DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Parah, Puluhan Ribu Karyawan BUMN serta Ribuan Dokter Dapat Bansos 

Ilustrasi bansos. f : ist

JAKARTA, detak24com Fakta mencengangkan terungkap dari penyaluran bantuan sosial (bansos) di Indonesia.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan ribuan penerima bansos ternyata bukan orang miskin. Bahkan, sebagian justru berpenghasilan tinggi.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengungkap temuan mengejutkan ini saat konferensi pers di Kementerian Sosial (Kemensos), belum lama ini.

Dari hasil pengecekan data di salah satu bank, ada 27.932 penerima bansos yang berstatus pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Dari satu bank saja, profil penerimanya termasuk pegawai BUMN,” ujarnya dikutip, Rabu (13/08/25).

Tak hanya itu, PPATK juga menemukan 7.479 penerima bansos yang berprofesi sebagai dokter, serta lebih dari 6.000 orang bekerja di jabatan eksekutif atau manajerial.

Lebih miris lagi, ada penerima yang memiliki saldo rekening di atas Rp50 juta namun tetap terdaftar sebagai penerima bantuan.

Dari sekitar 10 juta rekening yang datanya diserahkan Kemensos, PPATK mengidentifikasi 8,39 juta benar-benar menerima bantuan.

Sisanya, sekitar 1,7 juta rekening tidak ditemukan bukti pencairan sama sekali. Temuan ini menimbulkan pertanyaan besar: seberapa akurat sebenarnya data penerima bansos pemerintah?

Menanggapi hal ini, anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanul Haq meminta validasi data dilakukan secara teliti. Menurutnya, pencoretan nama penerima jangan dilakukan sembarangan, karena ada kemungkinan terjadi kesalahan input atau data ganda.

Dia juga mendukung langkah Kemensos yang berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menindaklanjuti temuan PPATK.

“Ini kesempatan untuk membersihkan data bansos dan menindak tegas penyalahgunaan. Termasuk yang terkait judi online,” imbuhnya.

Kini, publik menanti aksi nyata pemerintah. Apakah data akan segera dibersihkan, sehingga bansos benar-benar diberikan kepada yang membutuhkan, dikutip dari jpnn. (Red)

Editor : Kar