Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » POLDA Riau Tangkap Oknum PNS Pemprov, Korupsi Rp1 Miliar

POLDA Riau Tangkap Oknum PNS Pemprov, Korupsi Rp1 Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Direkrimsus Polda Riau menahan seorang PNS Pemprov, Agusanto. Pria 50 tahun itu terjerat dugaan korupsi proyek fiktif di Sekretariat DPRD Provinsi.

Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menjelaskan, dugaan korupsi proyek fiktif ini telah dinyatakan lengkap atau P21. Selanjutnya tersangka akan diserahkan ke kejaksaan untuk penuntutan.

Perbuatan tersangka telah merugikan negara dalam hal ini Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) Cabang Pekanbaru,” kata Sunarto didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Komisaris Besar Ferry Irawan dan Kasubdit II Komunitas Teddy Ardian dikutip dari liputan6.com, Rabu (28/12/22).

Sunarto menjelaskan, beberapa tahun lalu ada proyek pemelihara gedung berupa pengecatan gedung DPRD Riau. Proyek ini dimenangkan oleh salah satu perusahaan. 

Dalam perjalanannya, proyek ini diklaim oleh perusahaan lain. Perusahaan ini adalah CV Putera Bungsu yang dipimpin oleh Arief Budiman alias Arief Palembang. 

Tujuan Arief mengklaim proyek itu untuk mencairkan kredit modal kerja di BJB Pekanbaru. Dalam kasus ini, Agusanto sebagai pegawai di Sekretariat DPRD Riau membubuhkan tanda tangannya sehingga seolah-olah proyek itu punya CV Putera Bungsu. 

“Tanda tangan itu tanpa kunjungan, verifikasi surat perintah kerja sehingga seolah-olah CV Putera yang mengerjakan tapi sebetulnya perusahaan lain yang menang lelang,” ujar Sunarto.

Sunarto menjelaskan, tanda tangan Agusanto sudah diuji di laboratorium forensik. Hasilnya tanda tangan Agusanto dalam kontrak fiktif itu identik. 

Tanda tangan ini membuat kredit modal kerja yang diajukan Arief Palembang ke BJB Pekanbaru senilai Rp1 miliar lebih, cair. Pencairan ini tak lepas dari pengaruh salah satu petinggi di bank daerah itu, Indra Osmer. 

“Status kredit itu macet karena tidak ada sumber dana pengembalian,” ucap Sunarto. 

Selama mengusut kasus ini, penyidik telah memeriksa puluhan saksi, beberapa ahli dan menyita sejumlah dokumen sebagai barang bukti. 

Atas perbuatannya, Agusanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman paling ringan 4 tahun penjara dan paling lama 20 tahun. 

“Kemudian denda paling banyak Rp1 miliar,” tegas Sunarto. 

Sebagai informasi, Arief Palembang dan Indra Osmer terlebih dahulu dipidana dalam kasus kredit modal kerja. Kasus yang menjerat Agusanto ini merupakan pengembangan dari kedua orang tersebut.***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerindra-Nasdem Nyatakan Koalisi, Songsong Pilpres 2024

    Gerindra-Nasdem Nyatakan Koalisi, Songsong Pilpres 2024

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detak24.com — Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan akan berkoalisi.       Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat ditanya tentang koalisi Gerindra dan PKB, usai menghadiri acara pertemuan yang digelar dengan tajuk ‘Silaturahmi Kebangsaan Gerindra dan PKB Kebangkitan Indonesia Raya’ di […]

  • Alamak! Sewa Kios Pasar Induk Pekanbaru Capai Rp 400 Juta, Pedagang Tolak Relokasi

    Alamak! Sewa Kios Pasar Induk Pekanbaru Capai Rp 400 Juta, Pedagang Tolak Relokasi

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com –  Pedagang Pasar AKAP menolak relokasi ke Pasar Induk Pekanbaru. Sebabnya, sewa kios terlampau tinggi mencapai Rp 400 juta per 20 tahun. Harga sewa tersebut dianggap mahal pedagang lantaran ukuran kios yang didapat kurang memadai, terutama untuk bongkar muat. Ini disampaikan Ridho, seorang pedagang di Pasar AKAP Pekanbaru. Baginya ukuran kios yang ada […]

  • Adik Beradik Jadi Pengedar Narkoba di Jalan Nuri Pekanbaru 

    Adik Beradik Jadi Pengedar Narkoba di Jalan Nuri Pekanbaru 

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tiga orang pengedar narkoba di Pekanbaru dibekuk polisi. Dari ketiganya disita sejumlah narkoba jenis sabu dan pil ekstasi. Ketiga pengedar tersebut yakni GM, EP dan M yang ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru pada Kamis (29/08/24). Sementara untuk barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 132,86 gram sabu, 61 butir pil ekstasi […]

  • JANGAN Kaget, Ini Hasil Survei Terbaru Anies vs Ganjar vs Prabowo!

    JANGAN Kaget, Ini Hasil Survei Terbaru Anies vs Ganjar vs Prabowo!

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    Jakarta, detak24com – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei bertajuk “Trend Elektabilitas Bakal Calon Presiden” yang dipresentasikan Direktur Riset SMRC Deni Irvani melalui kanal Youtube SMRC TV, Rabu (23/08/23). “Hasil survei tersebut, Anies Baswedan mendapatkan dukungan publik 20,4 persen; Prabowo Subianto 33,6 persen; dan Ganjar Pranowo 35,9 persen,” ujar Deni dirilis detak24com, […]

  • SURYA PALOH Menunggu Jokowi Sebut Pilpres 2024 Jatah Anies Baswedan

    SURYA PALOH Menunggu Jokowi Sebut Pilpres 2024 Jatah Anies Baswedan

    • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Ketum Partai NasDem Surya Paloh menunggu Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Pilpres 2024 jatah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pernyataan itu disampaikan Paloh merespons pernyataan Jokowi yang sebelumnya menyebut Pilpres 2024 jatahnya Prabowo Subianto. Menurut Paloh, motivasi perlu pula diberikan kepada Anies yang telah dideklarasikan NasDem. “Kali ini diberikan motivasi kepada […]

  • Oknum Polisi Siak Berpangkat Aipda Dibawa ke Jakarta, Miliki 50 Kilo Sabu

    Oknum Polisi Siak Berpangkat Aipda Dibawa ke Jakarta, Miliki 50 Kilo Sabu

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Siak, detak24.com Seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Siak berpangkat Aipda berinisial EV ditangkap oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Saat ini, tersangka yang memiliki 50 kilo sabu, dibawa ke Jakarta untuk pengembangan kasus. Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Selasa (12/07/22), mengatakan tersangka EV ditangkap pada Jumat (8/7/2022) di parkiran salah satu […]

expand_less