MENGANGGUR di Malaysia, TKI Asal Banglas Meranti Nekat Jadi Kurir Sabu 1 Kg

Selanjutnya Kapolsek Rangsang Barat yang dipimpin IPTU Benny Afriandi Siregar bersama anggota yang mendapatkan informasi bergerak cepat menuju ke lokasi, namun tidak ditemukan pelaku dan barang bukti.
Satu jam kemudian, tepatnya pukul 13.20 WIB, Kapolsek Rangsang Barat mendapat informasi bahwa pelaku sudah bergerak ke Tanjung Buton, Kabupaten Siak menggunakan kapal speed boat penumpang.
Kemudian Kapolsek Rangsang Barat langsung berkordinasi dengan Kasat Polairud untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan menggunakan speed boat Polair dan pada pukul 14.30 WIB. Terhadap pelaku bernama Hendri langsung dilakukan penangkapan bersama barang bukti.
Pelaku yang merupakan warga Kuala Tungkal, Provinsi Jambi ini dan barang bukti dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti. Selanjutnya pada hari Senin (19/6/2023) sekira pukul 17.30 WIB, polisi kembali melakukan penangkapan terhadap dua orang yang berlokasi di Jalan Banglas, Kelurahan Selatpanjang Timur, yakni Aris (21) dan Iis (24).
Kapolres juga menjelaskan tugas dari para pelaku, dimana Hendri bertugas sebagai kurir yang menjemput sabu dari Selatpanjang, Kepulauan Meranti dengan tujuan ke Jambi dan mendapatkan upah sebesar Rp 20 juta untuk sekali pengantaran.
“Dia tersangka berinisial Hendri ini diupah sebesar Rp 20 juta untuk sekali pengantaran.Tersangka mengakui baru pertama kali sebagai kurir atau perintah tersangka U (DPO) dan baru mendapat imbalan sebesar Rp 2 juta,” kata AKBP Andi Yul.
Sementara itu Aris bertugas membawa sabu dari Batu Pahat, Malaysia ke Selatpanjang atas perintah U. “Tersangka Aris ini diketahui sudah dua kali membawa narkotika jenis sabu. Tersangka mendapat upah sebagai kurir sebesar Rp 20 juta dan baru diterimanya sebesar Rp 15 juta yang dikirimkan melalui transfer rekening istrinya. Tersangka membawa sabu ke Selatpanjang menggunakan speed pancung milik U,” ungkap Kapolres.

9 thoughts on “MENGANGGUR di Malaysia, TKI Asal Banglas Meranti Nekat Jadi Kurir Sabu 1 Kg”