Mantan Dandim Dumai Promosi Jabatan Jadi Pangdam Udayana
Mayjen TNI Sonny Aprianto
Setelah pindah dari Dumai, sejumlah posisi strategis lainnya pernah disandang Alumni Akmil 1990 ini. Saat berpangkat kolonel, Sonny Aprianto kembali masuk ke Riau dan menjabat sebagai Danrem 031// Wirabima di Pekanbaru. Ia dilantik menjadi Danrem Wirabima pada Rabu, 28 Februari 2018 lalu. Di sini pula melatinya pecah dan berubah menjadi bintang. Sonny Aprianto resmi menyandang pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal.
Kini, Mayjen TNI Sonny Aprianto melenggang ke Bali setelah resmi ditunjuk sebagai Pangdam IX Udayana. Dia menggantikan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak (menantu LB Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) yang dipercaya menempati jabatan baru sebagai Pangkostrad.
Di lingkungan TNI, Sonny dikenal sebagai perwira tinggi dengan spesialisasi kontra intelijen. Sebelum ditunjuk sebagai Pangdam Udayana, jenderal bintang dua ini menjabat Deputi III Bidang Kontra Intelijen di Badan Intelijen Negara (BIN).
Sebelum masuk BIN, Sonny juga menduduki jabatan elite intelijen, yakni Komandan Pusat Intelijen TNI AD (Danpusintelad). Tugas itu diembannya selama tiga tahun, 2018 sampai 2021.
Karir Sonny dalam urusan intelijen juga ditorehkan dalam beberapa jabatan penting sebelumnya, di antaranya Paban/III Biddagri Sintel TNI (2014-2016) dan Asintel Kasdam Jaya (2013-2014).
Bali juga bukan tempat baru bagi Sonny dalam tugas intelijen kemiliteran. Dirinya pernah mengemban jabatan Komandan Detasemen Intelijen (Dandenintel) Kodam IX/Udayana.
Dengan pengalaman puluhan tahun di bidang intelijen, Sonny dinilai memiliki kapasitas dan momentum yang tepat untuk menjadi Pangdam Udayana ke-41. Apalagi tahun ini Bali akan menjadi tuan rumah KTT G20 yang akan dihadiri kepala negara dari berbagai belahan dunia. Analisis intelijen yang matang sangat diperlukan agar even penting berskala internasional itu berjalan aman.(red)

19 thoughts on “Mantan Dandim Dumai Promosi Jabatan Jadi Pangdam Udayana”