktif di Indonesia. “Pagi tadi saya mendapatkan laporan dari Dirut Pertamina, bahwa produksi di Blok Rokan sudah mencapai 162.000 barel per hari,” kata Presiden saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Garuda, Kompleks Pertamina Hulu Rokan, Dumai, Sabtu (01/06/24). […]

  • Presiden Jokowi Putuskan Lepas Masker

    Presiden Jokowi Putuskan Lepas Masker

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Jakarta, detak24. com – Kendati dinilai terlambat, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan untuk melepas masker. Kebijakan itu diambil menyikapi kian terkontrolnya penanganan covid-19 di Indonesia. “Aktifitas di luar ruangan boleh melepas masker. Untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transport publik tetap harus gunakan masker,” ujar Jokowi dalam pernyataan pers yang disampaikan di Istana Kepresidenan […]

  • VIRAL Pekanbaru : Usai Baku Hantam, Dua Emak-emak Sandang Status Tersangka

    VIRAL Pekanbaru : Usai Baku Hantam, Dua Emak-emak Sandang Status Tersangka

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU detak24com – Dua orang IRT di Kota Pekanbaru berinisial OA dan PR menjadi tersangka, usai baku hantam Mei lalu. Keduanya saling lapor ke polisi dalam kasus penganiyaan. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru Iptu Dodi Vivino mengatakan, kejadian tersebut cukup mendapat perhatian publik. Lantaran sebelumnya tersebar informasi bahwa hanya OA saja yang dijadikan tersangka. […]

  • ALAMAK! BPK Temukan 1.305 Kasus Korupsi di Pemprov Riau, Kerugian Negara Rp 199 Miliar

    ALAMAK! BPK Temukan 1.305 Kasus Korupsi di Pemprov Riau, Kerugian Negara Rp 199 Miliar

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Riau mencatat masih ada kerugian daerah (temuan) sebesar Rp92 miliar yang belum kembalikan Pemprov. Berdasarkan hasil pemantauan, penyelesaian kerugian daerah sampai dengan semester II tahun 2022, terdapat 1.305 kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 199 miliar yang harus ditindaklanjuti. Dari temuan itu, 53 persen sudah selesai ditindaklanjuti. Namun, […]

expand_less