banner

PEDULI Banjir, Apical Dumai Normalisasi Parit di Pemukiman Warga Lubukgaung

Alat berat Apical Dumai mengeruk parit di Lubukgaung. f : ist
Alat berat Apical Dumai mengeruk parit di Lubukgaung. f : ist

DUMAI, detak24com – Apical Dumai kembali unjuk kepedulian terhadap warga. Dengan normalisasi parit sekitar perusahaan, diharapkan bisa mengurangi banjir.

Apical Group sebagai salah satu pengolah minyak nabati terkemuka melalui PT Sari Dumai Sejati (SDS) berupaya mengurangi dampak banjir yang rutin melanda Dumai.

Normalisasi parit yang dilakukan Apical Dumai. f : ist
Normalisasi parit yang dilakukan Apical Dumai. f : ist

Kali ini, perusahaan melakukan normalisasi parit di Jalan Pelajar 01 RT 006, Kelurahan Lubukgaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai pada Kamis, 2 Mei 2024.

Adapun parit yang dinormalisasi yakni sepanjang 200 meter (sisi kiri), 200 meter (sisi kanan) dan lebar parit sekitar 1 meter dengan kedalaman 1 meter. Kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Jl. Sukabumi pada 29 April 2024 lalu dengan normalisasi parit sepanjang 200 meter, lebar 2,5 meter dan kedalaman 2 meter.

Zulfahmi, Humas Apical Dumai menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi parit ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian perusahaan dalam hal menjaga lingkungan di sekitar operasional perusahaan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Dapat dilaksanakan dengan lancar berkat kolaborasi yang baik antara warga RT 006 Lubukgaung dengan Apical Dumai. Agar parit menjadi lancar tanpa sumbatan sampah yang dapat menyebabkan banjir,” tambah Zulfahmi.

Sementara, Ketua RT 006 Lubukgaung, Ismail, mengungkapkan apresiasinya kepada Apical Dumai atas bantuan kegiatan normalisasi parit.

“Kami berterima kasih atas kepedulian perusahaan kepada warga sekitar. Normalisasi parit ini sangat bermanfaat bagi kami agar saluran air menjadi lancar untuk meminimalisir terjadinya banjir,” imbuh Ismail. (adv)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com