Maling Meteran Air ‘Gentayangan’ di Dumai, Perumdam Lapor Polisi!
Meteran air di rumah warga Dumai dijarah maling. f : ist
DUMAI, detak24com – Pencurian meteran air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dumai Bersemai di rumah pelanggan semakin mengganas. Hingga saat ini telah 50 unit digasak maling.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian besar, setelah pencurian kembali terjadi di Jalan Suko Indah RT 15 Kelurahan Ratusima, Dumai Selatan. Meteran air di rumah warga tersebut lesap digasak maling dan kondisi itu baru diketahui ketika pagi karena air mengucur deras keluar dari selang ukuran hitam berukuran 1/2 inci.
Informasi di lapangan, maling hanya meninggalkan penutup meteran air berwarna biru terbuat dari plastik. Sementara, meteran yang terbalut tembaga hilang. Pencurian terjadi diduga pada malam hari, ketika lokasi dalam kondisi sepi. Para pelaku diduga memanfaatkan saat minimnya pengawasan di sekitar masyarakat.
Seorang warganet, Agus Sunarto yang memberikan komentar dalam media Facebook menyebutkan di sekitar rumahnya juga ada yang kehilangan meteran air.
“Sepertinya para pelaku sudah semakin nyaman dengan aksinya dan perlu ditindaklanjuti dengan laporan polisi,” tulisnya.
“Ini bukan pencurian acak, artinya mereka tahu lokasi, tahu posisi meteran dan tahu bagaimana melepaskannya dengan cepat. Ini sudah jelas ada penadahnya,” kata Wawan, warga lain.
Ia menilai, pencurian meteran air bukan sekadar kenakalan remaja atau aksi spontan. Ia menduga kuat bahwa pencurian tersebut, telah menjadi komoditas bagi pelaku kejahatan yang memiliki jejaring penadah, mengingat meteran air memiliki nilai jual dari sisi logam dan komponennya.
“Tidak mungkin pencuri itu mencuri tanpa tahu hendak dijual ke mana. Jadi jaringan ini harus dibongkar. Kalau tidak, kasusnya akan terus berulang, dan masyarakat yang jadi korban,” tekannya.
Terpisah, Direktur Utama Perumdam Tirta Dumai Bersemai Agus Adnan ketika dihubungi wartawan, membenarkan adanya kejadian pencurian meteran air milik pelanggan. Jumlahnya mencapai 50 unit untuk K1.
“Saya sudah buat laporan ke Polres Dumai dan Polsek untuk dapat segera ditindaklanjuti dalam kasus pencurian meteran air milik pelanggan. Kejadian ini sudah berulang kali terjadi,” ungkapnya, Kamis (05/02/26).
Tanggal 19 Januari 2026 lalu sudah dilaporkan ke Polres Dumai. Saat itu terjadi kasus pencurian meteran air dan pelakunya terekam di kamera CCTV.
Dia menambahkan meteran akan diganti apabila telah dilakukan pembayaran untuk harga meteran sesuai Peraturan Walikota dengan spek yang ada sekarang Rp 400-500 ribu.
“Saya berharap pihak kepolisian cepat mengungkapkan kasus pencurian meteran air ini,” harapnya. (ant)
Editor : Kar

1 thought on “Maling Meteran Air ‘Gentayangan’ di Dumai, Perumdam Lapor Polisi!”
Comments are closed.