Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menguat Isu #Megadikudeta, Kader PDIP di Riau Pasang Badan

Menguat Isu #Megadikudeta, Kader PDIP di Riau Pasang Badan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Isu Megawati bakal dikudeta menguat di sosial media Twitter, dengan tagar #Megadikudeta. Petinggi Parpol di daerah pun angkat bicara.

Menanggapi hal tersebut, kader – kader PDI P di Riau berang, karena ada yang mengganggu kepemimpinan Megawati di PDI P tersebut.

Kordias Pasaribu SH, MSi, politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Riau mengatakan menjelang Pemilu 2024 ini berbagai cara kotor dilakukan politisi yang tidak terima atas prestasi yang telah dibuat Presiden Joko Widodo (Jokowi), selaku kader partai berlambang banteng moncong putih itu, untuk membangun Indonesia.

Selain itu, ada juga upaya memecah belah solidatas PDI Perjuangan dengan maksud untuk memisah-misahkan kader atas kepemimpinan Ketua Umum PDI-P, Prof Megawati Soekarnoputri.  

Kordias Pasaribu SH MSi, Wakil Ketua DPRD Riau periode 2014-2019 ini, mengatakan bahwa panggung Pemilu 2024 ini bukan kali pertama bagi PDI Perjuangan.

“Panggung ini untuk lebih menjelaskan kepada rakyat bagaimana Ibu Mega akan membuat keputusan yang lebih mementingkan kepentingan bangsa dan rakyatnya, bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi untuk kelompok atau pun golongan tertentu untuk meraih kekuasaan ” ungkap Kordias, Senin (31/10/2022).

Karena dibeberkan Dias, sosok Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, adalah figur yang sudah terbiasa dan terlatih melewati semua proses masa yang sulit sebagai seorang negarawan.

“Perjalanan karir politik Ibu Mega sudah teruji, ditempa sejak zaman represif dan kelam orde baru era Soeharto, bahkan disudutkan dengan isu gender sekalipun, ” ujar Dias.

Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima RI juga, ungkap Dias, bukan pula sosok yang ambius untuk meraih kekuasaan dengan cara-cara kotor apalagi sampai memecah belah persatuan bangsa.

“Ibu Mega itu seorang negarawan, meskipun PDI Perjuangan pemenang Pemilu pada 2014 dan 2019, dan Ibu Mega sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan memberikan tempat kepada Bapak Ir Haji, Joko Widodo (Jokowi) memimpin bangsa ini selama dua periode ini. Coba bandingkan partai pengusa sebelumnya berapa menterinya,” ungkap Dias.

Diungkapkan Dias, Megawati Soekarnoputri semasa menjadi Presiden telah mampu melahirkan produk undang-undang yang dirasakan rakyat Indonesia hingga saat ini. Dicontohkan Dias, saat itu melahirkan undang-undang bahwa anggaran kesehatan dan pendidikan dalam mata anggaran, baik APBN dan APBD harus diutamakan, kemudian peraturan Pemilu di tangan rakyat atau pemilihan langsung yang terjadi saat ini.

Dan tidak kalah penting lagi ketika menjabat ketua partai yang mendapatkan tiket untuk mencalonkan Presiden (Capres) tapi malah tidak dipakai karena mendengarkan dan mengutamakan kepentingan rakyat sehingga Megawati memutuskan mencalonkan Jokowi hingga 2 periode.

“Malah partai yang menghujat sebelumnya ikut bergabung mendukung kepemimpinan Pak Jokowi ” ujarnya.

Artinya, tegas Dias, percuma saja bikin Tagar #MegaDikudeta yang sempat trending di media sosial Twitter. Dimana sebelumnya tagar tersebut muncul pada Kamis (27/10/2022) lalu.

Tagar tersebut berisi cibiran kepada Megawati. Selain itu juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Umum PDI-P di tahun 2024.

“Salah lawan jika ada pihak mau acak-acak kader Banteng pakai tagar tersebut, nggak berkualitas cara berkompetisinya, bisa dikatakan cara kampungan pihak yang mau acak-acak PDI Perjuangan itu,” tukas Dias.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih elah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (16)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • MIRIS! Terdapat Dua Balita, Tekong Sembunyikan 12 TKI di Hutan Medangkampai Dumai

      MIRIS! Terdapat Dua Balita, Tekong Sembunyikan 12 TKI di Hutan Medangkampai Dumai

      • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      DUMAI, detak24com – Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Ditreskrimum Polda Riau menggagalkan penyeludupan 12 Pekerja Migran Ilegal (PMI) atau TKI jaringan Herman Aceh, dari Dumai ke Malaysia. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengatakan, dari pengungkapan tersebut polisi menangkap seorang pelaku berinisial RA (29). Tersangka mengaku anggota jaringan Herman Aceh. […]

    • Siswa SMA Tembak 21 Orang hingga Tewas, 19 Murid SD

      Siswa SMA Tembak 21 Orang hingga Tewas, 19 Murid SD

      • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      Texas, detak24..com  — Insiden penembakan di sekolah dasar Robb di Uvalde, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (24/5) siang waktu setempat menewaskan 19  murid SD serta  dua orang dewasa. Penembakan massal itu merupakan salah satu peristiwa paling tragis di negara Paman Sam dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya, penembakan dengan jumlah korban tewas terbanyak terjadi pada 14 Desember […]

    • ANAK Pengedar Sabu, Emak Emak Histeris Saat Digerebek Polisi di Perawang

      ANAK Pengedar Sabu, Emak Emak Histeris Saat Digerebek Polisi di Perawang

      • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SIAK, detak24com – Seorang emak di Perawang Siak histeris saat anaknya berinisial JH (25) ditangkap polisi, karena terbukti sebagai pengedar sabu. Dirresnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebekti mengungkapkan, dimana pelaku  sering mengedarkan narkotika jenis sabu di Jalan Pipa, Kelurahan Perawang, Tualang, Siak. Saat penggerebekan, emak tersangka tak kuasa menahan emosi dsn histeris sejadi jadinya. […]

    • DPRD INHU Tetapkan APBD 2023 Sebesar Rp1,5 Triliun – Simak Rinciannya

      DPRD INHU Tetapkan APBD 2023 Sebesar Rp1,5 Triliun – Simak Rinciannya

      • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      INHU, detak24.com – DPRD  Inhu menetapkan RAPBD (Rancangan Peraturan Daerah) menjadi Perda APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar, Rp1.550.478.806.098 triliun pada sidang Ritonga, Rabu (30/11/22) malam. Penetapan tersebut dilakukan dalam sidang paripurna Dewan yang dipimpin langsung Ketua DPRD Inhu, Elda Suhanura dengan didampingi Wakil Ketua I, Masrullah dan Wakil Ketua II, H Suwardi. Sementara, dari unsur […]

    • PLTA Koto Panjang Buka 3 Pintu Waduk, Warga Diminta Waspada

      PLTA Koto Panjang Buka 3 Pintu Waduk, Warga Diminta Waspada

      • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau membuka tiga pintu waduk setinggi 50 cm, Senin (13/01/25) petang. Masyarakat di sepanjang Sungai Kampar diingatkan untuk waspada. Pasalnya pembukaan pintu waduk akan berimbas terhadap kenaikan permukaan air Sungai Kampar.  Imbauan tersebut diutarakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadaman Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau, M […]

    • Korupsi APBDes Rp 1,05 M, Kades Kasang Mungkal Rohul Dituntut 7,5 Tahun 

      Korupsi APBDes Rp 1,05 M, Kades Kasang Mungkal Rohul Dituntut 7,5 Tahun 

      • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Kades Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul periode 2017–2021, Rafli Yanto dituntut hukuman 7 tahun 6 bulan penjara. Ia dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) senilai Rp 1,05 miliar. Tuntutan dibacakan oleh JPU Galih Aziz dan Fahrul Akhmi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin […]

    expand_less