Puluhan Rumah Terbakar Jadi Abu di Pulau Kijang Inhil, IPMR Salurkan Bantuan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
- print Cetak

Puluhan rumah warga rata dengan tanah dalam kebakaran hebat di Pulau Kijang, Inhil. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INHIL, detak24com – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Reteh (IPPMR) menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Pulau Kijang, Lorong Cempaka, Kecamatan Reteh, Inhil, Sabtu (13/09/25).
Selama dua hari penggalangan dana, IPPMR berhasil mengumpulkan Rp12,8 juta dan 10 kantong pakaian layak pakai. Bantuan diserahkan kepada Camat Reteh Zailani, serta RT Lorong Cempaka, Andi Marsukaina, untuk disalurkan kepada warga terdampak.
Perwakilan IPPMR, Farhan Afif menyampaikan rasa syukur atas kelancaran aksi solidaritas tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan rezeki mereka. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. Harapan kami, donasi ini juga bisa menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujarnya
Sementara, Camat Reteh, Zailani memberikan apresiasi atas gerakan solidaritas IPPMR yang mampu mengumpulkan bantuan dalam waktu singkat.
Sebelumnya, Pemkab Inhil juga menyalurkan bantuan melalui BPBD, Disdukcapil, dan BAZNAS berupa uang tunai, sembako, dan makanan siap saji.
Kebakaran Hebat
Musibah kebakaran melanda pemukiman masyarakat, kali ini sekitar 23 rumah warga di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hangus terbakar, Rabu (10/09/25) petang.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah yang memilukan ini.
Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 15.40 WIB, karena bangunan rata-rata terbuat dari bahan kayu sehingga api dengan cepat merambat ke bangunan-bangunan lainnya.
Masyarakat setempat pun bahu-membahu melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Bahkan untuk memutus api agar tidak menyebar, petugas dan masyarakat harus merobohkan beberapa rumah warga.
Kurang lebih 1 jam berjibaku, akhirnya api berhasil padamkan. Namun setidaknya 23 rumah yang hangus terbakar.
Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Reteh, AKP Syahril saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran tersebut.
Api merambat sangat cepat karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu. Saat ini api sudah berhasil padam, namun pendinginan masih dilakukan di lapangan,” ucapnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, aparat kepolisian bersama tim gabungan tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan pendataan.
“Kami belum dapat memastikan penyebab kebakaran maupun nilai kerugian. Fokus utama saat ini adalah membantu warga terdampak dan mengamankan lokasi kejadian,” imbuh Kapolsek. (Red)
Editor : Kar












