Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sadis! Pemuda Rupat Ini Dianiaya hingga Tewas 

Sadis! Pemuda Rupat Ini Dianiaya hingga Tewas 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUPAT, detak24.com – Aparat kepolisian menangkap dua tersangka penganiayaan yang menyebabkan korbannya tewas di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis

Menurut Kuasa Hukum korban, Sabaruddin, dikutip Jumat (21/10/22) sedikit demi sedikit, terungkap kasus tewasnya pemuda bernama Al-Farid (32) di jembatan Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis yang terjadi beberapa bulan belakangan.

Setelah dilakukan olah TKP bulan Juni lalu, Polsek Rupat Utara menghadirkan 15 orang saksi mata dan disaksikan pihak keluarga. Akhirnya penyebab kematian Farid yang berboncengan motor dengan temannya Heri terungkap. 

Dua orang pelaku yang diduga terlibat penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas dibekuk Polres Bengkalis. Keduanya bernama Faizal alias Ijal Tuyul dan Ismail alias Mail. 

Pengacara korban, Sabaruddin mengatakan kedua pelaku ini telah ditangkap Polres Bengkalis beberapa bulan yang lalu. “Alhamdulillah, dua pelaku yang diduga terlibat pembunuhan Farid sudah ditangkap,” ujarnya.

Meski dua pelaku sudah ditangkap Polres Bengkalis, Sabaruddin mengaku masih belum puas. Pasalnya Sabaruddin menduga ada keterlibatan oknum polisi yang bertugas di Polsek Rupat Utara. 

“Kita masih menduga kuat adanya oknum polisi terlibat dalam tewasnya Al Farid di jembatan Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Rabu, 25 Mei 2022 lalu,” terangnya. 

Namun hingga saat ini, pihak Polres Bengkalis masih belum mau mengungkapkan keterlibatan oknum polisi.

“Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Bengkalis masih belum memutuskan dan menangkap oknum polisi tersebut. Seolah-olah kasusnya jalan di tempat. Kita berharap kasus ini segera dituntaskan. Apalagi korban sudah lama meninggal,” pungkasnya. 

Sebelumnya diketahui, Polsek Rupat menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) perihal meninggalnya pemuda bernama Al Farid (32) di Jembatan Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa, 26 Juni 2022 lalu. 

Sebanyak 15 orang saksi dan pihak keluarga korban dihadirkan Polsek Rupat menyaksikan olah TKP untuk mengetahui pasti penyebab kematian Farid, Rabu, 25 Mei 2022 lalu. 

Namun saat olah TKP berlangsung, pihak keluarga merasa heran dengan sejumlah keterangan yang diberikan saksi dianggap berbelit-belit. 

Tidak hanya keluarga korban, Kuasa Hukum keluarga korban, Sabaruddin juga mempertanyakan kesaksian yang diberikan saksi mata dari Polsek Rupat pada insiden kecelakaan di Desa Sukarjo Mesim itu.

“Dari video yang kami terima, sangat berbeda dengan keterangan yang diberikan saksi pada olah TKP bersama Kanit Reskrim Polsek Rupat,” ujar Sabaruddin.

Tidak hanya keterangan dari saksi yang dihadirkan Polsek Rupat, tapi keterangan dari Bhabinkamtibmas yang ada di lokasi kejadian juga memberikan keterangan berbelit-belit. 

Dari keterangannya, Bhabinkamtibmas Bripka Amriadi mengaku melakukan penahanan terhadap Heri menggunakan borgol milik masyarakat.

“Masa iya borgol punya masyarakat, sejak kapan masyarakat punya borgol sendiri dan itu dipinjam Bripka Amriadi untuk menahan Heri. Saat ditanya lagi dia berdalih itu punya Linmas,” papar Sabaruddin.

Lantas, Kanit Rskrim Polsek Rupat, Ipda Haripin saat itu mendesak Bripka Amriadi untuk mencari tahu pemilik borgol yang ia gunakan saat menahan Heri.

“Nanti cari tahu borgol siapa yang kamu pinjam,” tegas Ipda Haripin.

Berdasarkan sejumlah keanehan itu, pihak keluarga tidak terima kematian Farid disebabkan oleh lakalantas tunggal dan menduga ada tindak pidana.

“Jika proses olah TKP dengan penuh keanehan ini tidak selesai, kita akan melaporkan hal ini ke Polda Riau,” pungkasnya.(RiauOnline.com)

Editor b; Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (10)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • ANGIN Puting Beliung Mengamuk, 8 Rumah di Desa Sungai Gayung Kiri Rangsang Rusak

      ANGIN Puting Beliung Mengamuk, 8 Rumah di Desa Sungai Gayung Kiri Rangsang Rusak

      • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KEPULAUANMERANTI, detak24com – Angin puting beliung menerjang pemukiman warga di lingkungan RT 05 RW 03 Dusun 2 Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Senin (18/12/23) petang. Kejadian tersebut membuat warga panik dan berteriak saat angin kencang menerjang rumahnya. Suasana semakin mencekam saat angin disertai hujan lebat. Pantauan di lapangan, nampak sejumlah rumah di Jalan Utama mengalami […]

    • Penasihat Hukum Unri, Edi Azmi SH MH. F : DETAK24.COM

      PN Dumai Gelar Aanmaning Gugatan Lahan Unri, Eh! Penggugat Dinilai Salah Alamat

      • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      DUMAI, detak24.com – PN Dumai menggelar aanmaning kedua terhadap objek perkara 1 Ha lahan kampus Universitas Riau di Purnama, Rabu (05/10/22). Hanya saja, tergugat menilai kasus perdata itu salah alamat.       Gugatan terhadap 1 Ha lahan milik Unri diajukan oleh Mukhsin, warga Jalan Datuk Laksamana Dumai. Sementara, para tergugat yakni Dinas Pendidikan Riau […]

    • Duel Pakai Pisau, Warga Concong Luar Berdarah-darah Dilarikan ke Rumah Sakit

      Duel Pakai Pisau, Warga Concong Luar Berdarah-darah Dilarikan ke Rumah Sakit

      • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHIL, detak24com – Seorang warga Concong Luar, Inhil dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi wajah dan tangan dilumuri darah. Korban kritis setelah terlibat duel pakai pisau. Sementara, lawan duelnya inisial A (37) ditangkap polisi tak lama setelah kejadian. Bersamaan itu, petugas juga mengamankan sebilah pisau dari tersangka. Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa […]

    • 9 Warga Binjai Terjebak di Ukraina, Minta Tolong Dievakuasi

      9 Warga Binjai Terjebak di Ukraina, Minta Tolong Dievakuasi

      • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      Jakarta, detak24.com — Sembilan orang warga Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut) terjebak di tengah invasi Rusia di Ukraina. Mereka saat ini berada di Kota Chernihiv dan bersembunyi di salah satu bungker untuk berlindung. Kesembilan orang itu antara lain Iskandar, Muhammad Raga Prayuda, Amri Abas, Muhammad Aris Wahyudi, Zulham Ramadhan, Syafitra Sari Yoga, Agus Alfirian dan […]

    • Diancam Sajam, Dua Bocil Adik Beradik Korban Pelecehan di Toilet Gereja Kandis 

      Diancam Sajam, Dua Bocil Adik Beradik Korban Pelecehan di Toilet Gereja Kandis 

      • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KANDIS, detak24com – Dua anak perempuan jadi korban pelecehan di toilet gereja Kecamatan Kandis, Siak. Keduanya adik beradik usia 8 tahun dan 5 tahun. Kejadian tersebut diketahui pada Ahad (19/01/25) setelah ayah korban (KY) melapor ke Polsek Kandis. Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian langsung meringkus pelaku di kediamannya. Kapolsek Kandis, Kompol Darmawan menerangkan saat […]

    • SIKAPI Vonis Eliezer, Kejagung Pastikan Tidak Banding – Ini Alasannya!

      SIKAPI Vonis Eliezer, Kejagung Pastikan Tidak Banding – Ini Alasannya!

      • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      JAKARTA, detak24.com – Kejagung mengapresiasi vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap lima terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Terdakwa adalah Ferdy Sambo yang divonis hukuman mati, Putri Chandrawati 20 tahun penjara, Kuat Ma’ruf 15 tahun penjara, Ricky Rizal Wibowo 13 tahun penjara dan Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan penjara selama 1,5 tahun. Majelis […]

    expand_less