Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MUI Bolehkan Distribusi Daging Kurban Olahan, Dampak Wabah PMK

MUI Bolehkan Distribusi Daging Kurban Olahan, Dampak Wabah PMK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jakarta, detak24.com -Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan umat Islam mendistribusikan daging hewan kurban ke daerah-daerah yang membutuhkan dalam bentuk segar maupun olahan.

Hal itu dapat dilakukan menjamin pemerataan distribusi hewan kurban imbas kebijakan pembatasan pergerakan hewan di daerah wabah PMK.

Menurut Ketua MUI, Asrorun Niam Soleh dalam keterangannya dikutip Selasa (07/06/22), hal itu dapat dilakukan menjamin pemerataan distribusi hewan kurban imbas kebijakan pembatasan pergerakan hewan di daerah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Untuk itu daging kurban dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan dalam bentuk daging segar atau daging olahan,” kata 

Asrorun mengatakan hewan kurban potensial menumpuk di satu daerah karena tidak bisa keluar ke daerah lain imbas kebijakan karantina wilayah akibat wabah PMK. Akibatnya, daging kurban bisa menumpuk di wilayah tertentu.

“Maka MUI memberi solusi bisa melaksanakan kurban di daerah tersebut,” kata dia.

Ketentuan itu, kata Asrorun, telah tertuang dalam Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Kondisi Wabah PMK.

Fatwa MUI itu berisikan umat Islam dapat berkurban di daerah sentra ternak, baik secara langsung maupun tak langsung dengan mewakilkan kepada orang lain. Fatwa itu juga memperbolehkan berkurban melalui lembaga sosial keagamaan yang menyelenggarakan program pemotongan hewan kurban dari sentra ternak.

MUI juga menetapkan hewan yang memiliki gejala klinis berat terpapar wabah PMK tak sah untuk dijadikan hewan kurban. Gejala klinis berat itu di antaranya kuku lepuh hingga terlepas, kaki pincang sehingga tak bisa berjalan hingga kondisi fisik hewan sangat kurus.

Di sisi lain, MUI menetapkan hewan yang terjangkit PMK dengan gejala klinis kategori ringan masih sah dijadikan hewan kurban. Gejala ringan itu seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak nafsu makan, dan keluar air liur lebih dari biasanya.(CNN)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (19)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KASUS Suap Penghargaan WTP Meranti, KPK Diminta Periksa Kepala BPK Riau

      KASUS Suap Penghargaan WTP Meranti, KPK Diminta Periksa Kepala BPK Riau

      • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pasca KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti dalam kasus suap penghargaan WTP, lembaga antikorupsi tersebut diminta periksa Kepala BPK Riau. Hal ini dikatakan ahli hukum dari Universitas Islam Riau (UIR), Dr Syafriadi MH. Menurutnya dari persoalan tersebut sekaligus mengasumsikan bahwa persepsi masyarakat selama ini soal jual beli penghargaan WTP itu benar. “Selama ini […]

    • TANGKAP Dua Pelaku, Polda Riau Gerebek Aktifitas Usaha Tanah Urug di Pekanbaru

      TANGKAP Dua Pelaku, Polda Riau Gerebek Aktifitas Usaha Tanah Urug di Pekanbaru

      • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Ditreskrimsus Polda Riau berhasil menemukan aktifitas pertambangan berupa penambangan tanah urug (tanah timbun) tanpa izin usaha di Jalan 70, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Dari pengungkapan tersebut, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 orang laki-laki berinsial HH (21) selaku operator alat berat dan RK (54) selaku tukang catat sekaligus pemilik lahan. Kabid Humas […]

    • Pendi Tanah Abang-Syahril Patahkan Perlawanan Surya Mulyadi-Anes 

      Pendi Tanah Abang-Syahril Patahkan Perlawanan Surya Mulyadi-Anes 

      • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 23Komentar

      DURI, detak24.com – Pertandingan persahabatan Badminton antar member Kedai Kopi 352 masih berlanjut. Pertandingan kembali digelar, Selasa (07/03/23) sore di Hall Rifqi, Jalan Pertanian, Kelurahan Duri Barat. Pendi Tanah Abang sekali lagi berhasil mempertahankan juara bertahan meski dengan pasangan yang berbeda. Pendi-Syahril mematahkan perlawanan Surya Mulyadi-Anes dengan skor akhir 30-17. Pendi yang biasanya berpasangan dengan […]

    • VIRAL Pekanbaru : Waspadai Facebook Dirrekkrimsus Polda Riau, Warganet Nyaris Tertipu!

      VIRAL Pekanbaru : Waspadai Facebook Dirrekkrimsus Polda Riau, Warganet Nyaris Tertipu!

      • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Akhir-akhir ini warganet dibikin resah oleh akun facebook atas nama Dirrekkrimsus Polda Riau Asep Darmawan. Pasalnya, pemilik akun memaksa minta kirimkan sejumlah pulsa. Menyikapi hal itu, Direktur Reskrimumsus Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan mengimbau kepada masyarakat maupun pengguna media sosial agar tidak tertipu dengan akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya. Akun tersebut […]

    • Peternak Riau Ogah Urus Ganti-Rugi PMK, Syaratnya Ribet

      Peternak Riau Ogah Urus Ganti-Rugi PMK, Syaratnya Ribet

      • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      PEKANBARU, detak24.com- Setakat ini terdapat 24 ekor sapi yang mati dan 28 ekor dilakukan pemotongan paksa akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Riau. Namun, belum ada peternak yang mendapatkan ganti rugi. seperti yang dijanjikan pemerintah pusat sebelumnya. Beberapa waktu lalu, pemerintah mengaku siap memberikan ganti rugi bagi peternak yang hewannya mati akibat terkena wabah […]

    • Gempar Syahroni dan 4 Anggota Keluarganya Tewas Dibantai, Terkubur Satu Liang 

      Gempar Syahroni dan 4 Anggota Keluarganya Tewas Dibantai, Terkubur Satu Liang 

      • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INDRAMAYU, detak24com – Warga Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu digegerkan oleh penemuan lima jenazah satu keluarga yang terkubur dalam satu lubang di belakang sebuah rumah. Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan tetangga karena salah satu penghuni rumah tidak merespons sejak beberapa hari terakhir. Awal Mula Penemuan Sohib (45), warga sekitar mengatakan, tetangga korban sejak Kamis (28/8/2025) […]

    expand_less