PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti Berdampak Buruk ke Partai, Pengamat: Bahan Bagi Rival untuk Propaganda
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 10 Apr 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Karena masyarakat akan membandingkan apa yang telah diberikan kepadanya pada masa lalu. Sehingga kekuatan parpol bukan terletak pada partainya tapi pada seberapa besar pengaruh elit untuk bisa memaksimalkan perannya selama memiliki kekuasaan,” kata Panca.
Seperti diketahui, Bupati M Adil bersama puluhan pejabat ditangkap KPK. Ia diberangkatkan dari Kepulauan Meranti menuju Pekanbaru Jumat dini hari tadi untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta.
Bupati di kabupaten termuda di Provinsi Riau ini diketahui sudah beberapa kali berpindah partai politik (Parpol). Terakhir, diketahui, M Adil berpindah ke Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Namun, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Riau Zukri Misran mengatakan, bahwa Bupati Kepulauan Meranti M Adil, yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, bukanlah kader PDI Perjuangan.
Zukri mengatakan, bahwa memang Adil disebut memiliki KTA PDI P, meski demikian Adil belumkan termasuk dalam kategori kader.
“Kita belum pernah mengeluarkan KTA untuk dia, namun kalau memang dia katanya punya KTA itu mungkin saja, tapi sebagai kader belum. Karena kader itu harus pernah ikut kaderisasi, pelatihan, digembleng dengan nilai Pancasila. Justru malah Wakil Bupati yang pernah ikut kaderisasi, kalau Adil belum. Kalau anggota kan semua orang berhak untuk jadi anggota, tapi saya tegaskan beliau bukan kader,” papar Zukri kepada CAKAPLAH.com, Jumat (7/4/2023).(CAKAPLAH)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











