Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Pasca Viral Link Bokep Jaksa Tasya, Anastasya Aprilian Tempuh Jalur Hukum 

Pasca Viral Link Bokep Jaksa Tasya, Anastasya Aprilian Tempuh Jalur Hukum 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Eks jaksa Kejari Maros, Anastasya Aprilian atau jaksa Tasya bantah terlibat dalam video syur. Ia sangat terpukul dan menempuh jalur hukum.

Hal itu dikemukakan oleh Anastasya Aprilian, atau yang dikenal sebagai jaksa Tasya, dimana mendadak menjadi sorotan publik setelah terseret dalam dugaan skandal video bokep yang viral di media sosial.

Baca juga : Akun Instagram Diuber, Link Video Bokep Jaksa Tasya Durasi 5 Menit Diburu Netizen

Video bokep viral tersebut dikaitkan dengan dirinya melalui narasi ‘Tasya Jaksa Viral’ dengan menyandingkan dua foto yang berbeda. Satu mengenakan jilbab dan satu lagi tanpa hijab.

Menanggapi hal ini, jaksa Tasya yang pernah bertugas di Kejari Maros itu akhirnya angkat bicara. Kepada awak media,  jaksa Tasya mengaku pertama kali mengetahui isu tersebut dari tunangannya.

Ada video yang beredar mirip kamu. Tapi beda, bukan kamu sama yang difoto,” ujar jaksa Tasya menirukan ucapan tunangannya yang menginformasikan dirinya tentang video tersebut, beberapa waktu lalu.

Jaksa Tasya Merasa Terpukul

Jaksa Tasya mengungkapkan bahwa ia sangat terpukul dengan beredarnya video yang diklaim mirip dirinya. Terutama, waktu itu kurang dari sepekan lagi ia akan melangsungkan pernikahan.

Jahat sekali pelakunya. Bagaimana mungkin wajah saya bisa muncul di video itu dalam keadaan telanjang, padahal saya tidak pernah berpose seperti itu,” sesalnya.

Jaksa Tasya Tempuh Jalur Hukum

Jaksa Tasya menduga ada sindikasi yang memanfaatkan teknologi deepfake porn, yaitu teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat menempelkan wajah seseorang ke dalam video tanpa persetujuan mereka.

Atas kejadian ini, Jaksa Tasya yang kini bertugas di Sekretariat Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan tidak tinggal diam. Ia telah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Makassar untuk ditelusuri lebih lanjut dan mengungkap siapa dalang di balik penyebaran video tersebut.

Karena bukan hanya saya yang menjadi korban, banyak juga perempuan lain yang mengalami hal serupa,” tegasnya.

Polisi Selidiki Dalang Penyebaran Video

Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus ini dan mendalami kemungkinan keterlibatan kelompok yang terorganisir dalam penyebaran konten deepfake di Indonesia.

Sebagai langkah pencegahan, Tasya juga mulai membatasi aktivitasnya di media sosial dengan mengatur akun Instagram-nya menjadi privat serta membersihkan daftar pertemanan yang tidak dikenalnya secara langsung.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan bukti terkait video tersebut. Sementara itu, Tasya berharap agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah percaya dengan konten yang belum terverifikasi kebenarannya. (Net)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekcam Mandau Buka Pelatihan Kelembagaan RT, RW Kelurahan Talang Mandi 

    Sekcam Mandau Buka Pelatihan Kelembagaan RT, RW Kelurahan Talang Mandi 

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 21Komentar

    DURI,detak24.com – Guna memperbaharui pengetahuan ketua RT dan ketua RW tentang tugas dan fungsinya sebagai lembaga kemasyarakatan yang mengacu pada Perbup Bengkalis Nomor 23 Tahun 2021, Kamis (24/11/22), dilaksanakan pelatihan di Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau. Kegiatan yang merupakan program unggulan Bupati Bengkalis Kasmarni S.Sos M.MP ini dibuka oleh Camat Mandau yang diwakili Sekcam Yoan […]

  • Destruction in Montania

    Destruction in Montania

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Nunc consectetur ipsum nisi, ut pellentesque felis tempus vitae. Integer eget lacinia nunc. Vestibulum consectetur convallis augue id egestas. Nullam rhoncus, arcu in tincidunt ultricies, velit diam imperdiet lacus, sed faucibus mi massa vel nunc. In ac viverra augue, a luctus nisl. Donec interdum enim tempus, aliquet metus maximus, euismod quam. Sed pretium finibus rhoncus. […]

  • Pelaku penembakan Apri ditangkap polisi

    Dor! Apri Terkapar di Pinggir Jalanan Madina Sumut, Pelaku Kabur

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Madina, detak24.com – Tersangka pelaku penembakan terhadap seorang pemuda di Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara ditangkap usai kabur setelah melakukan aksinya. Dikutip Senin (11/07/22), dari pemeriksaan sementara polisi, terungkap motif pelaku AT menembak korban, Apri Wahyudi. Ia kesal dan sakit hati, karena orangtua pelaku dimaki-maki korban dengan kata yang tak pantas. Menurut pengakuan pelaku kepada […]

  • Defisit APBD Dumai 2024 Sekitar 300 M Bermasalah, BPK Ungkap ‘Korupsi’ Berjamaah, Duit Wajib Dikembalikan!

    Defisit APBD Dumai 2024 Sekitar 300 M Bermasalah, BPK Ungkap ‘Korupsi’ Berjamaah, Duit Wajib Dikembalikan!

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    DUMAI, detak24com – Hasil audit BPK terhadap penggunaan APBD Dumai Tahun 2024 sangat mencengangkan. Hampir seluruh OPD, kontraktor, konsultan hingga person pejabat melakukan penyimpangan anggaran. BPK menemukan beberapa kejanggalan dan penyimpangan dalam penggunaan APBD Dumai 2024, yang merugikan keuangan daerah. Temuan itu menyasar hampir secara keseluruhan, Dinas, Badan, RSUD dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. […]

  • PENYIDIK KPK Obok-obok Ruang Kerja Adil, Rumah Kepala BPKAD Meranti Ikut Digeledah

    PENYIDIK KPK Obok-obok Ruang Kerja Adil, Rumah Kepala BPKAD Meranti Ikut Digeledah

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    MERANTI, detak24com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyisir sejumlah kantor dan ruang kerja bupati nonaktif Muhammad Adil. Tim dari instansi anti rasuah ini dibagi menjadi dua. Penggeledahan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB pagi tadi. Tim pertama mengarah ke Sekretariat Daerah (Setda) Kepulauan Meranti. Sementara tim kedua menuju kediaman (rumah dinas, red) tersangka […]

  • Hakim PN Surabaya Vonis Mati Dua Pemilik 43 Kilogram Sabu

    Hakim PN Surabaya Vonis Mati Dua Pemilik 43 Kilogram Sabu

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Surabaya, detak24.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya memvonis hukuman mati kepada dua terdakwa Dwi Vibbi Mahendra dan Ikhsan Fatriana karena terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 43,4 kilogram.      “Mengadili, menyatakan terdakwa I Dwi Vibbi Mahendra dan terdakwa II Ikhsan Fatriana telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana perantara jual beli narkotika golongan […]

expand_less