Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Mama Artis Defri Juliant Dimaki Perawat, Gegara Minta Bantu Layanan Barcode 

Mama Artis Defri Juliant Dimaki Perawat, Gegara Minta Bantu Layanan Barcode 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Pedangdut Defri Juliant dapat kabar buruk dari kampung halaman, Bangkinang. Mama tersayangnya dimaki oknum perawat saat minta bantu layanan barcode di Puskesmas Bangkinang Kota.

Pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar disorot publik. Kali ini akibat ulah oknum perawat di Puskesmas Bangkinang Kota diduga memaki pasien.

Peristiwa ini dialami seorang ibu rumah tangga, Susi Julianto, warga Kecamatan Bangkinang Kota, pada Senin (15/12/25) pagi. Korban merupakan orangtua dari pedangdut nasional Defri Juliant.

Kasus ini menjadi viral lantaran diunggah langsung di media sosial oleh Defri Juliant. Diketahui, Defri seorang artis, pemeran serta presenter jebolan salah satu ajang pencarian bakat penyanyi dangdut yang tayang di sebuah stasiun televisi swasta.

Defri yang sedang berada di Jakarta sangat menyayangkan ketika mamanya datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mata, justru mendapatkan perlakuan kasar dan makian oleh seorang oknum perawat Puskesmas tersebut berinisial VW.

Kata kotor tersebut diucapkan VW dipicu karena ibunya tidak memahami pemindaian barcode pendaftaran pelayanan di Puskesmas tersebut.

“Saya peringatkan, pelayanan kesehatan bukan ajang mencaci, melainkan tempat memberi rasa aman dan dihargai! Jaga sopan santun, jangan karena merasa dibutuhkan lalu bersikap seenaknya ke pasien. Jujur saya emosi, saya nggak terima, saya tunggu permintaan maaf kalian ke ibu saya! Julianto Susi,” begitu unggahan Defri.

Kemudian, Defri dalam unggahan berikutnya menjelaskan bahwa kata kotor yang disampaikan VW karena ibunya meminta layanan WiFi karena saat itu selain tidak memahami pemindaian barcode untuk mendaftar di Puskesmas. Telepon seluler ibunya juga sedang tidak memiliki paket data.

Oknum nakes sempat menyuruh ibunya membeli paket data di luar. Namun, saat itu karena kondisi sedang hujan, maka ibunya meminta tolong agar diberikan akses menggunakan WiFi gratis di Puskesmas tersebut.

Apa yang dilakukannya hanya karena ia sebagai anak tidak ingin ada orang yang memperlakukan ibunya semena-mena.

Kasus itu terlanjur menjadi perhatian publik. Pada Rabu (17/12/25), Kepala Puskesmas Bangkinang Kota dr Yudi Susanto berupaya melakukan mediasi antara stafnya dengan Susi Julianto.

Mediasi digelar di rumah kediaman Susi Julianto di Bangkinang, Selasa (17/12/25) pagi menjelang siang.

Kepada wartawan, Yudi Susanto menyebutkan, dalam pertemuan itu ia didampingi Kepala Tata Usaha Puskesmas Bangkinang Kota dan staf. Selain itu hadir perawat VW yang didampingi suaminya serta Susi bersama suaminya, Julianto.

Pertemuan mediasi selesai menjelang waktu istirahat salat dan makan (Ishoma). “Sudah selesai mediasi tadi. Mereka saling memaafkan kalau ada kesalahan kata-kata,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari pertemuan ini diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Ia juga berjanji akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

“Komunikasi dengan masyarakat akan lebih ramah, sopan, dan memberikan perhatian kepada seluruh masyarakat yang datang,” ulas Yudi.

Pesan-pesan agar pelayanan tenaga medis dilakukan lebih baik lagi juga telah disampaikannya di grup WhatsApp Puskesmas Bangkinang Kota.

Kadiskes Sidak Puskesmas 

Masalah ini juga direspons Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr Asmara Fitrah Abadi yang langsung sidak di Puskesmas Bangkinang Kota. Ia sekaligus memimpin apel pagi, Rabu (17/12/25).

Kadiskes menekankan kepada seluruh tenaga medis agar menjaga etika, komunikasi yang baik dalam pelayanan serta keramahan kepada pasien maupun keluarga pasien yang datang.

Seluruh tenaga medis diminta meningkatkan disiplin, adab dalam melakukan pelayanan, dan menaati standar operasional prosedur (SOP) dalam memberikan pelayanan.

Kepada seluruh staf, Kadiskes juga mengingatkan agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi.

Berkaitan dengan kejadian di Puskesmas Bangkinang Kota, ia menyebutkan bahwa antara Susi dan VW sebenarnya berteman sejak lama dan awalnya mereka berseloroh.

Mengenai adanya pernyataan dari anak Susi, yang mengatakan bahwa ibunya mendapatkan kata kotor dari Vera, hal itu tidak dapat dibuktikan karena tidak ada saksi yang mendengar perkataan tersebut.

“Tadi sudah selesai, dimediasi sama Kapus dan sudah salam-salaman. Namanya berkawan, mereka bercanda. Vera mengaku tak memaki, Susi mengatakan Vera sebaliknya. Namun, keduanya tak ada saksi,” terang dia.

Ketika ditanya apa sanksi yang diberikan kepada Vera, Kadiskes mengatakan bahwa yang bersangkutan telah diberi teguran lisan.

Datangi Rumah Korban 

Sementara di tempat terpisah, Perwakilan keluarga Vera, Beny Zairalatha mengatakan, pertemuan itu merupakan bentuk itikad baik dari semua pihak.

“Tadi kami telah bertemu dan pada pertemuan itu para pihak telah saling memaafkan,” ujarnya kepada wartawan di Bangkinang, Rabu (17/12/25).

Dalam mediasi ini juga ada percakapan melalui panggilan video antara Defri Juliant yang sedang berada di Jakarta dengan Vera.

“Terkait pernyataan apakah unggahan (Defri) di media sosial harus diturunkan, hal tersebut seharusnya menjadi bagian dari hasil pertemuan. Namun tidak ada unsur paksaan, karena itu merupakan hak privat masing-masing pihak,” kilahnya, seperti diikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Tegang, Ratusan Petani Sawit ‘Kepung’ Pengadilan Negeri Bangkinang

    Sempat Tegang, Ratusan Petani Sawit ‘Kepung’ Pengadilan Negeri Bangkinang

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANGKINANG, detak24com – Ratusan anggota petani Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) tumpah ruah di Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang, Selasa (08/10/24). Para petani tersebut bersama penasehat hukumnya menghadiri mediasi yang dipimpin langsung mediator PN Bangkinang. Dimana mediasi ini memberikan kesempatan kepada penggugat yakni PTPN IV Regional III dan para tergugat (Koppsa-M) terkait solusi terbaik dalam […]

  • Komisi III DPR-RI Kunker di Kejari Pringsewu Lampung

    Komisi III DPR-RI Kunker di Kejari Pringsewu Lampung

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    LAMPUNG, detak24.com – Anggota Komisi III DPR-RI, Taufik Basari SH MHum menggelar kunjungan kerja (Kunker) di Kejari Pringsewu, Lampung, Kamis (21/04/22). Kedatangan rombongan legislator dari Fraksi Partai Nasdem itu didampingi oleh Anggota DPRD Propinsi Lampung dari fraksi dan partai yang sama. Sesuai rilis yang diterima detak24.com, bahwa rombongan Kunker TTaufik Basari SH MHum LLM disambut […]

  • Polisi Sikat Tiga Pembalak di Desa Langkat Bengkalis

    Polisi Sikat Tiga Pembalak di Desa Langkat Bengkalis

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Polisi sikat tiga pembalak di Desa Langkat, Bengkalis. Ketiganya insial Si (20), Sl (23) warga setempat, dan MK (22) alamat Siak. Informasi dirangkum, Senin (05/08/24), penangkapan ketiga pembalak ini merupakan hasil dari penyelidikan terkait aktivitas pengrusakan hutan yang dilaporkan terjadi di Desa Langkat, Kecamatan Siak Kecil. Para pembalak ini akan Pasal 83 […]

  • Kawanan Maling Gasak Rumah PNS di Tanah Putih Rohil 

    Kawanan Maling Gasak Rumah PNS di Tanah Putih Rohil 

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Polisi ringkus tiga maling rumah PNS di jalan komplek perumahan H Udin Kelurahan Melayu Besar Kota, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Rohil. Ketiga pelaku ditangkap sesuai dengan laporan polisi Nomor: LP/B/03/III/2025/SPKT/POLSEK TANAH PUTIH TANJUNG MELAWAN/POLRES ROKAN HILIR/POLDA RIAU, tanggal 07 Maret 2025. Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kapolsek TPTM, Ipda […]

  • KPK Benarkan OTT Bupati Adil dan Kepala OPD Kepulauan Meranti

    KPK Benarkan OTT Bupati Adil dan Kepala OPD Kepulauan Meranti

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    MERANTI, detak24com – Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri membenarkan KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (7/4/2023) malam. Termasuk Bupati Meranti HM Adil. “Benar, tadi malam, Tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau. […]

  • DUA Orang di Kampar Ngaku Imam Mahdi, Seorang Diburu

    DUA Orang di Kampar Ngaku Imam Mahdi, Seorang Diburu

    • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Dua orang warga di Kabupaten Kampar, Riau yang mengaku sebagai Imam Mahdi yang membuat masyarakat resah. Dikutip Sabtu (21/10/23), h.al tersebut terungkap dalam Jumat Curhat bersama Kapolda Riau, Irjen M Iqbal di Kampar, Jumat (20/10/23). Sekretaris MUI Kabupaten Kampar, Ustad Syamsiatir mengungkapkan dalam kegiatan tersebut, bahwa ada orang mengaku sebagai Imam Mahdi. […]

expand_less