Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Sering Lakalantas, Warga Tanam Batang Pisang di Jalan Paus Pekanbaru

Sering Lakalantas, Warga Tanam Batang Pisang di Jalan Paus Pekanbaru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Warga terpaksa tanam batang pisang di tengah Jalan Paus Pekanbaru. Tindakan itu lantaran kondisi jalan rusak dan sering terjadi lakalantas.

Bagaimana tidak, di bahu jalan terdapat lubang yang cukup dalam, dan sangat membahayakan para pengendara.

Widiasmi seorang warga yang tinggal di daerah tersebut mengatakan, kerusakan jalan sudah lama, namun hingga saat ini tak kunjung diperbaiki.

Sebelumnya warga sekitar juga sempat menambal jalan tersebut, namun tidak sampai sebulan lubang yang sebelumnya telah ditambal kembali rusak.

“Sudah lebih dari enam bulan jalan ini rusak. Cuma memang kondisi terparahnya itu dua bulan terakhir. Sebelumnya warga di sini sudah sempat menambal jalan ini, tetapi tidak sampai sebulan sudah rusak lagi,” ujar Widiasmi, Rabu (31/07/24).

Salah satu penyebab rusaknya jalan tersebut lantaran bocornya pipa air yang berada di bawah jalan. Dikatakannya, kerusakan bermula akibat permukaan jalan turun, karena pipa air PDAM bocor.

Dikatakan Widiasmi, warga sekitar sempat melapor kepada RT, namun hingga saat ini masih belum ada tanggapan. Sebelumnya warga sekitar juga sudah melaporkan terkait pipa air PDAM yang bocor, namun belum ada tanggapan.

“Pertama kita sudah lapor ke pak RT. Jadi pak RT ini lah yang buat laporan waktu itu, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Warga yang di belakang ini juga sudah pernah melaporkan pipa air PAM yang bocor itu ke perusahaannya, tapi tidak ada tanggapan juga,” tuturnya.

Hal serupa juga diungkapkan Mutia warga yang tinggal di Jalan Paus. Ia mengatakan, warga setempat sengaja menanam batang pisang sebagai penanda. Pasalnya banyak pengendara yang sering menabrak lubang tersebut.

“Yang meletakkan batang pisang ini ya kami para warga karena sering ada korban akibat jalan ini. Yang paling sering itu mobil bannya pecah karena jalan ini. beberapa pengendara roda dua juga sempat ada yang terjatuh,” ungkap Mutia.

Dijelaskan Mutia, warga sekitar sempat bergotong royong guna menambal lubang yang berada di bahu jalan tersebut. Namun kembali rusak sebab pipa air yang berada di bawah jalan juga tak kunjung diperbaiki.

“Kami para warga sudah coba menambal jalan ini, kami beli semen. Tapi karena di bawah jalan ini ada pipa air PAM yang bocor jadi tambalan semen itu tidak bertahan lama, sebulan sudah pecah lagi. Ini kalau dibuka bekas tambalan warga, itu airnya masih menyemprot,” jelasnya.

Ia mengaku sering kaget lantaran mendengar dentuman keras yang berasal dari ban kendaraan yang pecah. Akibat menghantam lubang terutama di malam hari.

“Kami yang tinggal di sekitaran sini kalau malam itu sering kaget karena banyak kendaraan yang menghantam lubang itu dan berakhir bannya pecah. Itulah kenapa kami coba kasih batang pisang sebagai penanda bahwa jalan ini berlubang, biar dari jauh warga itu tahu ada lubang. Oleh karena kalau malam lubang ini tidak terlihat,” beber Mutia.

Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, agar tidak semakin banyak warga korban jiwa.

“Kami sangat berharap tolong jalan ini diperbaiki, jangan sampai menunggu korban lebih banyak lagi. Ini tinggal menunggu luruh ke bawah aja lagi, itu yang kami takutkan,” tutupnya, dikutip detak24com dari halloriau. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenal Cewek Cantik Warga Meranti Darat Ini? Ia Sekarang di Penjara Polres Dumai

    Kenal Cewek Cantik Warga Meranti Darat Ini? Ia Sekarang di Penjara Polres Dumai

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Cewek cantik inisial WSA alias AI, warga Jalan Meranti Darat, Dumai terpaksa merasakan pengap penjara polisi. Ia ditangkap dalam kasus narkoba. Informasi dirangkum, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis pil ekstasi di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial WSA alias AI […]

  • TERCIDUK Pesta Sabu, Oknum Polisi Siak Bripka AS Terancam Dipecat

    TERCIDUK Pesta Sabu, Oknum Polisi Siak Bripka AS Terancam Dipecat

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    SIAK, detak24com Oknum anggota Polres Siak berinisial Bripka AS (40) dipastikan dipecat dari institusi Polri. Kepolisian Daerah (Polda) Riau memastikan oknum Bripka AS yang tertangkap saat nyabu bakal kena Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH). Hal Itu dikatakan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya. Dikatakan Kombes Nandang, Bripka AS sebelumnya memang memiliki banyak […]

  • Bikin Kaget, Puluhan Orang Lari Tanpa Alas Kaki Malam Hari di Bangko Rohil, Ternyata…

    Bikin Kaget, Puluhan Orang Lari Tanpa Alas Kaki Malam Hari di Bangko Rohil, Ternyata…

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Puluhan orang di Kecamatan Bangko, Rohol lari tanpa alas kaki malam hari. Ternyata, mereka mengikuti lomba yang digelar aparat setempat. Kegiatan yang dilaksanakan di depan Kelenteng Ing Hok King, Jalan Kelenteng Kelurahan Bagan Kota dengan mengikutsertakan peserta dari berbagai usia, Sabtu (21/06/26) malam minggu. Antusias masyarakat sangat tinggi menyaksikan berlangsungnya perlombaan. Lomba […]

  • Pavel Durov Ditangkap, Telegram Terancam Diblokir di Indonesia 

    Pavel Durov Ditangkap, Telegram Terancam Diblokir di Indonesia 

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov ditangkap di Prancis belum lama ini. Di Indonesia, aplikasi itu terancam diblokir oleh Kominfo. Hal ini karena Kominfo sudah memberi 2 kali peringatan pada Telegram terkait dengan moderasi konten judi online dan pornografi. “Telegram sudah kami beri peringatan hampir 2 kali karena dia juga banyak melakukan […]

  • Sadis! Pria di Siakhulu Kampar Ini Injak-injak Kepala dan Leher Isterinya Sampai Tewas

    Sadis! Pria di Siakhulu Kampar Ini Injak-injak Kepala dan Leher Isterinya Sampai Tewas

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    PEKANBARU, detak24.ckm – Polisi akhirnya menangkap HER (56), warga Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar yang tega menghabisi nyawa istrinya, Nurlela (49), pada Sabtu (29/10/22). Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, pelaku saat ini diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku melakukan penganiayaan terhadap Nurlela yang merupakan istrinya sendiri hingga tewas. “Iya, pelaku HER […]

  • Waspada! Beras SPHP Palsu Beredar di 22 Minimarket Pekanbaru 

    Waspada! Beras SPHP Palsu Beredar di 22 Minimarket Pekanbaru 

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ditreskrimsus Polda Riau membongkar praktik pengoplosan beras SPHP. Distributor berinisial RG (34) dibekuk di Pekanbaru. Tersangka RG mencampur beras kualitas rendah (beras reject) dan beras medium, lalu mengemasnya ulang sebagai beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang merupakan program Bulog. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro […]

expand_less