Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Polsek Sei Sembilan Gagalkan Penyelundupan Puluhan TKI di Selinsing Dumai 

Polsek Sei Sembilan Gagalkan Penyelundupan Puluhan TKI di Selinsing Dumai 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Tim Ops Polsek Sei Sembilan gagalkan upaya penyelundupan 56 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang hendak diberangkatkan ke Malaysia di Selinsing, Dumai.

Informasi dirangkum Senin (20/04/26),  pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan berupa pengumpulan calon pekerja migran di wilayah Selinsing, Dumai, Sabtu (18/04/26).

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Sungai Sembilan melakukan penyelidikan di Pantai Desa Selinsing, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai.

Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas menemukan puluhan orang yang diduga akan diberangkatkan secara ilegal. Sebanyak 63 orang diamankan, terdiri dari 56 WNI calon PMI dan 7 warga negara Bangladesh, termasuk perempuan dan anak-anak.

Seluruhnya tidak memiliki dokumen resmi untuk bekerja ke luar negeri. Para korban kemudian dibawa ke Mapolsek Medang Kampai untuk pendataan dan pemeriksaan.

Selanjutnya, PMI tersebut diserahkan ke BP3MI Riau melalui P4MI Dumai guna penanganan sesuai prosedur perlindungan pekerja migran.

Namun, dari total yang diamankan, hanya 50 orang yang berhasil diserahkan ke P4MI Dumai, karena enam orang dilaporkan melarikan diri.

Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan, mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menggagalkan praktik penempatan ilegal tersebut.

“BP3MI Riau dan KP2MI sangat mengapresiasi kerja-kerja dari jajaran Polda Riau, Polres Dumai yang terus melakukan pencegahan guna melindungi WNI atau PMI yang akan berangkat ilegal, terkait juga pemberantasan TPPO khususnya di Riau,” katanya, Senin (20/04/26).

Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam melindungi warga negara dari praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja migran Indonesia dari praktik penempatan ilegal yang sangat berisiko,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap para korban untuk memastikan perlindungan lanjutan, termasuk proses pemulangan ke daerah asal.

“Para PMI ini akan kami data secara lengkap, kemudian diberikan pendampingan agar tidak kembali terjebak dalam praktik serupa. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan jalur resmi jika ingin bekerja ke luar negeri,” paparnya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih mendalami jaringan yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut. Terduga pelaku saat ini masih dalam tahap penyelidikan, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Balita Beradik Kandung Tewas Terbakar di Sulawesi Tenggara, Ibu Pergi dengan Pacar 

    Tiga Balita Beradik Kandung Tewas Terbakar di Sulawesi Tenggara, Ibu Pergi dengan Pacar 

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24.COM – Tiga dari empat balita tewas terbakar di Jalan Raden Suprapto, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Sulawesi Tenggara, Selasa (6/5/2025). Dari keempat saudara kandung tersebut, dua di antaranya ditemukan tewas terpanggang yakni AZP (1 tahun) dan ANP (3 tahun). Jasad balita AZP (1) dan ANP (3) ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai kebakaran rumah tersebut. Kakak […]

  • Tiga Daerah di Riau Tak Ajukan APBDP 2024, Ini Dampaknya!

    Tiga Daerah di Riau Tak Ajukan APBDP 2024, Ini Dampaknya!

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tiga kabupaten di Riau dipastikan batal mengajukan APBD-P 2024. Sehingga, daerah tersebut tak mendapatkan tambahan anggaran. Sebanyak sembilan kabupaten kota di Provinsi Riau telah mengusulkan draf Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2024 untuk dievaluasi Pemprov Riau. Di injury time batas akhir pengesahan APBD-P pada 30 September, empat daerah mengusulkan draf […]

  • 75 WN Bangladesh Diamankan di Rudenim Pekanbaru, Dicegat di Kampar

    75 WN Bangladesh Diamankan di Rudenim Pekanbaru, Dicegat di Kampar

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sedikitnya 75 orang Warga Negara (WN) Bangladesh diamankan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru. Mereka dicegat di Kampar karena melangar aturan Keimigrasian  WN Bangladesh itu diserahkan oleh Polisi Sektor Tambang ke Rudenim Pekanbaru, karena menyalahi izin tinggal, Kamis (29/09/22). Penyerahan dilakukan secara bertahap. “Pada pukul 17.00 WIB sebanyak 66 WN Bangladesh dan […]

  • Dua Emak-emak Nyaris ‘Dijual’ ke Malaysia, Polisi Amankan Penampungan TKI di Teluk Binjai Dumai 

    Dua Emak-emak Nyaris ‘Dijual’ ke Malaysia, Polisi Amankan Penampungan TKI di Teluk Binjai Dumai 

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Dua emak-emak korban TPPO berhasil diselamatkan saat berada pada penampungan TKI Teluk Binjai Dumai. Keduanya berinisial Li dan La dijanjikan jadi ART di Malaysia. Kepala BP3MI Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, keberadaan kedua korban diketahui dari pengaduan melalui akun Instagram Wakil Menteri Dzulfikar. “Pengaduan ini kemudian […]

  • Banjir Aceh Landa 5 Kecamatan di Pidie Jaya

    Banjir Aceh Landa 5 Kecamatan di Pidie Jaya

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    BANDAACEH (DETAK24.COM) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Aceh, mengatakan, curah hujan yang tinggi mengakibatkan lima kecamatan di kabupaten itu terendam banjir. “Saat ini banjir masih merendam Kecamatan Banda Dua (Uleglee), Jangka Buya, Panteraja, Keamatan Ulim dan Bandar Baru (Luengputu),” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pidie Jaya Muhammad Nur di Pidie Jaya, seperti […]

  • NELAYAN Tua Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan, Hilang 6 Hari

    NELAYAN Tua Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan, Hilang 6 Hari

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Tim Basarnas menemukan nelayan tua bernama Tami (60), yang hilang tenggelam di Sungai Kampar, Desa Buluh Cina, Kampar, pada Selasa (28/11/23) lalu. Korban ditemukan setelah enam hari hilang di Sungai Kampar, dalam insiden sampan yang ia tumpangi terbalik. Nelayan tua itu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sejauh 1 Km dari lokasi […]

expand_less