DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Nahas, Remaja Tewas Diterkam Buaya di Batuteritip Dumai

Evakuasi remaja tewas diterkam buaya di Batuteritip Dumai. f : ist

DUMAI, detak24com – Naas menimpa remaja bernama Dwi (18), warga RT 13 Kampung Selayang Pandang Kelurahan Batuteritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai. Ia tewas diterkam buaya saat memancing.

Informasi dirangkum, Senin (22/12/25), kejadian nahas tersebut terjadi pada Jumat (19/12/25) petang sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya remaja tersebut dilaporkan hilang, kemudian jenazahnya ditemukan pada Sabtu (20/12/25).

Baca juga : Berita Gempar Viral, Maling Motor Jemaah Masjid di Bumiayu Diikat ke Tiang Listrik 

Seperti disampaikan Pembantu Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Batuteritip, Ponimin, dikutip dari catatanriau, mengatakan ada warga yang menjadi korban serangan buaya saat beraktivitas di sungai.

Berdasarkan kronologis yang dihimpun di lapangan, korban diketahui bernama Dwi, berusia 18 tahun. Saat kejadian, Dwi bersama dua orang temannya tengah memancing ikan menggunakan sampan di sungai Teluk Dalam, tepatnya di bawah kawasan Gudang Garam Batuteritip.

“Korban berada di bagian depan atau haluan sampan sambil memancing. T.iba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menyambar korban,” ungkap Ponimin.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban langsung ditarik ke dalam sungai dan tidak muncul kembali ke permukaan. Dua rekan korban yang menyaksikan kejadian itu sempat panik. Baru sekitar setengah jam kemudian bergegas mencari bantuan warga sekitar.

Mendapat laporan tersebut, warga setempat bersama segera melakukan pencarian secara beramai-ramai dengan menyusuri lokasi kejadian. Hingga sekitar pukul 20.00 WIB, salah satu rombongan warga yang melakukan penyisiran mengaku sempat melihat bagian kaki korban yang masih berada dalam gigitan buaya di aliran Sungai Teluk Dalam.

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seperti disampaikan Ketua RT 013 Selayang Pandang, Suarman melalui sambungan telepon.

Menurut Suarman, jenazah korban ditemukan di tepian sungai sekitar 300 meter melewati kawasan Gudang Garam Batuteritip ke arah dalam. Sebelumnya, warga sempat melihat buaya melintas di area tersebut.

“Masyarakat kemudian berinisiatif kembali melakukan penyisiran di lokasi itu. Hngga akhirnya korban ditemukan di tepian sungai dekat pohon nipah,” jelas Suarman.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 18.03 WIB dan langsung dievakuasi oleh warga untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Aparat lingkungan turut membantu mengamankan lokasi selama proses evakuasi berlangsung.

Dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak keluarga dan warga setempat menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tragis tersebut.

Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta membatasi aktivitas di sekitar sungai, mengingat kawasan Sungai Teluk Dalam dikenal sebagai habitat buaya yang kerap menimbulkan ancaman keselamatan. (Red)

Editor : Kar