Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BIADAB! Gegara Cemburu Pria Ini Bunuh Isterinya dalam Mobil, Mayat Dibuang ke Sungai Siak

BIADAB! Gegara Cemburu Pria Ini Bunuh Isterinya dalam Mobil, Mayat Dibuang ke Sungai Siak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24.com – Polres Siak  Soriyanto menangkap Tambunan (47 tahun) di Tanjung Morawa, Sumut. Tersangka terlibat pembunuhan istrinya sendiri, Santi (41). Jenazah korban ditemukan mengapung di Sungai Siak.

Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja SIK kepada awak media, Jumat (11/11/22) mengatakan, berapa waktu lalu, masyarakat sempat dihebohkan dengan penemuan mayat seorang wanita tidak dikenal yang terapung di permukaan sungai Siak.

Tepatnya di bawah jembatan Sultan Syarif Hasim atau yang lebih dikenal dengan nama jembatan Maredan, di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.

Mayat wanita itu langsung dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum dan autopsi. Dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit itu diketahui mayat seorang wanita itu bernama Santi berusia 41 tahun yang merupakan warga dari Jawa Barat.

Tak butuh waktu lama, setelah melengkapi bukti dan identitas serta keterangan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Siak yang dipimpin oleh IPTU Tony Prawira STrk SIK, dibawah komando Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja SIK langsung memburu pelaku pembunuhan wanita itu.

“Alhamdulillah, pelaku atas nama Soriyanto Tambunan (47 tahun) berhasil kita tangkap pada 7 November 2022 kemaren, di parkiran truck jalan lintas Medan-Lubuk Pakam, Tanjung Morawa, Sumatera Utara,” ungkapnya.

Dijelaskan Kapolres Siak, Saat diamankan, tim opsnal Satreskrim Polres Siak menemukan satu unit handphone  milik korban. Setelah di petugas memeriksa handphone tersebut, diketahui bahwa si Pelaku merupakan Suami Sirih korban.

“Pelaku dan korban ini merupakan suami dan istri sirih yang menikah pada bulan April 2021 lalu di Duri, Bengkalis, dan sempat tinggal satu rumah selama satu tahun. Namun, pada bulan Juni tahun 2022 ini mereka pisah rumah dikarenakan si korban diduga memiliki hubungan dengan pria lain,” sebutnya.

Lanjut AKBP Ronald Sumaja menjelaskan, pada bulan Oktober 2022 lalu, korban dan pelaku ini kembali menjalin komunikasi, bahkan berencana untuk rujuk, sehingga mereka berdua bertemu kembali di Duri.

“Setelah bertemu dan sepakat untuk rujuk kembali, si korban meminta kepada si pelaku ini untuk diantarkan ke Pekanbaru. Karena si korban ini hendak pulang ke kampung halamannya di Bekasi,” ujarnya.

Namun, dalam perjalanan hendak menuju ke Pekanbaru, ditelepon mantan kekasihnya. Pelaku langsung cemburu, sehingga terjadilah cekcok antara Santi dan pelaku di dalam mobil.

Tak terima korban menerima telpon dari mantan pacarnya itu, lanjut Kapolres menjelaskan, si pelaku menunggu korban tertidur di dalam mobil saat di perjalanan menuju Pekanbaru.

Setelah korban terlihat sudah tertidur, si pelaku langsung membunuh korban dengan cara memukul kepala korban menggunakan besim Kemudian dicekik serta melilit leher korban menggunakan safety belt di dalam mobil.

“Setibanya di atas Jembatan Maredan, Pelaku langsung membuang jenazah korban dari atas jembatan dan meninggalkan lokasi untuk untuk melanjutkan perjalanan, hingga akhirnya jenazah korban ditemukan oleh warga mengapung di permukaan sungai,” sebutnya.

Mantan Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau mengatakan, motif pelaku melakukan hal tidak terpuji itu dikarenakan sakit hati kepada korban yang mana si pelaku ini merasa dirinya hanya dimanfaatkan oleh korban untuk membiayai si korban dan anak- anaknya, sementara si korban masih berhubungan dengan pria lain.

“Motifnya sakit hati, saat ini sudah kita tahan di Mapolres Siak guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutupnya.**”

Sumber : riaulink.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO Orang Hilang : Usai Main Sepeda, Pelajar SMPN 7 Dumai Raib

    INFO Orang Hilang : Usai Main Sepeda, Pelajar SMPN 7 Dumai Raib

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Bocah bernama Septian Pribadi (14), warga Jalan Takari Dumai dinyatakan hilang usai main sepeda. Bocah yang tercatat sebagai pelajar SMPN 7 Dumai itu hilang sejak Ahad (26/05/24) siang. Informasi orang hilang ini viral di medsos. Seperti dikutip dari laman Facebook Dumai Kompak, Senin (27/05/24), perihal hilangnya bocah kelas VIII 1 tersebut sudah […]

  • PERKENALAN di Facebook Bawa Petaka, Bocah Ingusan Tanggung Malu Seumur Hidup 

    PERKENALAN di Facebook Bawa Petaka, Bocah Ingusan Tanggung Malu Seumur Hidup 

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    UJUNGBATU, detak24com –  Berawal kenalan melalui media sosial facebook dan berpacaran, dua sejoli di Kecamatan Ujungbatu Rohul, pria inisial DS (19) dan perempuan inisial IAR (14) terjerumus nista. Apa lacur, nasi sudah jadi bubur!. Begitu kata peribahasa. Yang akan menanggung malu bukan hanya si anak, akan tetapi orangtuanya tentu merasa tak punya muka lagi di […]

  • Bharada E Mohon Maaf-Tangis Bercucuran,Tak Kuasa Bantah Jenderal

    Bharada E Mohon Maaf-Tangis Bercucuran,Tak Kuasa Bantah Jenderal

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas kejadian yang membuat Brigadir Yosua meninggal. Ia menyebut tak kuasa membantah seorang jenderal. Permohonan maaf ini dibacakan Bharada E setelah dirinya didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Eliezer terlihat menitikkan air mata saat membacakan pernyataannya tersebut. Pernyataan […]

  • Keterlaluan! Urus Surat Tanah, Camat Tambang Maki Warga dengan Kata Anj***

    Keterlaluan! Urus Surat Tanah, Camat Tambang Maki Warga dengan Kata Anj***

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com -,Camat Tambang dituding maki warga dengan kata anj*** dalam percakapan telepon. Warga tersebut bermaksud mengurus surat tanah. Pemilik tanah di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar, Kemal dapat perlakuan tidak menyenangkan dari Camat Tambang. Pasalnya, Kemal mengaku mendapatkan makian berupa kata anj*** dari Camat Tambang, Jamilus melalui komunikasi telpon saat mengurus Surat Keterangan Ganti […]

  • Viral Oknum Guru SMPN 13 Pekanbaru ‘Bogem’ Puluhan Siswa dalam Kelas 

    Viral Oknum Guru SMPN 13 Pekanbaru ‘Bogem’ Puluhan Siswa dalam Kelas 

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang oknum guru yang mengajar di SMPN 13 Pekanbaru akhirnya dipecat usai menganiaya puluhan siswa dalam kelas. Kasus guru SMPN 13 Pekanbaru yang menampar siswanya berujung diberhentikan dari sekolah. Hal ini dilakukan setelah menjalani proses mediasi antara pihak sekolah dengan orangtua siswa dengan didampingi Dinas Pendidikan Pekanbaru, Senin (15/09/25). Kepala Bidang SMP […]

  • Penangkapan Narkoba Terbaru, Dua Oknum Polisi di Tembilahan Terciduk Kantongi Sabu 

    Penangkapan Narkoba Terbaru, Dua Oknum Polisi di Tembilahan Terciduk Kantongi Sabu 

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com – Dua oknum polisi dikabarkan tertangkap di jalan provinsi Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil. Keduanya diduga karena penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Rabu (28/08/24). Kedua oknum polisi tersebut disebutkan berinisial Bripka S dan Brigadir D dengan barang bukti sabu. Namun belum diketahui persis jumlah barang buktinya. Baca juga : Warga Dumai Ditangkap Gegara Tuding Polisi […]

expand_less