Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FAKTA TRAGIS, Satu Keluarga Tewas karena Kelaparan – Berikut 6 Faktanya!

FAKTA TRAGIS, Satu Keluarga Tewas karena Kelaparan – Berikut 6 Faktanya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce mengungkapkan penyebab kematian yang menimpa satu keluarga di sebuah perumahan di Kalideres, Jakarta Barat.

Menurut Kombes Pasma, satu keluarga yang berjumlah empat orang itu ditemukan tewas karena sudah lama tak mendapat asupan baik makanan maupun minuman.

Pasma mengatakan demikian berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dokter forensik di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Berdasarkan pemeriksaan bahwa dari lambung para mayat ini tidak ada makanan,” kata Kombes Pasma kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/11/22).

Karena tak makan dan minum itulah, Kombes Pasma menuturkan, otot-otot pada jasad para korban tersebut jadi mengecil.

“Jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama. Karena dari otot-ototnya sudah mengecil,” ujarnya.

Menurut Kombes Pasma, keempat orang tersebut sudah meninggal dunia sejak tiga pekan yang lalu. Sehingga saat ditemukan, jasadnya sudah membusuk.

“Jadi itu terdiri dari bapak, ibu, ipar, semuanya meninggal di waktu berbeda,” ujar Pasma.

Empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumahnya di Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11).

Keempat orang itu antara lain, bapak berinisial RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial RM (66), dan paman berinisial BG (68).

Kepolisian maupun saksi mata juga sudah bicara sejumlah fakta dalam kasus tersebut. Berikut rangkum fakta-fakta dalam penemuan satu keluarga tewas di Kalideres.

1. Tak Ada Tanda Kekerasan

Usai penemuan, keempat jasad itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Setelah diperiksa, tim dokter forensik tidak menemukan bekas luka penganiayaan pada empat jasad tersebut.

Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar mengatakan keempat jasad itu juga sudah membusuk dan diduga telah tewas lebih dari satu pekan.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Untuk jenazah membusuk ini karena sudah lebih dari satu minggu,” kata Syafri.

2. Sudah Lama Tak Makan

Fakta lainnya dalam kasus ini, keempat jasad yang ditemukan sudah tak lama mendapat asupan makanan dan minuman. Hal ini juga diketahui berdasarkan pemeriksaan oleh dokter forensik RS Polri Kramat Jati.

“Berdasarkan pemeriksaan bahwa dari lambung para mayat ini tidak ada makanan, jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena dari otot-ototnya sudah mengecil,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce.

3. Meninggal dalam Waktu Berbeda

Kepolisian juga mengatakan bahwa empat orang ini tewas dalam waktu yang tidak bersamaan. Menurut Pasma hal itu diketahui dari perbedaan waktu pembusukan empat jasad.

“Jadi itu dari bapaknya, ibunya, iparnya, semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda,” jelas dia.

Selain itu, keempatnya tergeletak pada posisi yang berbeda-beda. Bapak ditemukan di ruang kamar bagian belakang, sang paman ditemukan di ruang tamu dalam posisi bersandar di sofa.

Sedangkan, posisi jenazah sang ibu dan anaknya, yakni RM dan DF, ditemukan berada di ruang kamar depan.

4. Terkunci dari Dalam
Fakta lainnya dalam kasus ini, polisi mengatakan bahwa rumah yang menjadi lokasi penemuan empat korban itu terkunci dari dalam.

Penemuan empat jasad yang masih satu keluarga tersebut bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumah tersebut.

“Pihak kepolisian dan secara bersama-sama membuka rumah tersebut yang mana kondisi pagar dan pintu terkunci di dalam,” jelas Pasma.

5. Terakhir Terlihat Pesan Makan Bulan Lalu

Menurut penuturan warga sekitar, Ari (29) keluarga yang ditemukan tewas di dalam rumah itu sempat memesan makanan secara daring pada Oktober. Menurut dia itu juga kali terakhir dia melihat aktivitas keluarga tersebut.

Saat itu, dia melihat kurir mengantar makanan sekitar pukul 15.00 WIB. Momen itu pula yang terakhir bagi Ari melihat keluarga tersebut sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Pernah lihat sekali itu, ibunya doang,” kata Ari.

Setelah itu, Ari tidak pernah lagi melihat ada yang mengantar makanan ke rumah tersebut. Ari tinggal persis bersebelahan dengan keluarga itu.

6. Temuan Kapur Barus dan Lilin di Rumah

Ketua RT 07/RW 15 Kalideres Asiung mengatakan pihaknya sempat menemukan kapur barus dan lilin dalam rumah keluarga tersebut.

“Ada di meja, sama lilin. Di piring, taruh di mangkok,” kata Asiung.

Menurut Asiung kapur barus dan lilin itu terletak paling dekat dengan mayat yang berada di ruang tengah tersebut.(KPC/cnn)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DUH! Pak Kades Bengkalis Jual HPT 73,29 Hektar ke Pengusaha Tambak Udang

    DUH! Pak Kades Bengkalis Jual HPT 73,29 Hektar ke Pengusaha Tambak Udang

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Aparat Kejaksaan Negeri Bengkalis menahan Kades Senderak, Harianto, Senin (27/02/23). Tersangka ditahan di Lapas untuk 20 hari ke depan. Harianto ditahan dalam perkara dugaan korupsi penerbitan surat penjualan HPT (hutan produksi terbatas) seluas 73,29 hektar di Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Lahan tersebut dialihfungsikan menjadi tambak udang oleh pembeli beberapa tahun […]

  • USAI Kunker di Bengkalis, Danrem 031/WB Kunjungi Kodim 0320/Dumai

    USAI Kunker di Bengkalis, Danrem 031/WB Kunjungi Kodim 0320/Dumai

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24com – Usai melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kodim 0303/Bengkalis, Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI H Parlindungan Hutagalung menyempatkan diri mengunjungi dan menyapa prajurit dan PNS Kodim 0320/Dumai, Jumat (31/03/2023). Setiba di Pelabuhan Internasional Dumai, Danrem beserta rombongan disambut langsung oleh Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan SE. Baca juga : https://detak24.com/dandim-letkol-arh-hermansyah-tarigan-terima-audiensi-dpd-llmb-dumai/ […]

  • Kejagung Periksa SPPG Tersangkut Korupsi MBG Eks Ketua BGN 

    Kejagung Periksa SPPG Tersangkut Korupsi MBG Eks Ketua BGN 

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Kejagung memeriksa sejumlah SPPG yang diduga bermasalah dan terkait dengan kasus korupsi MBG eks Ketua BGN Dadan Hindayana dkk. Dirjampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan bahwa sebagian besar SPPG yang beroperasi masih menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Fokus utama penyidik saat ini, dikatakannya untuk mengidentifikasi dan menelusuri SPPG yang diduga memiliki keterkaitan langsung […]

  • PULUHAN Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan di Riau, Ini Sanksi Disnaker

    PULUHAN Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan di Riau, Ini Sanksi Disnaker

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 22 perusahaan dilaporkan ke  Disnakertrans Riau, terkait pembayaran THR karyawan tidak sesuai ketentuan. “Sampai H-1 Lebaran tahun 2024, ada 22 pengaduan terkait THR. Pengaduan disampaikan ke Posko THR Disnakertrans Riau,” kata Kepala Disnakertrans Riau, Boby Rachmat, dikutip Rabu (10/04/24). Boby mengatakan, selain ada yang tidak membayarkan THR karyawan juga ada terkait […]

  • Dua Terciduk, Pengedar Sabu di Balai Jaya Rohil Menyerah Usai Mobil Terbalik

    Dua Terciduk, Pengedar Sabu di Balai Jaya Rohil Menyerah Usai Mobil Terbalik

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHIL, detak24com – Polisi berhasil menangkap dua pengedar sabu di Balai Jaya, Rohil setelah aksi kejar-kejaran hingga mobil tersangka terbalik. Informasi dirangkum Rabu (04/03/26), aksi kejar-kejaran mewarnai pengungkapan kasus narkotika di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (27/02/26). Pengedar narkotika jenis sabu berinisial HM (35) akhirnya berhasil ditangkap setelah mobil yang dikendarainya terbalik. Tersangka HM ditangkap […]

  • BAYAR GAJI di Bawah UMK Terancam Masuk Penjara, Disnaker Buka Pengaduan

    BAYAR GAJI di Bawah UMK Terancam Masuk Penjara, Disnaker Buka Pengaduan

    • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com -Gubri Syamsuar telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Riau tahun 2023. SK penetapan UMK di Riau berdasarkan rekomendasi dari Bupati/Walikota se-Riau, yang telah dibahas dewan pengupahan sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenker) Nomor 18 Tahun 2023. Penetapan UMK di Riau sebagai acuan perusahaan yang beroperasi di Riau untuk […]

expand_less